Kehadiran Wardatina Mawa di Rumah Umi Pipik
Konten kreator, Wardatina Mawa, diketahui mendatangi kediaman pendakwah ternama, Pipik Dian Irawati atau yang lebih dikenal dengan panggilan Umi Pipik. Kedatangan Mawa terjadi pada malam pergantian Tahun Baru 2026, tepatnya pada hari Kamis (1/1/2026). Menurut Umi Pipik, kehadiran Mawa bukan hanya untuk merayakan tahun baru, tetapi juga sebagai kesempatan untuk berzikir bersama dan saling berbagi cerita.
Umi Pipik mengungkapkan bahwa Mawa datang ke rumahnya dalam kondisi yang sedang membutuhkan dukungan. “Tahun baru itu kan setiap tahun di rumah saya selalu bikin, saya zikiran sama anak-anak ya, selalu bikin itu,” ujarnya ketika ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. “Nah, memang kebetulan pas Mawa ada di Jakarta, dia pengen main, pengen curhat, ya sudah di rumah saja yang aman.”
Nasihat dari Umi Pipik
Meskipun Umi Pipik tidak menjelaskan secara detail isi curahan hati Mawa, ia menyatakan bahwa dirinya memberikan nasihat-nasihat yang baik sesuai ajaran agama. “Saya hanya menyemangati saja, memberikan insight yang menenangkan hati dia, memberikan hal-hal yang positif aja,” jelasnya. Umi Pipik menekankan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan Mawa sendiri.
Ia juga menjelaskan bahwa tugasnya sebagai seorang perempuan dan muslim adalah menjadi penguat bagi mereka yang sedang diuji. “Siapapun ketika diberikan ujian kan kita selayaknya sebagai seorang muslim kan harus menguatkan, memberikan penguatlah,” ujarnya.
Pernyataan Mawa tentang Melepaskan Seseorang
Wardatina Mawa mengungkapkan bahwa ia tidak menyesali keputusannya untuk melepas seseorang, yaitu suaminya, Insanul Fahmi. Pernyataan ini disampaikannya melalui akun Instagram pribadinya, @wardatinamawa, pada Senin (29/12/2025). Dalam unggahannya, Mawa menceritakan pelajaran penting yang ia dapat sepanjang tahun 2025, salah satunya adalah tidak menyesali keputusan yang telah dibuat.
Mawa mengaku bahwa ia sudah siap untuk melepas seseorang dan menerima jika orang tersebut memilih bahagia dengan orang lain. “Satu pelajaran terbaik untuk akhir tahun ini, jangan terlalu nyesel sama yang duah lewat, kalau emang jalannya beda ya sudah lepaskan aku. Bahagialah kamu aku lanjut melangkah dan percaya Allah punya rencana yang lebih baik,” tulisnya.
Ia juga menambahkan, “Hasbunallah wa ni’mal wakil. Cukup Allah yang jadi tempat sandar, tempat pulang, dan tempat menitipkan semua rasa. Selebihnya, biar waktu dan takdir yang bekerja.”
Tidak Ingin Dipoligami
Selain itu, Mawa sempat menyatakan bahwa ia tidak ingin dipoligami. Bahkan, ia berencana untuk menceraikan suaminya. Kuasa hukum Mawa, Dharma Praja, menyebut bahwa keputusan kliennya sudah bulat. “Ibu Mawa tetap pada pendiriannya, dia tidak mau dipoligami,” ujarnya ketika ditemui di kawasan Tomang, Jakarta Barat.
Dharma Praja juga menegaskan bahwa Mawa bersikeras untuk bercerai. “Mau dipersatukan lagi bagaimana? Kalau memang satunya sudah tidak mau,” tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa Mawa sangat yakin dengan keputusannya dan siap menjalani langkah hidup yang telah ditentukan oleh Tuhan.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











