"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Bisnis  

Arab Saudi Tolak Ajakan Bergabung BRICS, Strategi Trump Terbukti Efektif?

"Branding Diri di Panggung Global, Arab Saudi Tolak Bergabung dengan BRICS: Strategi Trump Sukses?"

marosdaily.com – JAKARTA – Arab Saudi dilaporkan telah menarik diri dari tawaran untuk bergabung dengan BRICS, menurut kantor berita Rusia Interfax yang dikutip oleh firstpost.com. Penasihat kebijakan luar negeri Kremlin, Yuri Ushakov, mengatakan bahwa Rusia telah membekukan akses Arab Saudi ke BRICS.

Rusia saat ini menjadi presiden BRICS dan aliansi ini telah mendominasi diskusi di berbagai sektor geopolitik selama setahun terakhir. Blok ekonomi ini bertujuan untuk mengubah status quo ekonomi global secara keseluruhan.

Dengan fokus khusus pada upaya untuk melepaskan diri dari ketergantungan pada dolar AS, BRICS telah berusaha mempromosikan penggunaan mata uang lokal dan menantang dominasi Barat. Namun, upaya ini mengalami hambatan karena beberapa negara ragu untuk bergabung, termasuk Arab Saudi yang sebelumnya telah menerima undangan tersebut.

Ketegangan semakin meningkat ketika Presiden AS Donald Trump mengancam akan memberlakukan tarif 100% pada negara-negara BRICS jika mereka terus melanjutkan agenda dedolarisasi. Sikap ini membuat negara-negara seperti India menegaskan kembali bahwa mereka tidak berniat untuk meninggalkan dolar AS. Kini, Arab Saudi juga mengikuti jejak tersebut.

Watcher Guru melaporkan bahwa penasihat kebijakan luar negeri Rusia, Yuri Ushakov, mencatat bahwa Arab Saudi tidak lagi tertarik untuk bergabung dengan BRICS. Hal ini menunjukkan bahwa jalan menuju keanggotaan BRICS selalu dipenuhi dengan keraguan bagi negara Timur Tengah tersebut. Rencana Trump menjadi hambatan yang sulit diatasi.

Meski demikian, BRICS tetap berkomitmen untuk memperluas anggota dengan menyambut 13 negara mitra tambahan pada tahun 2024. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada kekurangan minat secara global untuk bergabung dengan aliansi yang sedang berkembang ini.

Erina Syifa

Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *