Pesta Pernikahan Viral Setelah Penari Wanita Menyerang Tamu yang Cabul
Pesta pernikahan yang seharusnya menjadi momen bahagia justru berubah menjadi kekacauan setelah seorang penari wanita menyerang salah satu tamu pria yang diduga melakukan tindakan cabul. Kejadian ini terjadi di distrik Nuh, Haryana, India, dan viral di media sosial.
Menurut laporan yang diterima, Ejaz, pengantin pria, mengundang tiga penari wanita untuk memeriahkan acara pernikahannya. Tujuannya adalah agar pesta tersebut meninggalkan kesan hangat dan mewah bagi para tamu yang hadir. Ketiga penari tersebut diminta untuk menampilkan tarian terbaik mereka sebelum upacara pernikahan digelar.
Selama penampilan, paman Ejaz mendekati salah satu penari wanita. Ia diduga melakukan gerakan cabul dan mencoba menyentuh tangan penari tersebut tanpa izin. Hal ini membuat penari wanita tersebut marah dan langsung menampar pria tersebut di atas panggung.
Sementara dua penari lainnya tetap melanjutkan tarian mereka, paman Ejaz merasa tidak puas dengan tindakan penari wanita tersebut. Ia membalas dengan menampar penari itu juga. Konfrontasi ini memanas hingga akhirnya kedua belah pihak saling bertukar pukulan.
Dalam hitungan detik, puluhan pria naik ke panggung dan mulai menyerang para penari. Tim pendukung penari berusaha melerai, namun warga desa dilaporkan juga ikut menyerang mereka. Dalam kekacauan tersebut, ketiga penari berhasil melarikan diri dari panggung untuk menyelamatkan diri.
Salah satu penari mengalami luka-luka akibat serangan tersebut. Karena pertengkaran yang terjadi, pesta pernikahan Ejaz terancam dibatalkan. Namun, salah satu kerabat kemudian menelepon polisi dan melaporkan kejadian tersebut.
Petugas kepolisian segera tiba di lokasi kejadian dan berhasil mengamankan situasi. Beberapa pelaku diamankan, sementara saksi mata diminta memberikan kesaksian mereka. Meskipun pesta pernikahan akhirnya dilanjutkan, para penari wanita diminta untuk pulang dari lokasi pernikahan.
Kejadian ini menjadi viral di media sosial dan menarik perhatian publik. Ini bukan pertama kalinya bentrokan terjadi di acara-acara seperti ini. Sebelumnya, insiden pelecehan dan penyerangan terhadap penari juga telah dilaporkan.
Warga setempat mengatakan bahwa mengundang penari wanita ke pesta pernikahan merupakan praktik umum di wilayah tersebut. Para penari perempuan sering tampil membawakan lagu-lagu populer. Namun, momen tersebut kerap kali dimanfaatkan oleh pria hidung belang untuk melakukan pelecehan atau menyerang penari wanita.









