"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Sports  

Aksi Menangis Bunga Zainal Diungkap, Konflik Keluarga Jadi Sorotan

Bunga Zainal Menangis Saat Live TikTok, Buka Suara Soal Konflik Keluarga

Bunga Zainal kembali menjadi sorotan setelah momen emosionalnya saat live streaming di akun TikTok pribadinya viral. Dalam siaran langsung tersebut, ia terlihat menangis sambil menjual barang dagangannya. Peristiwa ini dipicu oleh banyaknya komentar netizen yang menyentuh hubungan pribadinya dengan keluarga, termasuk kondisi kesehatan sang ayah yang sedang menjalani perawatan.

Konflik antara Bunga dan keluarganya memang sudah lama berlangsung. Hubungan dengan ibunya, Evi Zainal, disebut renggang, begitu pula dengan kakak-kakaknya. Beberapa dari mereka bahkan kerap memberikan sindiran di media sosial, seperti tudingan pelit dan tidak peduli pada orang tua.

Dalam live streaming tersebut, Bunga tidak kuasa menahan emosi setelah menerima banyak komentar negatif. Ia kemudian memberikan klarifikasi sambil menangis. Potongan video tersebut cepat menyebar dan menjadi viral, khususnya di TikTok, sehingga semakin memperbesar sorotan publik terhadap konflik keluarganya.

Menyadari dirinya tengah menjadi perhatian, Bunga akhirnya kembali memberikan tanggapan melalui unggahan di story TikTok-nya, @bunga23nurleila. Ia menegaskan bahwa klarifikasi yang disampaikannya bukan untuk membuka kembali konflik lama, melainkan untuk meluruskan berbagai tudingan yang berkembang.

“Setidaknya postingan aku tadi bukan untuk mengungkit-ungkit apa yang sudah saya lakukan,” ujar Bunga, dikutip Tribunnews, Senin (20/4/2026). Ia melanjutkan bahwa klarifikasi tersebut ditujukan untuk menjawab tuduhan yang selama ini diarahkan kepadanya.

“Tapi untuk sedikitnya meluruskan tuduhan-tuduhan terhadap saya,” lanjutnya. Lebih jauh, Bunga juga mempertanyakan kebebasan berpendapat di media sosial.

“Kalau kalian boleh memberikan statement di social media dan mengatakan apa yang boleh kalian katakan sesuka hati kalian, kenapa saya tidak boleh?,” terangnya. Di akhir pernyataannya, Bunga menyinggung bahwa konflik ini sudah terlanjur menjadi konsumsi publik. Ia pun memilih untuk tidak lagi menahan diri.

“Drama ini sudah menjadi konsumsi publik dengan video live live kalian (viral di media social), jadi lanjutkan saja,” tutupnya.

Konflik dengan Keluarga dan Reaksi Emosional Bunga

Di sisi lain, ketegangan Bunga dengan Ibunya itu bahkan sudah berlangsung sejak keputusan Bunga menikah dengan Sukhdev Singh yang sempat tidak direstui. Kakak-kakaknya seperti Vicky Zainal dan Wulan Zainal kerap melontarkan sindiran di media sosial, mulai dari tudingan pelit hingga disebut tak peduli pada orang tua.

Tekanan dari komentar netizen itulah yang akhirnya memicu reaksi emosional Bunga. Ia pun tidak tinggal diam dan memberikan klarifikasi secara langsung saat live berlangsung. Bunga mengungkapkan bahwa dirinya merasa terus disudutkan oleh publik.

“Semua orang mojokin gue seolah-olah gue yang salah, nggak papa biarin emang gue penjahatnya nggak papa,” ujar Bunga Zainal dengan terisak, dikutip Tribunnews, Senin (20/4/2026). Ia juga menegaskan bahwa dirinya sudah terbiasa dianggap negatif oleh warganet.

“Gue emang penjahatnya di mata netizen,” lanjutnya. Lebih lanjut, Bunga menjelaskan bahwa air matanya bukan karena pernyataan keluarga, melainkan karena kondisi sang ayah yang ikut diseret ke ranah publik.

“Gue nggak akan pernah nangisin kakak-kakak gu, adik gue, yang gua tangisin adalah kalian bawa-bawa bapak gue yang harusnya nggak perlu dijadiin konsumsi publik.” Ia kembali menegaskan bahwa dirinya tidak menangisi konflik dengan saudara.

“Gua nggak nangisin kakak gua adik gua dengan statement2 mereka enggak, gua nangisin, ayah gue yang dibawa-bawa,” ucapnya, menahan emosi. Terkait berbagai tudingan yang dialamatkan padanya, Bunga memilih untuk tidak ambil pusing.

“Kalau dibilangin pelit, biarin aja suka-suka dia gua dibilang pelit.” Ia pun menanggapi tuduhan soal ketidakpeduliannya terhadap orang tua.

“Dibilangin nggak ngurusin (ortu) biarin aja, emang gue penjahatnya,” ujarnya. Namun, Bunga memberi garis tegas agar kondisi ayahnya tidak dijadikan bahan perbincangan publik.

“Tapi jangan pernah kasihanin bapak gue, bapak gua nggak perlu dikasihani, bapak gua bukan untuk konsumsi publik,” tegasnya.

Klarifikasi dan Keteguhan Sikap Bunga

Di tengah konflik tersebut, Bunga mengaku sebenarnya ingin membela diri, tetapi memilih menahan diri karena berhadapan dengan orang tua. “Hati kecil gue pengen banget ngebantah omongan ibu dan kakak-kakak gue, tapi yang gua lawan orang tua gua, nanti gue salah lagi, gue dibilang maki-maki orang tua.”

Ia juga membantah tudingan pernah berkata kasar kepada orang tuanya. “Gua nggak pernah maki-maki ibu gua, maki-maki bapak gua, nggak pernah, kalau emang pernah buktiin aja,” katanya. Bunga kemudian membeberkan perannya dalam merawat sang ayah.

“Nggak usah kasih saran aku untuk minta ketemu bapak, aku tuh udah ngurusin bapak aku loh, bukan enggak, aku loh yang bawa bapak aku ke Kuala Lumpur yang cari dokternya itu aku.” Ia menambahkan bahwa dirinya selama ini memilih diam soal hal tersebut.

“Yang bawa pertama kali bapakku ke rumah sakit itu aku untuk tes scan, ada aku ngomong2? nggak ada, aku diem aja,” lanjutnya. Di akhir pernyataannya, Bunga menunjukkan keteguhan sikapnya menghadapi penilaian publik.

“Nggak apa, biar gue yang jadi anak durhaka, yang penting gua nggak jadi ibu durhaka buat anak gue, gue nggak akan jadi ibu durhaka buat anak gue.” Ia pun menutup dengan pernyataan pasrah terhadap opini publik.

“Nggak papa gue jadi anak durhaka di mata netizen,” tutup Bunga.


Bahjah Jamilah

Bahjah Jamilah adalah seorang penulis berita yang menyoroti dunia kuliner dan perjalanan. Ia suka mengeksplorasi makanan baru, memotret hidangan, serta menulis ulasan perjalanan. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca blog kuliner. Motto: “Setiap rasa menyimpan cerita.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *