"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Sports  

Kesedihan Reza Arap di Tengah Pengingatan Masa Lalu dengan Lula Lahfah, Janji Ini

Kehilangan yang Menyakitkan dan Komentar Negatif yang Menghancurkan

Musisi ternama Reza Arap Oktovian kini sedang berada di masa paling sulit dalam hidupnya. Ia kehilangan tunangannya, Lula Lahfah (26), yang ditemukan meninggal dunia pada Jumat (23/1/2026). Kepergian Lula menimbulkan rasa duka yang mendalam, terutama bagi Reza yang saat ini harus menghadapi berbagai tantangan emosional.

Di tengah suasana duka, Reza juga harus menghadapi serangan komentar negatif dari netizen yang tidak memahami situasi yang ia alami. Beberapa cuitan di platform X menyentuh masa lalunya, terutama hubungannya dengan mantan istrinya, Wendy Walters. Lula diketahui adalah teman dari Wendy, dan bahkan pernah menjadi salah satu bridesmaid dalam pernikahan Reza dan Wendy.

Reza tampak sangat murka karena komentar-komentar tersebut. Ia merasa bahwa kehidupan pribadinya diserang, padahal ia sedang berduka. Dalam akun X @yourbae, ia memberikan respons yang jelas terlihat marah dan sedih. Salah satu netizen menulis: “Lagian temen mantan istri pun di embat wkwk.” Ini membuat Reza merasa kesal, meskipun ia mencoba untuk tetap tenang.

Meski begitu, Reza mengatakan bahwa ia akan berusaha menahan diri. Ia meminta maaf kepada Lula jika suatu saat nanti ia tidak bisa lagi mengendalikan emosinya. Ia juga berjanji untuk memperbaiki nama Lula yang mungkin menjadi buruk karena hubungan mereka. “Sayang maafin aku kalau dalam grief phase aku, suatu saat aku yakin tunangan kamu ini akan hilang kontrol untuk memperbaiki nama kamu dan semuanya,” tulisnya.

Tangisan yang Tak Terbendung

Selama prosesi pemakaman Lula di TPU Rawa Trate, Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (24/1/2026), Reza tampak sangat sedih. Ia menangis dengan tatapan kosong, bahkan beberapa detik sebelumnya sempat menahan air mata. Saat berada di depan makam Lula, ia jongkok sambil mengusap nisan dan melemparkan senyum kecil. Tangannya memegang taburan bunga dari sahabat-sahabatnya.

Namun, ketenangan itu tidak bertahan lama. Setelah mencium nisan Lula, Reza langsung menumpahkan semua kesedihannya di hadapan para sahabatnya. Ia menunduk, memeluk, bahkan sampai bersimpuh. Tangisan histerisnya terdengar jelas, meskipun sahabat-sahabatnya berusaha melindungi dan menutupi Reza dari pandangan media.

“Jawab gue, kenapa semua orang ninggalin gue. Kenapa?” teriak Reza dengan suara lirih. Ia tampak tidak peduli dengan apa yang akan diucapkan netizen tentang dirinya. “Gue nggak peduli,” tambahnya.

Penemuan Lula yang Membuat Geger

Lula Lahfah ditemukan meninggal dunia di apartemennya di lantai 25, kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Jumat (23/1/2026). Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematiannya. Menurut informasi dari Kombes Budi Hermanto, korban ditemukan oleh petugas keamanan sekitar pukul 18.44 WIB. Pintu kamar Lula dalam keadaan terkunci dari dalam.

Korban ditemukan dalam posisi telentang di kasur berselimut putih. Tidak ada tanda-tanda penganiayaan, namun ditemukan obat-obatan dan surat rawat jalan dari RSPI. Tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Selatan kemudian membawa jenazah ke RS Fatmawati untuk dilakukan visum. Hasil visum akan menjadi dasar penyelidikan lebih lanjut.

Kondisi Sebelum Kematiannya

Sebelum meninggal, Lula sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena beberapa penyakit. Asiah, asisten rumah tangga (ART) Lula, merasa khawatir karena tidak ada respon dari Lula setelah masuk ke kamar. Ia meminta bantuan manajemen apartemen untuk membuka pintu kamar. Saat pintu dibuka, Lula sudah dalam kondisi tidak bernyawa.

Pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian Lula. Sampai saat ini, belum ada informasi resmi mengenai penyebab kematiannya.


Amanda Almeirah

Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *