Safari Ramadan Pertamina Drilling di Balikpapan Fokus pada Keselamatan Kerja
PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) menggelar kegiatan Safari Ramadan di Balikpapan, Kalimantan Timur. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat komunikasi internal sekaligus menegaskan komitmen perusahaan terhadap budaya keselamatan kerja. Acara berlangsung di kawasan operasi Project Kawasan Timur Indonesia (KTI), yang dihadiri oleh jajaran komisaris, direksi, serta manajemen perusahaan.
Momentum Ramadan digunakan sebagai ajang silaturahmi dan evaluasi kinerja operasional perusahaan. Hadir dalam acara tersebut antara lain Komisaris Utama Pertamina Drilling Gema Iriandus Pahalawan dan Komisaris Adhi Brahmantya. Dari jajaran direksi, turut hadir Direktur Utama Avep Disasmita, Direktur Keuangan Theo Satria, serta Direktur Pemasaran dan Pengembangan Jufrihadi bersama sejumlah pimpinan manajemen lainnya.
Direktur Utama Pertamina Drilling, Avep Disasmita, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim di wilayah Kawasan Timur Indonesia atas pencapaian yang berhasil diraih. Menurutnya, kerja keras seluruh kru di lapangan telah memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kinerja perusahaan dalam beberapa waktu terakhir.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kerja keras seluruh tim. Berbagai perbaikan yang dilakukan telah memberikan hasil positif bagi perusahaan,” ujar Avep.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja sama tim yang solid serta komitmen bersama dalam menjaga kualitas operasional perusahaan.
Keselamatan Kerja Jadi Prioritas Utama
Meski kinerja perusahaan terus menunjukkan perkembangan positif, Avep menegaskan bahwa aspek keselamatan kerja harus tetap menjadi prioritas utama dalam setiap aktivitas operasional. Ia mengingatkan seluruh kru agar selalu bekerja dengan kewaspadaan tinggi serta mengutamakan keselamatan dalam setiap proses kerja di lapangan.
Salah satu aspek yang ditekankan adalah penerapan Stop Work Authority (SWA) oleh seluruh pekerja tanpa terkecuali. SWA merupakan mekanisme yang memungkinkan setiap pekerja untuk menghentikan aktivitas jika menemukan kondisi tidak aman.
“Stop Work Authority harus dilaksanakan oleh seluruh pekerja, apapun posisinya, tanpa ragu apabila menemukan kondisi tidak aman. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Selain SWA, Avep juga menekankan pentingnya pelaksanaan Job Safety Analysis (JSA) sebagai langkah pencegahan untuk memastikan setiap pekerjaan telah melalui perencanaan yang matang dan aman. Ia juga mengajak seluruh kru untuk aktif mengikuti tailgate meeting, yaitu forum komunikasi singkat sebelum memulai pekerjaan, yang bertujuan memastikan setiap anggota tim memahami potensi risiko kerja.
“Target kita di 2026 adalah zero accident. Ini bukan sekadar slogan, tetapi komitmen yang harus diwujudkan bersama,” kata Avep.
Penekanan pada Standar HSSE
Pada kesempatan yang sama, Komisaris Utama Pertamina Drilling, Gema Iriandus Pahalawan, turut memberikan arahan kepada seluruh tim. Ia menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja perusahaan sepanjang tahun 2025 yang dinilai menunjukkan tren positif. Namun, menurutnya, keberhasilan tersebut tidak boleh membuat perusahaan berpuas diri.
Tahun 2026 harus menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja operasional sekaligus memperkuat penerapan standar Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).
“Capaian 2025 patut diapresiasi. Namun kita tidak boleh berpuas diri. Tahun 2026 harus lebih baik lagi, dengan kinerja yang semakin kuat dan tetap mengutamakan keselamatan,” ujar Gema.
Management Walkthrough di Rig PDSI#22.2/OW700-M
Dalam rangkaian kegiatan Safari Ramadan tersebut, rombongan manajemen juga melakukan Management Walkthrough (MWT) ke Rig PDSI#22.2/OW700-M. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan secara langsung implementasi standar keselamatan kerja serta operasional pengeboran di lapangan.
Melalui kegiatan tersebut, manajemen dapat melihat langsung kondisi operasional serta berdialog dengan para kru mengenai tantangan kerja di lapangan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen manajemen Pertamina Drilling dalam memperkuat sinergi, komunikasi, serta budaya keselamatan di seluruh wilayah operasi, khususnya di Kawasan Timur Indonesia yang menjadi salah satu tulang punggung aktivitas pengeboran perusahaan.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











