"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Felicya Angelista Bocorkan Kondisi Wajah Vidi Aldiano Saat Takziah

Pemakaman Vidi Aldiano: Kenangan dari Rekan Artis dan Doa untuk Kehidupan yang Lebih Baik

Pasangan selebritas Caesar Hito dan Felicya Angelista turut hadir dalam pemakaman Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Mereka mengungkapkan kekaguman terhadap perjuangan Vidi melawan kanker ginjal, yang tetap mampu tersenyum dan membawa kebahagiaan bagi banyak orang.

Felicya Angelista juga mengenang cerita dari Sheila Dara bahwa almarhum tampak tersenyum, bahkan hingga akhir hayatnya. Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka yang teramat dalam bagi dunia hiburan Tanah Air. Sederet rekan artis pun terus berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir, tak terkecuali pasangan selebritas Caesar Hito dan Felicya Angelista.

Ditemui usai Pemakaman Vidi Aldiano, Caesar Hito dan Felicya Angelista kaget hingga terpukul saat mendapatkan kabar Vidi meninggal dunia. Meski tidak begitu dekat, keduanya kagum dengan perjuangan Vidi Aldiano dalam berjuang untuk sembuh dari kanker ginjalnya.

“Luar biasa sih. Ya bener banyak orang yang bilang, kita mungkin sakit dikit udah bisa ngeluh, sedangkan Vidi di tengah sakit yang ia rasakan itu pasti sakit banget, dia masih bisa senyum dan dia masih bisa jadi kebahagiaan buat banyak orang,” kata Caesar Hito didampingi sang istri, Felicya Angelista di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu (8/3/2026).

Felicya menilai Vidi sosok yang berguna buat banyak orang. Di tengah perjuangannya melawan kanker ginjal, suami Sheila Dara itu tetap memberikan banyak manfaat untuk orang lain.

“Vidi itu benar-benar bercahaya banget sih. Hidupnya sangat jadi berkat lah buat banyak orang. Dia kalau dibilang duta persahabatan, emang bener-bener duta persahabatan sih,” ucap Felicya Angelista.

Menurut Felicya, hal tersebut ditandai dalam pemakaman Vidi Aldiano. Pelantun ‘Nuansa Bening’ dan ‘Status Palsu’ itu diantarkan oleh banyak orang saat dimakamkan.

“Meskipun kalau jujur, kita bukan bagian dari sahabat dekatnya Vidi, tapi kita menjadi orang yang disentuh sama Vidi dan benar-benar berkesan banget, berbekas banget,” jelas Felicya Angelista.

Felicya menceritakan momen saat ia melayat ke rumah duka dan berbincang dengan Sheila Dara Aisha, istri Vidi Aldiano. Jenazah sang penyanyi itu terlihat tersenyum.

“Senang juga tadi kita ngobrol-ngobrol kan sama istri tercintanya, sama Mbak Sheila. Terus ngobrol, katanya benar-benar Vidinya senyum kan, senyumnya sampai lebar,” jelas Felicya Angelista.

“Jadi emang dengan kepergiannya pun dia tetap membawa cahaya gitu buat banyak orang,” cerita Feli haru sambil memperagakan senyuman almarhum,” tambahnya.

Felicya Angelista tak mau menggambarkan bagaimana suasana hati Sheila Dara Aisha, atas kepergian sang suami, Vidi Aldiano.

“Enggak kebayang sih sedihnya,” ujar Felicya Angelista.

Doa Habib Jafar di Depan Kabah

Kepergian Vidi Aldiano membawa duka bagi keluarga, sahabat dan penggemarnya. Tak terkecuali Habib Husein Al Hadar atau akrab dikenal Habib Jafar. Sesaat mendengar kabar duka, Habib Jafar mengunggah kenangan baiknya bersama Vidi lewat instagram @husein_hadar pada Sabtu (8/3/2026). Salah satunya adalah percakapannya dengan Vidi lewat whatsapp.

Dalam tangkapan layar yang dibagikannya, Habib Jafar terlihat tengah berada di depan Kabah, Mekkah, Arab Saudi. Kepada Vidi, dirinya mengirimkan sebuah potret yang mengharukan. Potret itu berupa ponsel bertuliskan doa dengan latar belakang Kabah.

Dalam ponsel tertulis. ‘
Ya Allah, Aku titip Vidi Aldiano, Jaga dia
‘.
Potret tersebut pun disambut dengan tangisan oleh Vidi.

“Ya Allah habibbb, Makasih bnyk bibbb…,” tulis Vidi.

Habib Jafar pun membalas pesan Vidi. Dirinya meyakinkan Vidi bahwa akan selalu ingat dan terus mendoakannya.

“Pokoknya gue selalu ingat dan doain lo, Vid. Bareng2 kita doa hadapi semuanya ya,” ungkap Habib Jafar.

“Bismillah bibb,” balas Vidi.

Melengkapi postingannya, Habib Jafar menyampaikan merujuk sabda Nabi Muhammad SAW, setiap muslim diminta untuk menyebutkan kebaikan orang-orang yang telah meninggal.

“Sabda Nabi Muhammad, ‘Sebutkan kebaikan orang-orang yang telah meninggal…’,” tulis Habib Jafar.

Merujuk hal tersebut, Habib Jafar mengaku memiliki kenangan baik dengan Vidi. Dirinya mengaku baru mengenal Vidi beberapa tahun belakangan, tetapi rasanya sudah sangat dekat.

Vidi sering kali mengundangnya untuk belajar agam hingga menggelar kajian di rumahnya. Almarhum pun sering kali bertanya soal ibadah di tengah sakitnya.

“Gue punya sedikit cerita dengan Vidi. Gue baru kenal Almarhum beberapa tahun ini saja. Tapi tiba-tiba jadi seolah sangat dekat. Dan dekatnya itu karena Tuhan,” ungkap Habib Jafar.

“Dia tiba-tiba ngenalin gue ke keluarganya untuk belajar bersama soal keislaman. Lalu bikin kajian di rumahnya bersama teman-temannya. Dan aktif chat gue nanya soal agama. Hingga akhir hayatnya masih sering nanya gimana cara agar dia bisa tetap maksimal ibadah di tengah sakitnya,” bebernya.

Habib Jafar mengungkapkan, Vidi mengetahui betul sakit kanker yang diderita adalah tanda rindu Allah kepadanya. Dan setiap muslim akan kembali kepada-Nya dengan ibadah.

“Innalillah Vidi. Alhamdulillah sudah nggak sakit lagi,” ungkap Habib Jafar.

“Kita semua cinta dia. Tapi Tuhan jauh lebih cinta. Ia dipanggil saat dosanya sudah berguguran karena sakitnya dan dirinya semakin dekat dengan-Nya dengan ibadah-ibadahnya,” ujarnya.

“Sekarang pertanyaannya, ‘Bagaimana dengan kita?’,” tanya Habib Jafar.

Habib Jafar Bersaksi Vidi Orang Baik

Habib Jafar punya banyak kenangan manis bersama mendiang Vidi Aldiano. Jenazah Vidi Aldiano dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan pada Minggu (8/3/2026) pagi. Vidi Aldiano meninggal dunia, Sabtu (7/3/2026) sore.

Meski jarang bertemu, Habib Jafar sering berkomunikasi dengan Vidi Aldiano. “Komunikasi lewat WhatsApp-an sering, dia sering bertanya tentang berbagai hal soal ibadah,” kata Habib Jafat di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Minggu.

Komunikasi terakhirnya, Habib Jafar banyak ditanya Vidi Aldiano mengenai proses ibadah yang harus dilakukan ditengah rasa sakit. “Waktu itu dia bertanya soal bagaimana keterbatasan untuk berwudu dan salat,” ucap Habib Jafar.

Ia menyebutkan suami Sheila Dara itu terus berusaha memperbaiki diri ditengah kondisi kesehatannya yang terus menurun. “Beliau lebih memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, selalu tentang itu yang ditanyakan,” jelasnya.

“Kita hanya bisa ikut menyaksikan bahwa beliau orang yang baik,” lanjut Habib Jafar. “Kita berduka wafatnya beliau, tapi kabar gembiranya bahwa beliau tidak sakit lagi,” katanya.

Sehari Sebelum Wafat

Sehari sebelum berpulang, pelantun “Nuansa Bening” itu masih sempat menggenggam tangan sahabatnya saat dijenguk di kediamannya. Kondisi terakhir Vidi diungkapkan oleh sahabatnya, penyiar radio Adhiramsyah Choesin, melalui unggahan di Instagram pribadinya, Sabtu malam.

Dalam unggahan tersebut, Adhi menceritakan pertemuan mereka pada 6 Maret 2026. Saat itu, ia datang menjenguk Vidi yang tengah terbaring sakit. “06 Maret 2026, gw ke rumah lu, ngobrol-ngobrol, lu angkat dikit tangan lu, trus gw pegang, hangattt,” tulis Adhi.

Ia mengungkapkan, saat itu Vidi masih merespons dan sempat mengangkat tangannya. Bahkan, Adhi membisikkan kalimat terakhir sebagai bentuk dukungan atas apapun takdir yang telah dikomunikasikan Vidi kepada Tuhan.

“Apapun yang udah lu komunikasikan sama Allah, gw Aamin-in. Lu mau berjuang sembuh gw dukung, lu mau ke pelukan Allah, gw ikhlas,” tulisnya.

Keesokan harinya, Sabtu (7/3/2026) atau bertepatan dengan 17 Ramadan 1447 H, Vidi mengembuskan napas terakhir pada pukul 16.33 WIB. Kabar meninggalnya Vidi pertama kali diumumkan oleh sahabatnya, Deddy Corbuzier, melalui unggahan di Instagram.

Selama enam tahun terakhir, Vidi diketahui berjuang melawan kanker ginjal yang diidapnya. Ia sempat memutuskan hiatus dari dunia hiburan untuk fokus menjalani pengobatan. Dalam salah satu unggahannya saat pamit untuk berobat, suami Sheila Dara itu menuliskan pesan menyentuh.

“Terima kasih Kanker, karena kamu, aku belajar banyak selama 6 tahun terakhir. Arti kesabaran, arti berserah, arti ikhlas,” tulis Vidi saat itu.

Meski berjuang melawan penyakitnya, Vidi sempat menepis kabar yang menyebut kondisinya memburuk dan menggunakan wig saat tampil di sebuah acara. Ia bahkan sempat bercanda dan meminta sang istri menjambak rambutnya sebagai bukti bahwa rambutnya masih asli.

Perjuangan Vidi Aldiano Berakhir

Dunia musik Indonesia berduka. Penyanyi sekaligus penulis lagu, Vidi Aldiano, meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) setelah berjuang melawan kanker ginjal yang dideritanya selama beberapa tahun terakhir. Kabar duka tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan musisi dan komposer Andi Rianto di akun media sosial X miliknya.

Dalam unggahan singkat, ia menyampaikan pesan perpisahan untuk sahabat sekaligus rekan seprofesinya itu. “Selamat jalan Vidi Aldiano,” tulis Andi Rianto. Informasi tersebut kemudian dibenarkan oleh pihak keluarga melalui pesan singkat kepada sejumlah awak media.

Dalam keterangan yang beredar, Vidi Aldiano mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 16.33 WIB dalam kondisi didampingi oleh keluarga besar. “Telah wafat anak saya: OXAVIA ALDIANO bin HARRY APRIANTO. Vidi wafat didampingi seluruh keluarga besar yang ikhlas akan kepergiannya menghadap Allah SWT, 7 Maret jam 16.33. Selamat jalan menuju cahaya Ilahi, Nak,” demikian bunyi pesan dari keluarga.

Kepergian Vidi Aldiano menutup perjalanan panjangnya melawan kanker ginjal yang pertama kali didiagnosis pada Desember 2019. Saat itu, penyanyi yang dikenal melalui sejumlah lagu populer tersebut segera menjalani operasi pengangkatan tumor di Singapura. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kanker yang diidapnya termasuk agresif sehingga membutuhkan perawatan intensif dan pemantauan berkala.

Setelah menjalani pengobatan dan pemulihan, Vidi sempat dinyatakan membaik pada 2020. Namun harapan tersebut kembali diuji ketika dalam pemeriksaan rutin pada 2021 ditemukan bahwa sel kanker muncul kembali di tubuhnya. Perjuangan melawan penyakit tersebut terus dijalani oleh suami dari aktris Sheila Dara Aisha itu.

Pada 2023, Vidi secara terbuka mengungkapkan bahwa kanker yang dideritanya telah mengalami metastasis atau penyebaran ke beberapa bagian tubuh lain. Dalam sebuah unggahan yang menyentuh di media sosial, ia mengaku belajar menerima kondisi kesehatannya dan tetap bersyukur atas perjalanan hidup yang dijalaninya.

“Mungkin banyak yang belum tahu bahwa tahun lalu, titipan Tuhan berupa kanker ini sudah menyebar ke beberapa titik, sehingga mengharuskan gue punya appointment spa day tiap tiga minggu. Seiring waktu berjalan, I learn to make peace with my condition and be grateful for whatever God has given me throughout these years,” tulisnya kala itu.

Meski harus menjalani berbagai terapi dan perawatan medis secara rutin, Vidi tetap berusaha mempertahankan aktivitasnya di dunia musik dan hiburan. Ia beberapa kali masih tampil di berbagai acara dan tetap aktif berinteraksi dengan penggemarnya melalui media sosial. Pada Juli 2025, Vidi sempat kembali berbagi mengenai kondisi kesehatannya. Rangkaian perawatan yang dijalani membuat berat badannya turun drastis hingga sekitar 10 kilogram. Ia juga mengaku lebih mudah merasa lelah akibat pengobatan yang dijalani.

Dalam salah satu unggahan di Instagram, Vidi bahkan sempat menceritakan perubahan warna kulit yang diduga merupakan efek dari obat kemoterapi yang dikonsumsinya. “Beberapa bulan ini somehow skin tone satu badan naik banget. Curiga obat kemo baru gue ada glutathione-nya deh… Enggak mau jadi Edward Cullen help,” tulisnya dengan nada bercanda.

Ungkapan tersebut memperlihatkan bagaimana Vidi berusaha tetap menjalani hidup dengan optimisme di tengah perjuangan melawan penyakit serius. Sikap terbuka dan positifnya selama menghadapi kanker membuat banyak penggemar merasa terinspirasi. Kepergian Vidi Aldiano meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta para penggemarnya di seluruh Indonesia. Selama kariernya, ia dikenal sebagai salah satu penyanyi pop yang konsisten melahirkan karya-karya populer dan memiliki karakter vokal yang khas.

Muhammad Muhlis

Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *