"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Budaya  

Cara Sholat Tarawih Sendiri di Rumah dengan Bacaan Doa Selama Ramadan

Panduan Sholat Tarawih di Rumah

Sholat Tarawih adalah salah satu ibadah sunnah yang dilakukan selama bulan Ramadan. Meskipun lebih utama dilakukan secara berjamaah di masjid, sholat ini tetap sah dan berpahala jika dikerjakan sendiri di rumah. Berikut panduan lengkap untuk menjalankan sholat Tarawih sendirian di rumah.

Hukum Sholat Tarawih Sendiri di Rumah

Sholat Tarawih yang dikerjakan sendiri di rumah hukumnya tetap sah dan berpahala. Namun, pahala yang diperoleh tidak sebesar jika dilakukan secara berjamaah. Hal ini karena keutamaan sholat berjamaah dalam Islam, baik dalam sholat wajib maupun sunnah. Oleh karena itu, bagi yang mampu dan tidak ada halangan, disarankan untuk mengikuti sholat Tarawih di masjid.

Niat Sholat Tarawih Sendiri

Niat sholat Tarawih dilafalkan di dalam hati saat takbiratul ihram. Namun, jika ingin, niat dapat dibaca sebelum mulai sholat. Berikut bacaan niatnya:

اُصَلِّى سُنَّةَ التَّرَاوِيْحِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ أَدَاءً لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatat tarāwīhi rak‘atayni mustaqbilal qiblati adā’an lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai karena Allah swt.”

Tata Cara Sholat Tarawih Sendiri

Sholat Tarawih bisa dikerjakan dalam jumlah 8 atau 20 rakaat. Setiap rakaat terdiri dari dua rakaat sekali salam. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah sholat Isya hingga sebelum Subuh. Berikut tata cara lengkapnya:

  1. Takbiratul ihram dengan niat.
  2. Membaca doa iftitah (opsional).
  3. Membaca surat Al-Fatihah.
  4. Membaca surat pendek (disarankan berganti setiap rakaat).
  5. Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua.
  6. Berdiri untuk rakaat kedua.
  7. Duduk tasyahud akhir dan salam.
  8. Ulangi hingga dua rakaat kemudian salam, dilanjutkan sesuai dengan jumlah rakaat yang diinginkan.

Doa Setelah Sholat Tarawih

Setelah selesai sholat, dianjurkan membaca doa Kamilin. Doa ini berisi permohonan kepada Allah agar diberikan kesempurnaan iman, ampunan, serta keselamatan dunia dan akhirat. Berikut isi doa Kamilin:

اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا بِالْإِيْمَانِ كَامِلِيْنَ، وَلِلْفَرَائِضِ مُؤَدِّيْنَ، وَلِلصَّلَاةِ حَافِظِيْنَ، وَلِلزَّكَاةِ فَاعِلِيْنَ، وَلِمَا عِنْدَكَ طَالِبِيْنَ، وَلِعَفْوِكَ رَاجِيْنَ، وَبِالْهُدَى مُتَمَسِّكِيْنَ، وَعَنِ اللَّغْوِ مُعْرِضِيْنَ، وَفِي الدُّنْيَا زَاهِدِيْنَ، وَفِي الْاٰخِرَةِ رَاغِبِيْنَ، وَبِالْقَضَاءِ رَاضِيْنَ، وَلِلنَّعْمَاءِ شَاكِرِيْنَ، وَعَلَى الْبَلَاءِ صَابِرِيْنَ، وَتَحْتَ لِوَاءِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ سَائِرِيْنَ، وَعَلَى الْحَوْضِ وَارِدِيْن، وَإِلَى الْجَنَّةِ دَاخِلِيْنَ، وَمِنَ النَّارِ نَاجِيْنَ، وَعَلَى سَرِيْرِ الْكَرَامَةِ قَاعِدِيْنَ، وَبِحُوْرٍعِيْنٍ مُتَزَوِّجِيْنَ، وَمِنْ سُنْدُسٍ وَاِسْتَبْرَقٍ وَدِيْبَاجٍ مُتَلَبِّسِيْنَ، وَمِنْ طَعَامِ الْجَنَّةِ آكِلِيْنَ، وَمِنْ لَبَنٍ وَعَسَلٍ مُصَفًّى شَارِبِيْنَ، بِأَكْوَابٍ وَّأَبَارِيْقَ وَكَأْسٍ مِّنْ مَعِيْنٍ مَعَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ مِنَ النَّبِيِّيْنَ وَالصِّدِّيْقِيْنَ وَالشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ وَحَسُنَ أُولئِكَ رَفِيْقًا، ذٰلِكَ الْفَضْلُ مِنَ اللهِ وَكَفَى بِاللهِ عَلِيْمًا، اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنَا فِي هٰذِهِ لَيْلَةِ الشَّهْرِ الشَّرِيْفَةِ الْمُبَارَكَةِ مِنَ السُّعَدَاءِ الْمَقْبُوْلِيْنَ، وَلَا تَجْعَلْنَا مِنَ اْلأَشْقِيَاءِ الْمَرْدُوْدِيْنَ، وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَاٰلِه وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ

Artinya: “Ya Allah, jadikanlah kami orang-orang yang sempurna imannya, yang memenuhi kewajiban-kewajiban, yang memelihara shalat, yang mengeluarkan zakat, yang mencari apa yang ada di sisi-Mu, yang mengharapkan ampunan-Mu, yang berpegang pada petunjuk, yang berpaling dari kebatilan, yang zuhud di dunia, yang menyenangi akhirat, yang ridha dengan qadla-Mu (ketentuan-Mu), yang mensyukuri nikmat, yang sabar atas segala musibah, yang berada di bawah panji-panji junjungan kami, Nabi Muhammad, pada hari kiamat, yang mengunjungi telaga (Nabi Muhammad), yang masuk ke dalam surga, yang selamat dari api neraka, yang duduk di atas ranjang kemuliaan, yang menikah dengan para bidadari, yang mengenakan berbagai sutra, yang makan makanan surga, yang minum susu dan madu murni dengan gelas, cangkir, dan cawan bersama orang-orang yang Engkau beri nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhada dan orang-orang shalih. Mereka itulah teman yang terbaik. Itulah keutamaan (anugerah) dari Allah, dan cukuplah bahwa Allah Maha Mengetahui. Ya Allah, jadikanlah kami pada malam yang mulia dan diberkahi ini termasuk orang-orang yang bahagia dan diterima amalnya, dan janganlah Engkau jadikan kami tergolong orang-orang yang celaka dan ditolak amalnya. Semoga Allah mencurahkan rahmat-Nya atas junjungan kami Muhammad, serta seluruh keluarga dan shahabat beliau. Berkat rahmat-Mu, wahai Yang Paling Penyayang di antara yang penyayang. Segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam.”

Tips Tambahan

  • Pastikan posisi tubuh menghadap kiblat saat melakukan sholat.
  • Jika merasa lelah, sholat Tarawih bisa dilakukan dalam jumlah rakaat yang lebih sedikit.
  • Perbanyak doa dan dzikir setelah sholat untuk meningkatkan pahala.
  • Jika memungkinkan, bacakan Al-Qur’an secara mandiri setiap rakaat.

Dina Nabila

Penulis yang mengamati perkembangan gaya hidup sehat dan tren olahraga ringan. Ia suka jogging sore, membaca artikel kesehatan mental, dan mencoba menu makanan sehat. Menurutnya, menulis adalah cara menjaga keseimbangan pikirannya. Motto: “Sehat dalam pikiran, kuat dalam tulisan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *