Daftar Penceramah di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Selama Ramadan 1447 Hijriah
Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi di Sumatera Barat (Sumbar) telah menggelar salat Tarawih pertama pada Rabu (18/2/2026) malam. Lokasi masjid ini berada di Jalan KH Ahmad Dahlan dan Jalan Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumbar. Masjid ini berjarak sekitar 2,1 kilometer dari Kantor Gubernur Sumbar.
Bangunan masjid yang mengadopsi bentuk atap gonjong Rumah Gadang khas Minangkabau dengan empat sudut lancip menjulang ke langit ini menggelar salat Tarawih berjamaah selama Ramadan. Pada malam pertama, masjid tersebut dipadati masyarakat yang menunaikan ibadah salat Tarawih perdana.
Ceramah pada malam pertama diisi oleh Imam Besar Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Rahimul Amin. Ia mengusung tema “Menyambut Ramadan dengan Rasa Syukur dan Sukacita”. Kepala Sekretariat Masjid Raya Sumbar Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Herius Nasir, menyampaikan bahwa ceramah pertama salat Tarawih awalnya dijadwalkan untuk Gubernur Sumbar, Mahyeldi. Namun, karena Gubernur berhalangan hadir, ceramah diisi oleh Imam Besar Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Rahimul Amin.
Herius Nasir menegaskan bahwa ceramah Tarawih Ramadan akan berganti setiap harinya di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumbar. Berikut adalah daftar penceramah Tarawih Ramadan 2026 di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi Sumbar:
- Rabu (18/2/2026), Imam Besar Masjid Raya, Rahimul Amin: “Menyambut Ramadan dengan Rasa Syukur dan Sukacita”.
- Kamis (19/2/2026), Ketua MUI Sumbar, Gusrizal Gazahar: “Kekuatan Akidah Sumber Kejayaan Umat Islam Sepanjang Sejarah”.
- Jumat (20/2/2026), Kakanwil Kemenag RI Sumbar, Mustafa: “Puasa Sarana Menumbuhkan Sikap Beragama Wasathiyah dan Toleran”.
- Sabtu (21/2/2026), Taufiqurrahman: “Jejak Kejayaan Islam dan Hubungannya dengan Ramadan”.
- Minggu (22/2/2026), Sudarma: “Meraih Penghambaan Diri kepada Allah yang Paripurna dengan Ramadan”.
- Senin (23/2/2026), Salih Abu Jabarah: “Edukasi dan Update Kondisi Bangsa Palestina”.
- Selasa (24/2/2026), Yufni Faisol: “Agar Kita Menjadi Keluarga Allah dan Orang-Orang Spesial-Nya di Muka Bumi”.
- Rabu (25/2/2026), Zainal Anwar: “Maqashid Syariah dalam Ibadah Puasa”.
- Kamis (26/2/2026), Duski Samad: “Sabar dan Pahalanya yang Disembunyikan oleh Allah”.
- Jumat (27/2/2026), Ahmad Wira: “Penerapan Fiqih Prioritas dalam Beribadah”.
- Sabtu (28/2/2026), Zulhendri: “Ibadah-ibadah Pilihan yang Pahalanya Mengalir Pasca Kematian”.
- Minggu (1/3/2026), Yendri Junaidi: “Penyebab Kemunduran Umat Islam dan Sebab-sebab Kejayaannya”.
- Senin (2/3/2026), Ali Issa Mousa Othman: “Janji Allah SWT untuk Bangsa Palestina di Akhir Zaman”.
- Selasa (3/3/2026), Irsyad Syafar: “Apa yang Harus Kita Dapatkan Sebelum Berpisah dengan Ramadan?”.
- Rabu (4/3/2026), Muchlis Bahar: “Mengembalikan Samara dalam Rumah Tangga Melalui Ramadan”.
- Kamis (5/3/2026), Bakhtiar: “Nuzulul Quran: Anugerah Al Quran Lebih Baik dari Semua Kekayaan Alam”.
- Jumat (6/3/2026), Muhammad Sobri: “Menciptakan Negeri Baldatun Tayyibatun Wa Rabbun Ghafur”.
- Sabtu (7/3/2026), Asrat Chan: “Memiliki Sifat Lembut dan Tawaduk, Buah Ibadah Ramadan”.
- Minggu (8/3/2026), Sobhan Lubis: “Agar Dicintai Allah dan Manusia Sekaligus, Apa yang Harus Kita Lakukan?”.
- Senin (9/3/2026), Syar’i Bin Sumin: “Alquran Sumber Kemuliaan Umat Islam”.
- Selasa (10/3/2026), Syukri Rahmat: “Menyelamatkan Generasi Muda dari Degradasi Akidah, Ibadah, dan Akhlak”.
- Rabu (11/3/2026), Ganefri: “Peranan Ilmu dan Pendidikan dalam Menciptakan Generasi yang Berkualitas”.
- Kamis (12/3/2026), Ikhwan Matondang: “Kesempurnaan Syariat Islam dan Jawaban atas Syubhat-syubhat yang Distigmakan Kepadanya”.
- Jumat (13/3/2026), Wakidul Kohar: “Hakikat Mendapatkan Malam Lailatulkadar” (atau sesuai teks Anda: “Hakikat Mendapatkan Malam”).
- Sabtu (14/3/2026), Ahmad Kosasih: “Keutamaan Orang yang Mahir dalam Membaca Al Quran dan Anjuran untuk Melagukannya”.
- Minggu (15/3/2026), Ridho Nur: “Hakikat Mendapatkan Malam Lailatulkadar yang Sesungguhnya”.
- Senin (16/3/2026), Ali Zainal Abidin Al Husaini: “Apa Sesungguhnya yang Dibutuhkan Bangsa Palestina dari Kita?”.
- Selasa (17/3/2026), Akhi Andri Yaldi: “Menghisab Diri Sebelum Datang Waktunya Yaumul Hisab”.
- Rabu (18/3/2026), Mulyadi Muslim: “Agar Istikamah dan Selamat Setelah Berpisah dengan Ramadan”.











