Suksesnya Art Basel Hong Kong 2026
Bursa seni Art Basel Hong Kong 2026 yang berlangsung pada tanggal 27 hingga 29 Maret 2026 sukses mempertemukan karya seniman dari berbagai galeri, pembeli, dan kolektor seni. Acara tahunan ini diselenggarakan di Hong Kong Convention and Exhibition Centre, Hong Kong, dan berhasil menarik lebih dari 91.500 pengunjung dari berbagai belahan dunia. Galeri-galeri melaporkan penjualan yang stabil dan cukup bagus sepanjang akhir pekan ini meskipun situasi dunia sedang menghadapi tantangan.
Angelle Siyang-Le, Direktur Art Basel Hong Kong, menyampaikan bahwa dalam situasi dunia yang kompleks, edisi ini menunjukkan bahwa Art Basel Hong Kong adalah platform internasional untuk penjualan dan pertukaran global. “Apa yang kami lihat minggu ini, mulai dari kualitas presentasi hingga komitmen lembaga dan kedalaman percakapan, mencerminkan pameran yang terus tumbuh dalam signifikansi global,” ujarnya dalam siaran pers.
Di antara ratusan galeri, beberapa di antaranya melaporkan penjualan yang cukup bagus seperti Galeri David Zwirner (Paris, Hong Kong, London, Los Angeles, New York). David Zwirner menyatakan bahwa tren seni di Hong Kong terus berlanjut. “Penjualan pada hari pembukaan sangat kuat, dan yang lebih penting lagi, kami melihat banyak kolektor baru. Generasi baru memasuki pasar seni Asia,” katanya.
Wendy Xu, Direktur Pelaksana, Asia, White Cube (Hong Kong, Paris, Seoul, London, New York), juga mengungkapkan kegembiraannya dengan penjualan karya seniman yang dibawanya. “Dengan total penjualan sekitar 5 juta poundsterling dan sekitar 20 karya yang telah dilelang hingga saat ini, respons antusias terhadap karya-karya Antony Gormley dan Tracey Emin, bersamaan dengan akuisisi penting karya-karya Etel Adnan, Mona Hatoum, Howardena Pindell, dan Shao Fan, momentum ini memperkuat kekuatan dan relevansi program kami di wilayah ini,” ujar Wendy Xu.
“Selama edisi ini, kami berkesempatan bertemu dengan beragam kolektor internasional, termasuk perwakilan dari yayasan-yayasan besar Jepang dan kolektor terkemuka yang berbasis di Asia Tenggara,” kata Jaewoo Choi, Presiden, Johyun Gallery (Busan, Seoul).
Maria dari Onkaos, Madrid, mengatakan cukup senang dengan penjualan di Art Basel Hong Kong. Mereka menghadirkan karya seni digital dari seniman Inggris. “Cukup bagus, kami senang banyak yang antusias membeli karya,” ujarnya kepada Tempo, 28 Maret 2026.
Kegembiraan juga dirasakan oleh Nick Simunovic, Direktur Senior di Asia, Gagosian (Hong Kong, Paris, Athena, Roma, Basel, Gstaad, Le Bourget, London, Beverly Hills, New York). “Kami telah terhubung kembali dengan klien yang sudah ada dan memulai hubungan dengan klien baru. Tanggapan terhadap presentasi kami di stan dan pameran di galeri telah melampaui semua harapan,” ujarnya.

Suasana Art Basel Hong Kong 2026 di Hong Kong Exhibition Centre, 27-29 Maret 2026. Tempo/Dian Yuliastuti
Perluasan Keterlibatan Art Basel dengan Seni Digital
Debut Zero 10 di Asia, setelah peluncuran globalnya di Art Basel Miami Beach pada 2025, menandai perluasan signifikan keterlibatan Art Basel dengan era seni digital. Sektor terbaru lainnya yang dihadirkan di Art Basel Hong Kong seperti Echoes, yang didedikasikan untuk karya terbaru yang dikurasi cukup ketat. Sementara sektor lainnya seperti yakni Encounters, Kabinett, Insight dan Discovery. Seniman Indonesia Ari Bayuaji satu-satunya seniman Indonesia yang unjuk karya di sektor Encounters didukung Mizuma Art Galery.
Jun Tirtadji dari ROH, Jakarta, menjelaskan masih ada beberapa karya yang sedang diselesaikan proses transaksinya. “Tapi secara garis besar puji Tuhan deh responsnya cukup baik tahun ini, ya tahun ini lebih baik sepertinya dibandingkan 2025,” ujarnya kepada Tempo.
Menurut Angelle Siyang-Le, serangkaian acara di Art Basel menunjukkan kemampuan unik Hong Kong menyatukan komunitas seni dan menghubungkan kawasan ini dengan dunia yang lebih luas. Noah Horowitz, Chief Executive Officer Art Basel, mengatakan senang bermitra dan bekerja sama dengan Biro Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Hong Kong (CTBS) dalam jangka panjang. Setelah satu dekade bekerja sama, mereka menguatkan kerja sama baru untuk lima tahun mendatang.
Art Basel Hong Kong 2026 menghadirkan ribuan karya seniman yang dijual oleh 240 galeri dari 41 negara, yang lebih dari separuhnya dari kawasan Asia Pasifik. Acara ini juga menyatukan kelompok kolektor, institusi yang beragam, ratusan perwakilan dari 170 museum dan yayasan di 27 negara dari Asia, Eropa, Amerika, dan Australia.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











