Pengumuman Pergi Sementara dari Media Sosial
Ernest Prakasa, seorang sutradara dan komedian ternama di Indonesia, mengumumkan bahwa dirinya akan sementara menghilang dari media sosial. Pengumuman ini dilakukan pada hari Rabu (4/2/2026) melalui akun Instagram miliknya @ernestprakasa. Dalam unggahannya, Ernest membagikan foto dengan latar putih yang bertuliskan “Pamit sih enggak, tapi…”.
Langkah ini dilakukan oleh Ernest sebagai bentuk perayaan atas bertambahnya usia barunya. Ia merasa perlu mengatur ulang fokus hidupnya dengan mengurangi konsumsi informasi dari dunia maya yang tidak terarah. Ernest ingin lebih banyak membaca, menulis, dan merenung. Menurutnya, hal ini hanya bisa dilakukan jika ia tidak terlalu sering browsing di media sosial.
“Merayakan usia baru dengan banyak membaca, menulis, merenung. Saya merasa butuh mengkalibrasi diri. Mengonsumsi lebih banyak seni, mengurangi browsing sana-sini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ernest menjelaskan bahwa ia akan menghilang dari media sosial selama beberapa waktu ke depan. Tujuannya adalah untuk mengurangi aktivitas di lini masa agar bisa meluangkan lebih banyak waktu di dalam kepala. Ia berharap dapat kembali lagi suatu saat nanti.
Unggahan ini mendapat respons positif dari publik. Banyak netizen memberikan dukungan dan harapan agar Ernest segera kembali. Salah satu komentar yang muncul adalah, “Selamat berproses … jangan lupa balik lagi ngonten karena ditunggu penggemar.” Sedangkan yang lain menulis, “Selalu sehat, Koh. Enjoy.”
Profil Singkat Ernest Prakasa
Ernest Prakasa adalah seorang pelawak tunggal, aktor, sutradara, penulis skenario, dan kritikus Indonesia. Ia lahir di Jakarta pada 29 Januari 1982. Ernest mulai dikenal setelah meraih peringkat ketiga dalam acara Stand-Up Comedy Indonesia tahun 2011. Materi komedinya berasal dari pengalamannya ketika didiskriminasi sebagai keturunan Tionghoa di Indonesia.
Dari panggung stand-up comedy, ia kemudian merambah ke industri film. Ia menjadi aktor, penulis skenario, dan sutradara. Hingga saat ini, ia telah menghasilkan lima film, yaitu Ngenest (2015), Cek Toko Sebelah (2016), Susah Sinyal (2017), Milly & Mamet: Ini Bukan Cinta & Rangga (2018), dan Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan (2019).
Sebelum memfokuskan diri pada komedi, Ernest pernah bekerja sebagai penyiar radio saat kuliah di jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran. Ia juga pernah bergabung dengan Universal Music dan Sony Music.
Bersama Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono, Isman H. Suryaman, dan Ryan Adriandhy, Ernest mendirikan Stand-Up Indo, sebuah komunitas pelawak tunggal pertama di Indonesia. Ia juga menjadi ketua pertama dari Stand Up Indo hingga Juni 2013.
Ernest melakukan tur komedi tunggal pada 2012 dengan nama Merem Melek, yang menjelajahi 11 kota di Indonesia. Ia juga pernah menggelar pertunjukan komedi tunggal khusus bersama para komedian dari etnis Tionghoa-Indonesia, berjudul Ernest Prakasa & The Oriental Bandits.
Karier di Dunia Hiburan
Ernest juga dikenal sebagai sutradara film yang sukses. Selain itu, ia juga bermain dalam beberapa film Indonesia. Pada 2014, ia memulai karier film layar lebar dengan berperan dalam film Comic 8. Hingga saat ini, ia telah tampil dalam lebih dari 10 film.
Tidak hanya sebagai aktor, Ernest juga terlibat langsung dalam produksi film. Film yang disutradarainya sejak 2015 sudah ada enam film layar lebar. Ia juga pernah bermain dalam beberapa serial web.
Di luar dunia hiburan, Ernest juga merupakan seorang penulis. Eksistensinya di dunia hiburan tidak diragukan lagi, dan ia telah memperoleh berbagai penghargaan. Di antaranya adalah Indonesia Box Office Movie Awards kategori Penulis Skenario Terbaik dalam film Ngenest (2016). Ia juga meraih penghargaan Piala Maya kategori Penulis Skenario Terbaik dan Sutradara Muda Berbakat.
Pada 2017, ia memperoleh empat penghargaan, termasuk Festival Film Bandung kategori Penulis Skenario Terpuji Film Bioskop dan Penghargaan Festival Film Indonesia kategori Penulis Skenario Asli Terbaik. Di tahun 2018, ia kembali memperoleh penghargaan Indonesian Box Office Movie Awards dalam film Susah Sinyal kategori Penulis Skenario Terbaik.
Ernest menikah dengan Meira Anastasia pada 2017. Keduanya dikarunia dua orang anak bernama Sky Tierra Solana dan Snow Auror Arashi.
Reporter digital yang mencintai dunia jurnalisme sejak bangku sekolah. Ia aktif mengikuti perkembangan media baru dan belajar teknik storytelling modern. Hobinya antara lain menyunting foto, menonton film thriller, dan berjalan malam. Motto: "Setiap cerita punya sudut pandang yang menunggu ditemukan."











