"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Bisnis  

100 Saham Paling Menguntungkan Saat IHSG Rekor (19/1)

IHSG Mencetak Rekor Tertinggi, Kenaikan Terjadi Meski Rupiah Mengalami Tekanan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukkan tren penguatan dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah sejak awal tahun. Pada Senin (19/1/2025), IHSG mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa dengan level 9.133,87.

Kenaikan IHSG ini terjadi karena masuknya dana ke pasar saham, khususnya pada saham-saham berkapitalisasi besar dan likuid. Di sisi lain, tekanan terhadap rupiah masih berlanjut akibat penguatan dolar AS dan sentimen global.

Menurut Andrey Wijaya, Head of Research RHB Sekuritas, pergerakan yang berlawanan antara IHSG dan rupiah tidak mencerminkan pelemahan kepercayaan investor terhadap pasar domestik. “Arus ke pasar saham dan pergerakan nilai tukar digerakkan oleh faktor yang berbeda,” ujarnya.

Andrey menjelaskan bahwa aliran dana ke pasar saham lebih dipengaruhi oleh prospek pertumbuhan ekonomi dan kinerja emiten, sementara nilai tukar rupiah lebih sensitif terhadap faktor eksternal. Inflow ke pasar ekuitas lebih merefleksikan daya tarik pertumbuhan ekonomi, prospek laba emiten, serta valuasi saham. Sementara itu, pergerakan rupiah cenderung dipengaruhi oleh penguatan dolar AS secara global, perbedaan tingkat suku bunga, serta sentimen risiko global.

Ia juga menyebutkan bahwa penguatan IHSG saat ini tidak hanya ditopang oleh investor asing, tetapi juga oleh likuiditas domestik. Ia menambahkan, kenaikan IHSG saat ini didukung oleh inflow asing, terutama ke saham-saham berkapitalisasi besar dan likuid, serta diperkuat oleh likuiditas domestik yang solid. Meski demikian, keberlanjutan inflow tersebut sangat bergantung pada dinamika global karena masih bersifat taktis, bukan struktural.

Dalam pengambilan keputusan investasi, risiko nilai tukar tetap menjadi perhatian utama investor. “Risiko valuta menjadi faktor kunci, karena potensi pelemahan rupiah dapat mengurangi imbal hasil bersih meskipun prospek saham tetap menarik,” ujarnya.

Sementara itu, Maximilianus Nico Demus, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, menilai penguatan IHSG di tengah ketidakpastian global mencerminkan daya tahan pasar saham domestik. “Hal ini membuktikan bahwa pasar Indonesia sangat kuat dan memberikan daya tarik di tengah tensi geopolitik yang terjadi saat ini,” kata Nico.

Ia menambahkan, tren kenaikan IHSG menunjukkan potensi penguatan lanjutan meskipun arus dana asing belum besar. “Kenaikan IHSG terlihat mulai berkelanjutan, didukung oleh fundamental dan sentimen yang baik. Kami melihat ruang penguatan IHSG masih akan terus berlanjut,” ujarnya.

Daftar 100 Emiten yang Naik dalam Perdagangan Kemarin

Berikut adalah daftar 100 emiten yang mengalami kenaikan dalam perdagangan kemarin (19/1):

    1. ESTI – Ever Shine Textile Tbk PT: harga 256, naik 34.74%
    1. ZATA – Bersama Zatta Jaya Tbk PT: harga 109, naik 34.57%
    1. BELL – Trisula textile industries Tbk: harga 148, naik 34.55%
    1. INOV – Inocycle Technology Group Tbk: harga 246, naik 34.43%
    1. ASHA – Cilacap Samudera Fishing Indus: harga 99, naik 32.00%
    1. KOCI – Kokoh Exa Nusantara Tbk PT: harga 260, naik 31.31%
    1. IKAN – Era Mandiri Cemerlang Tbk PT: harga 146, naik 30.36%
    1. DSFI – Dharma Samudera Fishing Indust: harga 130, naik 30.00%
    1. ASPR – Asia Pramulia Tbk PT: harga 161, naik 26.77%
    1. ROCK – Rockfields Properti Indonesia: harga 2,700, naik 25.00%
    1. ERTX – Eratex Djaja Tbk PT: harga 340, naik 25.00%
    1. IFSH – Ifishdeco Tbk PT: harga 2,100, naik 25.00%
    1. SOTS – Satria Mega Kencana Tbk PT: harga 5,025, naik 25.00%
    1. FISH – FKS Multi Agro Tbk PT: harga 1,355, naik 24.88%
    1. ARGO – Argo Pantes Tbk PT: harga 1,515, naik 24.69%
    1. OASA – Maharaksa Biru Energi Tbk PT: harga 486, naik 24.62%
    1. ATAP – Trimitra Prawara Goldland Tbk: harga 760, naik 24.59%
    1. ELIT – Data Sinergitama Jaya Tbk PT: harga 294, naik 24.58%
    1. HOPE – Harapan Duta Pertiwi Tbk PT: harga 286, naik 24.35%
    1. DPUM – Dua Putra Utama Makmur Tbk PT: harga 276, naik 24.32%
    1. CRAB – Toba Surimi Industries Tbk PT: harga 330, naik 24.06%
    1. ISEA – Indo American Seafoods Tbk PT: harga 125, naik 23.76%
    1. BLUE – Berkah Prima Perkasa Tbk PT: harga 5,075, naik 22.88%
    1. NSSS – Nusantara Sawit Sejahtera Tbk: harga 1,250, naik 21.36%
    1. BNBA – Bank Bumi Arta Tbk PT: harga 1,200, naik 20.60%
    1. ITMA – Sumber Energi Andalan Tbk PT: harga 2,350, naik 19.90%
    1. GULA – Aman Agrindo Tbk PT: harga 434, naik 19.89%
    1. RLCO – Abadi Lestari Indonesia Tbk PT: harga 7,250, naik 19.83%
    1. SOCI – Soechi Lines Tbk PT: harga 705, naik 19.49%
    1. MHKI – Multi Hanna Kreasindo PT: harga 284, naik 19.33%
    1. TRUE – Triniti Dinamik Tbk PT: harga 530, naik 18.30%
    1. RMKE – Rmk Energy Tbk PT: harga 7,875, naik 17.10%
    1. ARKO – Arkora Hydro Tbk PT: harga 10,750, naik 16.85%
    1. BABY – Multitrend Indo Tbk PT: harga 362, naik 16.77%
    1. VICI – Victoria Care Indonesia Tbk PT: harga 810, naik 16.55%
    1. VKTR – Vktr Teknologi Mobilitas Tbk P: harga 1,200, naik 16.50%
    1. PBSA – Paramita Bangun Sarana Tbk PT: harga 2,500, naik 16.28%
    1. NATO – Surya Permata Andalan Tbk PT: harga 620, naik 15.89%
    1. VISI – Satu Visi Putra Tbk PT: harga 370, naik 14.91%
    1. TRIS – Trisula International Tbk PT: harga 272, naik 14.29%
    1. ESTA – Esta Multi Usaha Tbk PT: harga 396, naik 13.79%
    1. CENT – Centratama Telekomunikasi Indo: harga 176, naik 13.55%
    1. NRCA – Nusa Raya Cipta Tbk PT: harga 1,345, naik 13.50%
    1. INTD – Inter Delta Tbk PT: harga 340, naik 13.33%
    1. BAIK – Bersama Mencapai Puncak Tbk PT: harga 196, naik 13.29%
    1. ECII – Electronic City Indonesia Tbk: harga 226, naik 13.00%
    1. FILM – MD Entertainment Tbk PT: harga 14,500, naik 12.84%
    1. BWPT – Eagle High Plantations Tbk PT: harga 163, naik 12.41%
    1. PIPA – Multi Makmur Lemindo Tbk PT: harga 310, naik 12.32%
    1. BIPI – Astrindo Nusantara Infrastruct: harga 202, naik 12.22%
    1. LPCK – Lippo Cikarang Tbk PT: harga 710, naik 11.81%
    1. LEAD – Logindo Samudramakmur Tbk PT: harga 228, naik 11.76%
    1. SLIS – Gaya Abadi Sempurna Tbk PT: harga 124, naik 11.71%
    1. PSDN – Prasidha Aneka Niaga Tbk PT: harga 154, naik 11.59%
    1. KICI – Kedaung Indah Can Tbk PT: harga 214, naik 11.46%
    1. INDR – Indo-Rama Synthetics Tbk PT: harga 3,870, naik 11.21%
    1. BESS – Batulicin Nusantara Maritim Tb: harga 1,760, naik 11.04%
    1. PANI – Pantai Indah Kapuk Dua Tbk PT: harga 13,150, naik 10.97%
    1. MGNA – Magna Investama Mandiri Tbk PT: harga 266, naik 10.83%
    1. INET – Sinergi Inti Andalan Prima Tbk: harga 575, naik 10.58%
    1. HUMI – Humpuss Maritim Internasional: harga 356, naik 10.56%
    1. HDIT – Hensel Davest Indonesia Tbk PT: harga 85, naik 10.39%
    1. MRAT – Mustika Ratu Tbk PT: harga 505, naik 10.26%
    1. FIRE – Alfa Energi Investama Tbk PT: harga 258, naik 10.26%
    1. RDTX – Roda Vivatex Tbk PT: harga 17,000, naik 10.03%
    1. ZINC – Kapuas Prima Coal Tbk PT: harga 55, naik 10.00%
    1. TIRT – Tirta Mahakam Resources Tbk PT: harga 352, naik 10.00%
    1. MDIA – Intermedia Capital Tbk PT: harga 110, naik 10.00%
    1. KONI – Perdana Bangun Pusaka Tbk PT: harga 2,320, naik 9.95%
    1. PKPK – Paragon Karya Perkasa Tbk PT: harga 2,160, naik 9.92%
    1. TFCO – Tifico Fiber Indonesia Tbk PT: harga 665, naik 9.92%
    1. CANI – Capitol Nusantara Indonesia Tb: harga 266, naik 9.92%
    1. SINI – Singaraja Putra Tbk PT: harga 19,200, naik 9.87%
    1. PBRX – Pan Brothers Tbk PT: harga 67, naik 9.84%
    1. POLA – Pool Advista Finance Tbk PT: harga 101, naik 9.78%
    1. AMAN – Makmur Berkah Amanda Tbk PT: harga 270, naik 9.76%
    1. ALII – Ancara Logistics Indonesia Tbk: harga 1,075, naik 9.69%
    1. PEGE – Panca Global Kapital Tbk PT: harga 250, naik 9.65%
    1. COCO – Wahana Interfood Nusantara Tbk: harga 432, naik 9.64%
    1. BATA – Sepatu Bata Tbk PT: harga 91, naik 9.64%
    1. MTFN – Capitalinc Investment Tbk PT: harga 46, naik 9.52%
    1. GHON – Gihon Telekomunikasi Indonesia: harga 1,905, naik 9.48%
    1. RMKO – Royaltama Mulia Kontraktorindo: harga 810, naik 9.46%
    1. CUAN – Petrindo Jaya Kreasi Tbk PT: harga 2,020, naik 9.19%
    1. TOTL – Total Bangun Persada Tbk PT: harga 1,135, naik 9.13%
    1. TAXI – Express Transindo Utama Tbk PT: harga 36, naik 9.09%
    1. HADE – Himalaya Energi Perkasa Tbk PT: harga 48, naik 9.09%
    1. DOOH – Era Media Sejahtera Tbk PT: harga 284, naik 8.40%
    1. LPKR – Lippo Karawaci Tbk PT: harga 104, naik 8.33%
    1. INPC – Bank Artha Graha Internasional: harga 234, naik 8.33%
    1. IRSX – Folago Global Nusantara Tbk PT: harga 785, naik 8.28%
    1. AKSI – Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk: harga 476, naik 8.18%
    1. POLY – Asia Pacific Fibers Tbk PT: harga 53, naik 8.16%
    1. PTMP – Mitra Pack Tbk PT: harga 93, naik 8.14%
    1. INDS – Indospring Tbk PT: harga 600, naik 8.11%
    1. IMJS – Indomobil Multi Jasa Tbk PT: harga 272, naik 7.94%
    1. PTPS – Pulau Subur Tbk PT: harga 204, naik 7.94%
    1. MAHA – Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk: harga 194, naik 7.78%
    1. POLU – Golden Flower Pt: harga 29,200, naik 7.75%
    1. SAMF – Saraswanti Anugerah Makmur Tbk: harga 338, naik 7.64%
Denis Arjuna

Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *