Program Literasi Keuangan untuk Gen Z dan Perempuan Muda
PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia bekerja sama dengan NU CARE–LAZISNU menggelar program literasi keuangan yang diberi nama “NU Care Cerdas: Literasi Keuangan – Gen Z & Perempuan Muda Berdaya” di Kampi Hotel Surabaya, Jumat (13/2/2026). Acara ini dihadiri oleh sebanyak 200 peserta yang terdiri dari generasi Z dan perempuan muda. Selain mendapatkan pembekalan tentang literasi keuangan, peserta juga diberikan fasilitas asuransi gratis selama 90 hari dengan Uang Pertanggungan (UP) sebesar Rp 50 juta.
Program ini merupakan bagian dari komitmen kedua pihak dalam memperkuat fondasi keuangan generasi muda melalui pendekatan literasi komprehensif serta pengembangan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan inklusi keuangan, pemberdayaan perempuan, dan membangun kolaborasi yang berkelanjutan antara NU dan Tokio Marine.
Wujud Nilai Keberagaman
SVP Marketing & Corporate Planning PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia, Alexander Mahendrawan, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nilai keberagaman dan kesetaraan yang diusung perusahaan. Menurutnya, dalam satu tahun terakhir, perusahaan telah banyak berkolaborasi dengan teman-teman NU, baik di Jakarta maupun daerah.
“Mudah-mudahan kerja sama ini terus berlanjut,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa literasi keuangan bukan sekadar kemampuan mengatur pemasukan dan pengeluaran. “Kami percaya bahwa literasi keuangan bukan hanya tentang mengelola uang, kemandirian, memiliki pendapatan, tetapi juga proteksi keuangan, menjaga dan mitigasi resikonya,” tambahnya.
Tingkat Literasi Keuangan di Jawa Timur
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tahun 2022, tingkat literasi keuangan di Jawa Timur mencapai 55,33 persen, lebih tinggi dibanding rata-rata nasional sebesar 49,68 persen. Meski demikian, penetrasi asuransi nasional pada 2025 masih berada di kisaran 2,7 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).
Alexander menambahkan bahwa Jawa Timur memiliki tingkat kesadaran akan finansial yang tinggi dibanding nasional. “UMKM-nya juga banyak, sadar wirausahanya juga cukup tinggi. Hal ini mencerminkan keterbukaan masyarakat terhadap edukasi keuangan,” katanya.
Dinamika Kewirausahaan yang Tinggi
Kota Surabaya dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki dinamika kewirausahaan yang tinggi serta ekosistem UMKM yang kuat. Area Sales Head Surabaya PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia, Samuel Nugroho, menilai Surabaya memiliki potensi besar dalam penguatan literasi keuangan berbasis komunitas.
“Kota Surabaya adalah kota dengan semangat kewirausahaan tinggi dan jaringan komunitas aktif. Kami melihat peluang membangun ekosistem yang tidak hanya memberi edukasi, tetapi juga membuka ruang kolaborasi dan pengembangan diri,” jelasnya.
Menurutnya, selain pengelolaan keuangan, mitigasi risiko internal dan eksternal juga penting dalam perencanaan finansial keluarga. “Kalau gagal berencana, maka berencana untuk gagal,” tegasnya.
Program Keamanan Keuangan Keluarga
Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengenalkan program keamanan keuangan keluarga, termasuk produk yang dirancang untuk mendukung potensi passive income maupun active income berbasis komunitas dan pendampingan. Wakil Ketua LAZISNU PWNU Jatim, Mohammad Su’eb, berharap pembekalan literasi keuangan ini mampu mendorong gerakan filantropi, khususnya di lingkungan Nahdlatul Ulama.
“Ketika ibu-ibu muda memahami literasi keuangan dengan baik, ekonomi rumah tangga akan meningkat. Ketika ekonomi meningkat, filantropi juga ikut meningkat,” ungkapnya. Ia menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dan berharap kerja sama ini tidak berhenti pada satu kegiatan saja.
“Mewakili LAZISNU PBNU dan PWNU Jatim, kami mengucapkan terima kasih. Semoga bisa terus berlanjut dalam program-program berikutnya,” katanya.
Program Berkelanjutan
Dalam setahun terakhir, kolaborasi Tokio Marine Life dan NU CARE–LAZISNU telah diwujudkan melalui berbagai program berkelanjutan, seperti penanaman pohon produktif, beasiswa santri, bedah masjid dan pesantren, hingga santunan pendidikan keberagaman. Program ini juga digelar menjelang Ramadan, momentum refleksi dan kepedulian sosial yang selaras dengan semangat pemberdayaan dan keberlanjutan.
Sebagai bagian dari Tokio Marine Group yang berdiri sejak 1879 di Jepang dan kini beroperasi di 38 negara, PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia hadir di Indonesia sejak 2012. Hingga Desember 2024, perusahaan ini memiliki lebih dari 20 kantor pemasaran di berbagai kota dan berizin serta diawasi OJK.
Melalui program literasi keuangan ini, perusahaan menegaskan komitmennya untuk tidak hanya berorientasi pada profit, tetapi juga memperkuat inklusi dan ketahanan finansial generasi muda serta perempuan di Indonesia.











