Jadwal Bursa Saham dan Persiapan Investor untuk Tahun 2026
Bursa saham sering menjadi perhatian utama bagi para investor, terutama saat ada libur panjang seperti Tahun Baru Imlek. Pada Februari 2026, perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan ditutup selama dua hari, yaitu Senin 16 Februari 2026 dan Selasa 17 Februari 2026. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili. Dengan demikian, seluruh transaksi efek ditiadakan, termasuk perdagangan saham, obligasi, derivatif, serta instrumen pasar modal lainnya.
Kapan Bursa Saham Kembali Beroperasi?
Setelah libur tersebut, perdagangan di BEI kembali berjalan normal pada Rabu, 18 Februari 2026. Pada hari itu, aktivitas pasar akan berlangsung sesuai jam operasional yang telah ditetapkan. Meskipun 18 Februari 2026 juga bertepatan dengan awal Ramadan versi Muhammadiyah, hingga saat ini belum ada perubahan jam perdagangan selama Ramadan.
Total Hari Bursa Efektif Tahun 2026
BEI menetapkan total 239 hari bursa efektif sepanjang tahun 2026. Perhitungan ini mencakup hari libur nasional, cuti bersama, serta akhir pekan. Kalender ini menjadi acuan penting bagi investor dalam menyusun strategi tahunan mereka. Selain itu, jadwal ini membantu pelaku pasar dalam mengatur settlement transaksi dan manajemen likuiditas. Perusahaan sekuritas juga menggunakannya untuk perencanaan operasional.
Rincian Libur Bursa Sepanjang 2026
Beberapa tanggal merah lainnya tersebar sepanjang tahun 2026, antara lain:
- Maret 2026
- 18 Maret: Cuti Bersama Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948
- 19 Maret: Hari Suci Nyepi
- 20–24 Maret: Cuti Bersama Idul Fitri 1447 Hijriah
-
Maret hanya memiliki 17 hari bursa efektif.
-
April 2026
- 3 April: Wafat Yesus Kristus
-
Total hari bursa efektif: 21 hari.
-
Mei 2026
- 1 Mei: Hari Buruh Internasional
- 14 Mei: Kenaikan Yesus Kristus
- 15 Mei: Cuti Bersama Kenaikan Yesus Kristus
- 27 Mei: Idul Adha 1447 Hijriah
- 28 Mei: Cuti Bersama Idul Adha
-
Mei hanya memiliki 16 hari bursa efektif.
-
Juni 2026
- 1 Juni: Hari Lahir Pancasila
- 16 Juni: 1 Muharam Tahun Baru Islam 1448 Hijriah
-
Total hari efektif: 20 hari.
-
Juli 2026
- Tidak ada tambahan hari libur nasional di luar akhir pekan.
- Juli memiliki 23 hari bursa efektif.
Dalam catatan resmi BEI, Idul Fitri 21–22 Maret, Paskah 5 April, serta Waisak 31 Mei tidak dihitung sebagai tambahan hari libur karena bertepatan dengan akhir pekan. Selain itu, BEI berwenang menetapkan libur tambahan jika kliring ditiadakan oleh Bank Indonesia atau terdapat kebijakan pemerintah terkait penyesuaian hari kerja.
Jam Perdagangan BEI 2026: Sesi 1 dan Sesi 2
Bagi investor yang ingin tahu kapan bursa saham buka lagi dan jam berapa dimulai, berikut jadwal perdagangan efek bersifat ekuitas di pasar negosiasi:
- Senin–Kamis
- Sesi I: 09.00.00 – 12.00.00
-
Sesi II: 13.30.00 – 16.30.00
-
Jumat
- Sesi I: 09.00.00 – 11.30.00
- Sesi II: 14.00.00 – 16.30.00
Dengan demikian, saat perdagangan kembali pada 18 Februari 2026, Sesi I dimulai pukul 09.00 WIB.
Prospek IHSG Usai Libur Panjang
Investor perlu memperhatikan kondisi pasar setelah libur panjang. Menurut Muhammad Wafi, Head of Research KISI Sekuritas, pasar berada dalam fase konsolidasi dengan peluang penguatan terbatas di beberapa sektor. Momentum Imlek dan Ramadan sering memicu fenomena pre-festive rally, terutama pada saham sektor ritel dan konsumsi.
Namun, likuiditas diperkirakan relatif tipis akibat rangkaian libur panjang. Oleh karena itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bergerak sideways. Level support IHSG diperkirakan berada di kisaran 7.950, sementara resistance di area 8.500.
Strategi Portofolio yang Direkomendasikan
Dalam kondisi volatilitas jangka pendek, disiplin menjadi kunci. Investor disarankan menjaga keseimbangan aset sebagai berikut:
- 50% saham berkapitalisasi besar dan sektor defensif
- 30% obligasi
- 20% kas untuk fleksibilitas saat koreksi
Strategi ini bertujuan menekan risiko sekaligus membuka peluang akumulasi jika IHSG melemah di area support. Beberapa saham sektor konsumsi dan ritel yang direkomendasikan antara lain:
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) – Target Rp 2.350
- PT Mayora Indah Tbk (MYOR) – Target Rp 3.100
- PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) – Target Rp 2.050
- PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) – Target Rp 3.350
Saham-saham tersebut dinilai memiliki katalis musiman dari peningkatan konsumsi rumah tangga.
Kesimpulan
Bursa saham kembali beroperasi pada Rabu, 18 Februari 2026, setelah libur Imlek selama dua hari. Selain itu, perdagangan dimulai pukul 09.00 WIB untuk Sesi I sesuai jadwal reguler. Meskipun momentum musiman bisa menghadirkan peluang, investor tetap perlu berhati-hati. Di sisi lain, manajemen risiko dan disiplin portofolio menjadi faktor utama menjaga kinerja investasi sepanjang 2026.
Jurnalis yang menaruh perhatian pada dunia pendidikan dan komunitas lokal. Ia senang menghabiskan waktu membaca biografi tokoh inspiratif, menulis catatan belajar, serta menghadiri diskusi publik. Aktivitas ini membantunya memahami sudut pandang masyarakat. Motto: "Berita harus menggerakkan, bukan sekadar dibaca."











