"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Budaya  

Hitung Mundur Ramadan 2026: Tersisa Berapa Hari?

Ramadhan 2026: Tanggal Awal dan Perhitungan yang Harus Diketahui

Bulan Ramadhan selalu menjadi momen yang dinanti-nantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Selain sebagai waktu untuk mendekatkan diri kepada Tuhan melalui ibadah puasa, Ramadhan juga membawa suasana kebersamaan, tradisi, dan kegiatan keagamaan yang khas. Banyak orang mulai menghitung mundur sejak jauh-jauh hari, termasuk untuk Ramadhan 2026.

Jika dihitung dari saat artikel ini dirilis, Ramadhan 2026 hanya tinggal sekitar tiga bulan lagi. Pertanyaannya adalah, kapan tanggal awal puasa tahun depan dan berapa hari lagi menuju Ramadhan 2026?

Tanggal Awal Puasa Ramadhan 2026

Ramadhan 1447 Hijriah atau Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari tahun depan. Berdasarkan hasil hisab Pimpinan Pusat Muhammadiyah, awal Ramadhan 1447 H ditetapkan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan tersebut tercantum dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2025 tentang hasil hisab awal Ramadhan, Syawal, dan Zulhijah 1447 H.

Dengan merujuk pada Selasa (11/11/2025), maka waktu menuju awal puasa Ramadhan 2026 tinggal 98 hari lagi.

Sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT)

Tahun ini, Muhammadiyah untuk pertama kalinya menerapkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT), menggantikan metode hisab hakiki wujudul hilal yang selama ini digunakan. KHGT, sebagaimana dijelaskan melalui laman resmi Muhammadiyah, merupakan sistem hisab modern yang dirancang agar umat Islam di seluruh dunia menggunakan kalender Hijriah yang seragam.

Perhitungan posisi hilal dilakukan dengan acuan waktu internasional, bukan terbatas pada satu lokasi pengamatan. Sistem ini diputuskan dalam Muktamar ke-48 Muhammadiyah di Surakarta dan mulai digunakan untuk menentukan awal Ramadhan, Idul Fitri, serta Idul Adha mulai 2026.

Dengan penerapan KHGT, Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026 dan 1 Syawal 1447 H pada Jumat, 20 Maret 2026. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Muhammadiyah dalam menghadirkan kalender Islam global yang lebih ilmiah, presisi, dan konsisten.

Pendekatan Pemerintah dalam Menentukan Awal Ramadhan

Di sisi lain, Kementerian Agama (Kemenag) belum menetapkan tanggal resmi awal Ramadhan 2026. Kepastian baru akan diumumkan melalui sidang isbat yang digelar pada 29 Syaban 1447 H, usai pemantauan hilal di sejumlah lokasi rukyat di Indonesia.

Dirjen Bimas Islam Kemenag, Kamaruddin Amin, mengatakan pemerintah masih memakai metode kombinasi hisab dan rukyat untuk menentukan awal bulan Hijriah. “Sidang isbat menjadi forum resmi yang memadukan hasil perhitungan hisab dengan rukyatul hilal, lalu diputuskan bersama pemerintah, ormas Islam, dan para ahli falak,” ujarnya.

Jika hasil pemantauan hilal berbeda dari perhitungan Muhammadiyah, awal puasa versi pemerintah berpotensi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Perbedaan Tanggal Antara Tahun Ini dan Tahun Depan

Ramadhan tahun depan akan tiba sekitar 10–11 hari lebih cepat dibanding 2025. Hal ini terjadi karena kalender Hijriah berjumlah 354 hari, lebih pendek dari kalender Masehi yang 365 hari, sehingga bulan Hijriah terus maju setiap tahun.

Dengan hitungan itu, umat Islam di Indonesia kini tinggal menanti sekitar 98 hari lagi untuk menyambut bulan penuh berkah tersebut.

Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *