Permintaan Maaf Inara Rusli yang Tidak Menyentuh Hati Mawa
Inara Rusli, seorang selebgram terkenal, akhirnya menyampaikan permintaan maaf yang ditujukan kepada berbagai pihak, termasuk ibunya, Mercy Lubis, guru-gurunya, suami siri Insanul Fahmi, serta Wardatina Mawa dan keluarga besar. Meski tidak sepenuhnya sesuai harapan, Mawa tetap menunjukkan sikap lapang dada dengan menerima permintaan maaf tersebut.
Permintaan maaf Inara disampaikan melalui video yang diunggah ke akun Instagram pribadinya, @mommy_starla, pada Selasa (17/3/2026). Video ini menjadi bentuk komunikasi yang dipilih oleh Inara, meskipun sebelumnya Mawa sempat berharap Inara dapat datang langsung untuk meminta maaf secara tatap muka.
Mawa mengungkapkan bahwa dirinya telah mengetahui adanya permintaan maaf dari Inara Rusli. Ia juga menyampaikan bahwa ia menghargai niat baik Inara yang ingin mengakui kesalahannya setelah menikah siri dengan suami orang lain. Namun, Mawa mengatakan bahwa ia tidak terlalu memperhatikan spesifik isi permintaan maaf tersebut karena ia hanya melihatnya di akhir video.
“Sebenernya nggak terlalu lihat spesifik ya, karena di akhir juga,” ucap Mawa, dikutip dari YouTube Insertlive, Minggu (29/3/2026).
Ia juga menegaskan bahwa ia menghargai permintaan maaf Inara karena itu menunjukkan bahwa Inara sudah mengakui perbuatannya sebagai salah. “Aku hargain permintaan maaf, berarti dia udah akui perbuatannya itu salah!” tambahnya.
Perkembangan Konflik yang Berlarut-Larut
Konflik antara Inara Rusli dan pasangan suami-istri, Insanul Fahmi-Wardatina Mawa, bermula pada November 2025. Mawa membuat laporan atas dugaan perselingkuhan dan perzinaan antara Insanul dengan Inara ke Polda Metro Jaya. Berselang setelahnya, Insanul dan Inara membuat pernyataan heboh terkait pernikahan siri keduanya yang digelar pada 7 Agustus 2025.
Pernikahan siri itu ternyata dilangsungkan diam-diam tanpa izin Mawa. Sebagai istri sah, Mawa mengaku dikhianati dan memilih melanjutkan proses hukum serta tidak mencabut gugatan. Hingga per 10 Februari 2026, laporan tersebut sudah masuk ke tahap penyidikan. Terbaru, pihak kepolisian tengah melakukan pemeriksaan pihak saksi terkait.
Huru-hara terus berlangsung, sampai akhirnya Mawa mantap menggugat cerai pada 26 Februari 2026 lalu.
Kritik terhadap Niat Inara dalam Meminta Maaf
Di sisi lain, seorang pakar mikro ekspresi, Kirdi Putra, menyebut bahwa niat Inara dalam meminta maaf kepada Mawa hanya basa-basi. Ia mengatakan bahwa Inara hanya ingin memperbaiki citra dirinya di momen Idul Fitri.
“Ini basa-basi sekali. Ini adalah sebuah video yang ditampilkan dalam tanda petik meminjam evennya Idul Fitri untuk memperbaiki citra yang ada,” jelas Kirdi, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Jumat (20/3/2026).
Kirdi menyebut bahwa syarat seseorang meminta maaf harusnya menyebutkan nama orang yang diminta maaf dan menyampaikan alasan. Namun dalam kesempatan itu, Inara tidak sama sekali menyebutkan menyinggung perkara kesalahannya saat memohon maaf.
“Karena permintaan maaf yang tulus itu tidak (seperti itu). Saya menambahkan apa syarat permintaan maaf yang tulus? Menyebutkan siapa yang meminta maaf. Tapi Inara menyebutkan namanya di depan sekali sebagai perkenalan dalam video. Secara komunikasi itu beda.”
“Ini kan nggak, mulai dari bapak ibu saya, ini, itu(baru di akhir Mawa). Kenapa dia minta maaf itu bahkan tidak disebutin,” paparnya panjang lebar.
Di akhir, pihaknya menegaskan permintaan maaf Inara hanya untuk memperbaiki citra diri saja bukan karena niat tulus.
“Apakah ini permintaan maaf beneran? Enggak. Ini adalah sebuah basa-basi yang digunakan untuk memperbaiki citra,” tutupnya.
Penutup
Meski permintaan maaf Inara Rusli tidak sepenuhnya menyentuh hati Mawa, ia tetap bersikap lapang dada dan menghargai niat baik Inara. Namun, kritik terhadap niat Inara dalam meminta maaf terus berdatangan, terutama dari para ahli ekspresi yang menilai bahwa permintaan maaf tersebut hanya basa-basi.











