Masha dan Beruang: Kehidupan di Hutan yang Penuh Petualangan
Animasi “Masha and The Bear” menjadi salah satu tontonan favorit anak-anak di Indonesia. Meskipun berasal dari Rusia, animasi ini telah menarik perhatian banyak penonton di tanah air sejak pertama kali ditayangkan pada tahun 2013. Cerita utamanya mengisahkan kehidupan seorang bocah perempuan bernama Masha dan seekor beruang coklat yang tinggal di lingkungan hutan. Meski latar ceritanya sering kali berada di tengah alam, Masha selalu menemukan berbagai keseruan dan petualangan menarik.
Salah satu hal yang sering muncul dalam episode-episode animasi ini adalah momen saat Masha memasak. Banyak makanan yang ia buat terlihat sangat lezat dan bahkan bisa dimakan di dunia nyata. Berikut beberapa makanan yang pernah dibuat oleh Masha dalam animasi ini:
1. Bubur
Episode “Recipe for Disaster” menjadi salah satu yang paling ikonik dalam animasi ini. Dalam episode ini, Masha merasa bosan dengan sarapan yang biasa diberikan oleh Bear. Ia kemudian memutuskan untuk membuat sarapannya sendiri. Dengan bahan-bahan yang ada di rumah Bear seperti oatmeal, selai, dan susu, Masha menciptakan bubur yang memiliki warna cantik karena adanya selai. Bubur ini dikenal sebagai bubur pink dan sempat viral di kalangan food vlogger Indonesia. Banyak orang mencoba membuatnya sendiri. Apakah kamu tertarik mencobanya?
2. Selai

Dalam episode “Jam Day”, Masha lebih dulu memasak selai. Di sini, Masha mengacaukan aktivitas memasak Bear dengan menghabiskan buah-buahan dan menumpahkan stok selai yang sedang dimasak. Untuk menebus kesalahannya, Masha membuat berbagai jenis selai menggunakan bahan-bahan dari kebun dan hutan. Ada selai wortel, tomat, mentimun, leci, jamur, bahkan buah pinus. Selai buah pinus yang dibuat Masha pernah viral di Indonesia. Faktanya, selai buah pinus bukan hanya makanan dalam kartun, tetapi juga makanan nyata yang cukup populer di Rusia.
3. Wonton/Pangsit

Dalam episode “Bon Appétit”, Bear dan Panda membuat masakan China bersama-sama. Salah satu masakan yang mereka pilih adalah wonton, yaitu pangsit dengan isian daging. Proses pembuatannya dimulai dengan membuat adonan kulit, lalu dipipihkan dan diisi dengan daging giling. Masha turut membantu proses ini, mulai dari memipihkan adonan hingga membentuk pangsit. Sayangnya, metode Masha yang unik justru menyebabkan kekacauan. Meski mudah dibuat, untuk mendapatkan bentuk yang cantik, sebaiknya jangan mengikuti cara Masha.
4. Lolipop

Dalam episode “La Dolce Vita”, Masha bosan dengan makanan yang disajikan oleh Bear. Ia ingin mencoba makanan manis. Karena tidak dihiraukan, Masha memanfaatkan waktu kosong di rumah Bear untuk bereksperimen membuat lolipop. Ia menggunakan gula, air, dan buah-buahan merah untuk membuatnya. Lolipop yang dibuat Masha memiliki berbagai bentuk, seperti hati, lingkaran, bintang, daun, hingga ayam. Namun, meskipun tampak menggiurkan, lolipop ini akhirnya membuat Masha sakit gigi. Episode ini memberi pesan penting kepada anak-anak agar menjaga kesehatan gigi dengan tidak terlalu banyak mengonsumsi makanan manis.
Melihat semua makanan yang dibuat oleh Masha, semuanya terlihat begitu lezat. Bahkan beberapa di antaranya bisa dinikmati di dunia nyata. Dari semua makanan di atas, mana yang paling membuatmu tertarik untuk mencobanya?
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











