Hari Keempat dan Kelima Ramadhan: Bacaan Doa yang Dianjurkan
Pada hari keempat dan kelima bulan Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa sebagai bentuk ibadah. Doa-doa ini dapat dibaca setelah melaksanakan salat fardhu, yaitu salat lima waktu yang dilakukan sepanjang hari, seperti subuh, dzuhur, asar, magrib, dan isya.
Bulan Ramadhan merupakan bulan yang penuh berkah, ampunan, dan maghfirah. Dalam hadis, Nabi Muhammad SAW menyampaikan bahwa nafas-nafas orang yang berpuasa menjadi tasbih, tidur mereka menjadi ibadah, amalannya diterima, dan doanya diijabah. Oleh karena itu, memperbanyak doa selama bulan ini sangat dianjurkan.
Doa Hari Keempat Ramadhan
Berikut bacaan doa yang dapat dibaca pada hari keempat Ramadhan:
اَللَّهُمَّ قَوِّنِيْ فِيْهِ عَلَى إِقَامَةِ أَمْرِكَ وَ أَذِقْنِيْ فِيْهِ حَلاَوَةَ ذِكْرِكَ وَ أَوْزِعْنِيْ فِيْهِ لأدَاءِ شُكْرِكَ بِكَرَمِكَ وَ احْفَظْنِيْ فِيْهِ بِحِفْظِكَ وَ سِتْرِكَ يَا أَبْصَرَ النَّاظِرِيْنَ
Lafal Latin:
Allahumma qawwinii fiihi ‘alaa iqoomati amrika wa adziqnii fiihi halaawata dzikrika wa audzi’nii fiihi li adaai syukrika bikaramika wahfazhnii fiihi bihifzhika wa sitrika yaa absharan-naazhiriin.
Arti:
Ya Allah! Mohon berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan perintah-perintah-MU, dan berilah aku manisnya berdzikir mengingat-MU. Mohon berilah aku kekuatan untuk bersyukur kepada-MU, dengan kemuliaan-MU. Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU, Wahai dzat Yang Maha Melihat.
Doa Hari Kelima Ramadhan
Berikut bacaan doa yang dapat dibaca pada hari kelima Ramadhan:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنَ الْمُسْتَغْفِرِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ الْقَانِتِيْنَ وَ اجْعَلْنِيْ فِيْهِ مِنْ أَوْلِيَائِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ بِرَأْفَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ
Lafal Latin:
Allâhummaj’alnî fîhi minal mustaghfirîn waj’alnî fîhi min ‘ibâdikas shâlihîn al qânitîn waj’alnî fîhi min awliyâ-ikalmuqarrabîn bira’fatika yâ arhamarrâhimîn.
Arti:
Ya Allah! Mohon jadikanlah di bulan ini aku termasuk diantara orang-orang yang memohon ampunan (beristighfar), dan jadikanlah aku sebagai hamba-MU yang saleh dan setia serta mohon jadikanlah aku diantara Auliya’-MU yang dekat disisi-MU, dengan kelembutan-MU, Wahai dzat Yang Maha Pengasih di antara semua pengasih.
Kemuliaan Bulan Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan kemuliaan. Dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa barangsiapa beribadah di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Oleh karena itu, menjalankan amalan doa setiap harinya sangat penting agar kita senantiasa diampuni kesalahan dan dosa-dosa yang telah diperbuat di masa lampau.
Doa Awal Bulan Ramadhan
Ada juga doa yang bisa dibaca saat memasuki bulan Ramadhan:
اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ لِرَمَضَانَ وَسَلِّمْ رَمَضَانَ لِيْ وَسَلِّمْهُ مِنِّيْ
Lafal Latin:
Allāhumma sallimnī li Ramadhāna, wa sallim Ramadhāna lī, wa sallimhu minnī.
Arti:
“Ya Allah, selamatkanlah aku (dari penyakit dan uzur lain) demi (ibadah) Bulan Ramadhan, selamatkanlah (penampakan hilal) Ramadhan untukku, dan selamatkanlah aku (dari maksiat) di Bulan Ramadhan.”
Doa ini sering dibaca oleh Nabi Muhammad SAW di awal bulan Ramadhan. Berdoa di bulan ini memiliki peluang besar untuk dikabulkan.
Keutamaan Doa Orang yang Berpuasa
Dalam hadits Nabi disebutkan bahwa tiga orang yang doa mereka tidak terhalang, yaitu imam yang adil, orang yang berpuasa hingga berbuka, dan doa orang yang dizholimi. Doa mereka dibawa ke atas awan dan pintu langit dibukakan untuknya. Allah Azza Wa Jalla berfirman, “Demi izzah-Ku, Aku akan menolongmu meski setelah beberapa waktu.” (HR Ahmad, dari Abu Hurairah, shahih lighairihi).
Maka jangan lewatkan kesempatan berdoa di bulan Ramadhan, agar kita senantiasa dalam ketaatan.
Amalan Utama Bulan Ramadhan
Dikutip dari laman resmi Majelis Ulama Indonesia, ketika Ramadhan tiba, sesuai hadist riwayat sahabat Ibnu ‘Abbas Ra. Nabi melakukan dua amalan utama. Pertama, ketika Ramadhan, Nabi menjadi sangat dermawan. Kedua, Rasulullah SAW. sepanjang bulan Ramadhan setiap malamnya dikunjungi malaikat Jibril AS. Kunjungan tersebut bukan sekadar kunjungan biasa. Dalam kunjungan tersebut Nabi menyetor bacaan al-Quran kepada malaikat Jibril AS.
Bacaan Niat Puasa dan Doa Buka Puasa
Niat Puasa:
Nawaitu shouma ghodin ‘an adai fardhi syahri romadhoni hadzihis sanati lillahi ta’ala.
Arti:
“Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadan pada tahun ini, karena Allah SWT semata.”
Selain bacaan niat puasa Ramadhan, setiap Muslim dianjurkan juga untuk membaca doa buka puasa.
Doa Buka Puasa:
Allahumma laka shumtu wa bika amantu wa’ala rizqika afthartu. Birrahmatika yaa arhamar roohimin.
Arti:
“Ya Allah, untukMu aku berpuasa, dan kepadaMu aku beriman, dan dengan rezekiMu aku berbuka. Dengan rahmatMu wahai yang Maha Pengasih dan Penyayang.”
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











