Masa Advent dan Pelantikan Dewan Pastoral Kuasi St. Vinsensius Nonohonis
Gereja Katolik di seluruh dunia kini memasuki masa advent, yaitu masa persiapan untuk menyambut kelahiran Sang Juru Selamat. Di tengah momen penting ini, terjadi pelantikan badan pengurus Dewan Pastoral Kuasi (DPK) St. Vinsensius Nonohonis, Kevikepan Timor Tengah Selatan, Keuskupan Agung Kupang. Peristiwa ini berlangsung dalam perayaan Ekaristi pada Minggu (30/11/2025) di Gereja Kuasi St. Vinsensius Nonohonis.
Pelantikan ini dilakukan oleh Pastor Paroki St. Maria Materdorosa sekaligus Romo Vikep TTS, Romo Aloysius Lake, PR. Dalam prosesi tersebut, ia melantik ketua wilayah dan ketua KUB, serta anggota lainnya dari DPK. Perayaan Ekaristi dimulai pukul 08.00 wita dan dihadiri oleh seluruh umat Kuasi. Para terlantik menempati kursi depan sebelah kanan dengan mengenakan baju berwarna putih dan tenun sebagai bawahan.
Dalam homilinya, Romo Aloysius Lake menyampaikan bahwa hari ini bertepatan dengan pembukaan masa advent sekaligus pesta St. Andreas Rasul. Ia menjelaskan bahwa dalam liturgi, kita diajak untuk berjaga-jaga dan meniru teladan St. Andreas yang mengajarkan kesediaan untuk melayani. “Hari ini kita diminta untuk melayani dan menanti,” ujarnya.
Ia juga memberikan pesan kepada para pengurus DPK St. Vinsensius Nonohonis bahwa mereka dipilih untuk melayani dan diutus untuk mengasihi. Dalam tugas mereka, mereka harus menjadi pendengar. “Menjadi anggota DPK, Ketua Wilayah dan Ketua KUB adalah orang yang dipilih dengan hati yang mau mendengarkan, mau melayani bukan melayani, karena Yesus mengajarkan kepada kita bahwa pemimpin dalam gereja adalah seorang pelayan bukan penguasa,” jelasnya.
Romo Aloysius menjelaskan tugas perutusan yang akan diemban para pengurus di awal tahun 2026-2028, yaitu empat hal pastoral yang harus dihidupkan dalam pelayanan DPK. “Pengurus yang akan dilantik hari ini, dipanggil untuk beberapa hal, yaitu mendengar suara Tuhan, membangun kebersamaan dengan umat, membangun kuasi Paroki secara bersama-sama, dan memastikan pelayanan gereja hidup untuk sesama,” ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini tidak sebatas seremonial, melainkan suatu perutusan bahwa setiap pengurus yang dilantik, telah dan akan menjadi tanda kasih Tuhan di tengah umat. “Pesan untuk semua umat kuasi, bahwa seluruh umat harus menjadi pendukung dan rekan kerja bagi gereja dan para pengurus yang dilantik hari ini. Jika tidak ada dukungan dari umat, maka sia-sialah pelantikan dilakukan hari ini,” jelasnya.
Romo Aloysius yang didampingi Romo Ade Udjan menegaskan bahwa pelayanan bukan hanya oleh pengurus, namun semua umat harus menjadi rekan kerja Allah, untuk membangun persaudaraan, menjadikan gereja sebagai rumah bagi tiap orang, karena gereja yang bertumbuh adalah ketika umat saling bekerja sama. “Semoga Tuhan mengaruniakan kebijaksanaan, kerendahan hati, dan kasih, untuk menyertai komunitas kita, agar kita dapat berjalan bersama dalam satu gereja,” ungkapnya.
Tak lupa, Pastor Vikep TTS juga menyampaikan profisiat dan selamat menjalankan tugas kepengurusan, dan berharap semangat yang ada hari ini, akan tetap dijaga hingga akhir masa bakti.
Dengan satu lilin advent yang telah menyala, para pengurus maju ke depan altar, memegang lilin dan mendeklarasikan janji. Prosesi pelantikan diakhiri dengan percikan air suci, dan disaksikan oleh seluruh umat Kuasi yang hadir.
Janji dan Harapan Ketua DPK
Ketua Dewan Pastoral Kuasi St. Vinsensius Nonohonis, Yustinus Wio, menerima surat keputusan penetapan Dewan Pastoral Kuasi. Ia mewakili semua pengurus berjanji akan menjalankan tugas dengan baik. “Dewan Pastoral Kuasi dibentuk untuk membantu Pastor dalam mengembangkan kegiatan pastoral, program pelayanan, management aset, dan memastikan misi gereja tetap hidup dalam umat. Semoga sebelum masa jabatan habis, kuasi kita sudah bisa dinaikan menjadi Paroki penuh,” jelasnya.
Dewan Pastoral Kuasi diharapkan menjadi wadah aspirasi dan memastikan partisipasi umat dalam hidup menggereja. Ketua DPK juga memohon doa dan dukungan seluruh umat, agar tugas yang diterima para pengurus dapat dijalankan dengan baik. “Kami dipilih untuk melayani, diutus dengan kasih, maka kami mohon untuk semua umat mendoakan, memberi dukungan untuk menjalankan tugas khususnya menjalankan misi gereja. Mohon dukungan dan doa, agar membantu kami melayani seluruh kebutuhan iman umat di Kuasi kita, agar dapat berkembang dan menjadi Paroki penuh,” tegasnya.
Semarak perayaan pelantikan dimeriahkan oleh koor dari umat wilayah 11 dengan pilihan lagu masa advent. Perayaan berjalan lancar dan hikmat.
Reporter digital yang menggemari berita olahraga, kegiatan komunitas, dan isu pergerakan anak muda. Ia hobi berlari pagi, bermain badminton, dan menonton pertandingan olahraga. Ketika istirahat, ia menyukai membaca artikel inspiratif. Motto: “Semangat dalam berita harus sama kuatnya dengan semangat di lapangan.”











