Profil Chef Son Jong Won: Dari Teknik ke Dunia Kuliner
Chef Son Jong Won kini menjadi sorotan publik setelah tampil sebagai peserta dalam acara Netflix Culinary Class Wars 2. Penampilannya yang tenang dan gaya bicaranya yang menenangkan langsung mencuri perhatian, serta pengalaman panjang di dapur kelas dunia membuatnya menjadi sosok yang menarik.
Di industri kuliner Korea Selatan, Son Jong Won bukanlah nama baru. Ia dikenal sebagai chef berkelas yang berhasil mengelola dua restoran dengan konsep unik, dan keduanya meraih satu bintang Michelin. Prestasi ini menjadikannya satu-satunya chef di Korea yang memimpin dua restoran berbintang Michelin secara bersamaan.
Kehadirannya di Culinary Class Wars 2 semakin memperkuat citranya sebagai koki selebriti yang tidak hanya piawai memasak, tetapi juga memiliki karisma kuat di layar kaca. Berikut profil lengkap Chef Son Jong Won, mulai dari perjalanan karier hingga biodata pribadinya.
Perjalanan Karier di Dunia Kuliner
Perjalanan karier Son Jong Won tergolong tidak biasa. Ia memulai langkahnya bukan dari dunia kuliner, melainkan dari bidang teknik. Namun keputusan besar yang diambilnya justru mengantarkannya ke puncak industri gastronomi.
Setelah menyelesaikan pendidikan kuliner, Son Jong Won menimba pengalaman di berbagai restoran ternama dunia. Ia sempat bekerja di restoran berbintang Michelin seperti Noma di Kopenhagen serta Quince, Benu, dan Coi di San Francisco. Pengalaman internasional tersebut membentuk gaya memasaknya yang disiplin, inovatif, dan berorientasi pada kualitas bahan.
Pada tahun 2017, ia kembali ke Korea Selatan untuk membangun kariernya sendiri di Seoul.
Riwayat Pendidikan Chef Son Jong Won
Awalnya, Son Jong Won menempuh studi teknik industri di Rose Hulman Institute of Technology, Amerika Serikat. Namun ketertarikannya pada dunia kuliner mulai tumbuh setelah mengunjungi Culinary Institute of America di New York.
Meski sempat mendapat tentangan dari keluarga, ia memutuskan keluar dari jurusan teknik di tahun terakhir kuliahnya. Son Jong Won kemudian mendaftarkan diri secara resmi di Culinary Institute of America untuk belajar seni memasak secara profesional. Keputusan ini menjadi titik balik penting dalam hidupnya.
Pendidikan formal di bidang kuliner menjadi fondasi kuat bagi kariernya di dapur fine dining kelas dunia.
Penghargaan dan Restoran Berbintang Michelin
Nama Son Jong Won semakin diperhitungkan setelah dua restorannya sama-sama meraih satu bintang Michelin pada 2023. Prestasi ini tergolong langka dan menjadi pencapaian besar di dunia kuliner Korea Selatan.
Restoran pertamanya, L Amant Secret, mengusung konsep hidangan Barat kontemporer dengan sentuhan bahan musiman Korea. Tak lama berselang, ia membuka Eatanic Garden yang fokus pada reinterpretasi kuliner Korea modern.
Selain Michelin Star, Son Jong Won juga menerima penghargaan New Talents of the Year 2024 dari La Liste 2024. Penghargaan ini mengukuhkan posisinya sebagai chef berbakat dengan pengaruh global.
Di luar dapur, ia juga aktif sebagai figur publik dan pernah tampil di berbagai acara televisi seperti Cook’s Representative, Vegetable District, Sigor Rice Meal, Please Take Care of My Refrigerator, hingga Culinary Class Wars.
Biodata Lengkap Chef Son Jong Won
- Nama lengkap: Son Jong Won
- Tanggal lahir: 19 Maret 1984
- Kewarganegaraan: Korea Selatan
- Profesi: Chef
- Tahun aktif: 2016 sampai sekarang
- Restoran: Eatanic Garden dan L Amant Secret
- Prestasi: Dua restoran masing-masing meraih 1 star Michelin
- Instagram: @jw.sson
Sebagai chef profesional sekaligus selebriti, Son Jong Won berhasil memadukan disiplin dapur fine dining dengan pesona personal yang kuat. Keikutsertaannya di Culinary Class Wars 2 bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga panggung untuk memperlihatkan dedikasi dan filosofi memasaknya. Tak heran jika namanya kini semakin dikenal luas, baik di Korea Selatan maupun oleh penonton internasional.
Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”











