"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Sports  

George Foreman Menelan Kekalahan Memalukan yang Tak Terlupakan dalam Sejarah Tinju

George Foreman, Pria yang Menyedihkan: Kekalahan Tak Terlupakan dalam Tinju

3. Kalah dari Muhammad Ali

Setelah pensiun pada tahun 1977, Foreman kembali ke ring tinju pada tahun 1987. Dan pada tahun 1997 ia mendapat kesempatan untuk memperebutkan gelar juara WBA dan IBF dari Evander Holyfield.

Sayangnya, Foreman harus mengalami kekalahan melawan Holyfield dan gagal meraih gelar juara. Namun, kekalahan yang paling memalukan bagi Foreman adalah ketika ia dikalahkan oleh Muhammad Ali pada tahun 1974 di Zaire, Afrika.

Ali yang saat itu sudah dianggap tidak akan mampu mengalahkan Foreman, tampil dengan strategi menghindar dan memanfaatkan kesempatan untuk menghabisi lawannya. Foreman yang telah meremehkan Ali, akhirnya harus menerima kekalahan dengan KO di ronde kedelapan.

marosdaily.com – George Foreman bukanlah nama yang asing bagi para pecinta tinju. Sosoknya di masa lalu merupakan petinju yang tangguh di kelas berat dan kerap kali memperebutkan gelar juara bersama dengan Muhammad Ali dan Evander Holyfield.

Sepanjang karier tinjunya, Foreman telah memenangkan berbagai gelar mulai dari WBA, WBC, hingga IBF. Bahkan ia sempat menjadi petinju tertua sepanjang sejarah yang berhasil menjadi juara dunia kelas berat ketika berada di usia 45 tahun.

Terlepas dari berbagai rekor dan prestasi yang dimiliki, Foreman yang telah melakoni 81 pertandingan, tercatat mengalami lima kekalahan.

Beberapa kekalahan Foreman ini didapat ketika menghadapi musuh-musuh tangguh seperti Muhammad Ali, dan Evander Holyfield. Namun ada tiga kekalahan yang didapat dari petinju yang kurang dikenal, berikut ini nama-namanya.

3 Kekalahan George Foreman Paling Memalukan

1. Kalah dari Tommy Morrison

Laga antara George Foreman dengan Tommy Morrison terjadi pada tahun 1993 silam, di Thomas & Mack Center, Las Vegas, dalam perebutan gelar juara WBO.

Morrison sendiri kala itu dikenal sebagai petinju yang cukup matang di kelas berat dengan rekor 36 kemenangan dan 1 kekalahan. Sedangkan Foreman diunggulkan karena memiliki lebih banyak pengalaman dengan total 76 pertandingan.

Sayangnya Big George justru harus tunduk oleh lawannya dan kehilangan kesempatan memenangkan sabuk WBO.

2. Kalah dari Shannon Briggs

Kekalahan dari Shannon Briggs ini membuat Foreman harus berhenti dan pensiun dari kariernya sebagai petinju. Laga keduanya digelar pada tahun 1997 di Trump Taj Mahal, Atlantic City.

Dimana pada saat itu Foreman yang telah berusia 48 tahun dengan rekor 76-4, harus berhadapan dengan Briggs yang masih berusia 25 tahun dengan rekor 29-1.

Stamina yang sudah mulai habis memang membuat banyak orang memprediksi Foreman akan kalah. Setelah pensiun sebagai pemain tinju, Foreman beralih profesi dengan menekuni bisnis barunya.

3. Kalah dari Muhammad Ali

Setelah pensiun pada tahun 1977, Foreman kembali ke ring tinju pada tahun 1987. Dan pada tahun 1997 ia mendapat kesempatan untuk memperebutkan gelar juara WBA dan IBF dari Evander Holyfield.

Sayangnya, Foreman harus mengalami kekalahan melawan Holyfield dan gagal meraih gelar juara. Namun, kekalahan yang paling memalukan bagi Foreman adalah ketika ia dikalahkan oleh Muhammad Ali pada tahun 1974 di Zaire, Afrika.

Ali yang saat itu sudah dianggap tidak akan mampu mengalahkan Foreman, tampil dengan strategi menghindar dan memanfaatkan kesempatan untuk menghabisi lawannya. Foreman yang telah meremehkan Ali, akhirnya harus menerima kekalahan dengan KO di ronde kedelapan.

Daliyah Ghaidaq

Jurnalis yang membahas isu anak muda, dunia komunitas, dan tren karier modern. Ia suka membaca blog produktivitas, mencoba teknik manajemen waktu, serta membuat jurnal harian. Motto: “Pemuda yang tahu informasi adalah pemuda yang kuat.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *