Tata Ibadah Hari Raya Natal I
Tata ibadah yang akan dilaksanakan pada Hari Raya Natal I (Pertama) merupakan bagian penting dalam perayaan umat Kristiani. Pada hari ini, Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) akan melaksanakan Ibadah Natal Yesus Kristus, sebagai momen iman untuk merayakan kelahiran Sang Juruselamat ke dunia.
Perayaan Natal tidak hanya menjadi kesempatan untuk bersuka cita, tetapi juga menjadi momentum bagi jemaat untuk merefleksikan makna Natal sebagai peristiwa keselamatan, damai sejahtera, dan kasih yang melampaui perbedaan. Ibadah ini juga menjadi panggilan bagi umat untuk mewujudkan semangat Natal dalam kehidupan sehari-hari, baik di tengah keluarga, gereja, maupun masyarakat.
Dengan penuh pengharapan, GMIM mengajak seluruh jemaat mengikuti ibadah Natal dengan hati yang terbuka, agar sukacita kelahiran Kristus tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi sungguh mengubah hidup dan pelayanan.
Persiapan Ibadah
- Penyelenggara Ibadah adalah Pelayan Khusus yang bertugas.
- Penyelenggara Ibadah memimpin doa di konsistori, mengantar Khadim, membaca Warta Jemaat, membaca Alkitab, mengatur Petugas Persembahan dan Doa Persembahan.
- Prosesi Khadim dan Pelayan Khusus; penyerahan Alkitab kepada Khadim.
- Sebelum naik ke mimbar Khadim menyalahkan lilin Natal (3 buah).
Tahniah
(Jemaat berdiri)
P:
Ibadah Hari Natal ini ditahbiskan dalam nama Allah Bapa, yang telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.
J:
Amin.
Salam
P:
Selamat Hari Natal, saudara-saudara, Juruselamat telah lahir. Haleluya!
J :
Selamat Hari Natal, saudara. Juruselamat telah lahir di kota Daud. Haleluya!
Nas Pembimbing
P: Yes. 9:1, 5 (atau Luk. 1:68)
P+J: Menyanyi KJ No. 125:1-2 (PKJ No. 68; NNBT No. 4, atau nyanyian lain yang sejiwa)
Pengakuan Dosa dan Pemberitaan Anugerah Allah
(Jemaat duduk)
P:
Marilah kita merendahkan diri di hadapan TUHAN Allah kita dan mengaku dosa kita kepada-Nya. Kita berdoa: ………
P+J:
Menyanyi KJ No. 87:5; (KJ.No.88:3; 96:3; NNBT No. 8; PKJ No. 61; NNBT No. 8; atau nyanyian lain yang sejiwa)
P:
Dengarkanlah berita anugerah Allah:
Membaca Yohanes 3:16
P+J:
Menyanyi NNBT No.3 (KJ No. 92:2; 85:9; 93:4; 99:3; 107:2; PKJ No. 73 atau nyanyian lain yang sejiwa)
Pujian
P+J:
Membaca secara berbalasan Lukas 1:46-55
J :
Menyanyi KJ No. 106 (KJ No.109; 119:1, atau nyanyian lain yang sejiwa)
Doa, Pembacaan Alkitab dan Pemberitaan Firman Tuhan
P :
TUHAN menyertai saudara-saudara.
J :
Dan menyertai saudara juga.
P :
Marilah kita berdoa: ………
Pembacaan Firman TUHAN:
P :
PERJANJIAN LAMA
Mi. 5:1-3 (atau Yes. 8:23-9:6)
J :
Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN,
menyanyilah bagi TUHAN, hai segenap bumi!
(Mzm. 96:1; atau menyanyi KJ No.50a)
P :
SURAT-SURAT
Tit. 2:11-14 (atau Ibr. 1: 1-9; Tit. 3:4-7)
P : INJIL-INJIL
(Jemaat berdiri)
Luk. 2:1-14. (atau 2:15-20; Yoh. 1:1-14)
P : Terpujilah Kristus!
J : Selamanya. Amin.
(dinyanyikan)
P : Khotbah
(Jemaat duduk)
J : Nyanyian sambutan PKJ No. 67; (KJ No. 49; 53; 54; Firman-Mu Pelita, atau nyanyian lain yang sejiwa)
Pengakuan Iman
(Pengakuan Iman Nicea-Konstantinopel):
Aku percaya kepada satu Allah Bapa,
Yang Mahakuasa, Pencipta langit dan bumi,
segala yang kelihatan dan yang tidak kelihatan.
Dan kepada satu TUHAN, Yesus Kristus,
Anak Allah yang tunggal,
yang lahir dari Sang Bapa sebelum ada segala zaman,
Allah dari Allah, Terang dari terang,
Allah yang sejati dari Allah yang sejati,
diperanakkan, bukan dibuat, sehakikat dengan sang Bapa,
yang dengan perantaraan-Nya segala sesuatu dibuat;
yang telah turun dari sorga untuk kita manusia
dan untuk keselamatan kita, dan menjadi daging,
oleh Roh Kudus, dari Anak dara Maria,
dan menjadi manusia, yang disalibkan bagi kita
di bawah pemerintahan Pontius Pilatus,
menderita dan dikuburkan; yang bangkit pada hari ketiga;
sesuai dengan isi kitab-kitab, dan naik ke sorga,
yang duduk di sebelah kanan Sang Bapa,
dan akan datang kembali dengan kemuliaan
untuk menghakimi orang yang hidup dan yang mati;
yang kerajaan-Nya takkan berakhir.
Aku percaya kepada Roh Kudus,
yang adalah TUHAN dan yang menghidupkan,
yang keluar dari Sang Bapa dan Sang Anak,
yang bersama-sama dengan Sang Bapa dan Sang Anak
disembah dan dimuliakan,
yang telah berfirman dengan perantaraan para nabi.
Aku percaya kepada satu Gereja
yang kudus dan am dan rasuli.
Aku mengaku satu baptisan untuk pengampunan dosa.
Aku menantikan kebangkitan orang mati
dan kehidupan di zaman yang akan datang. Amin.
Persembahan
(Jemaat duduk dan/atau berjalan; doa persembahan diucapkan sambil berdiri)
P :
Marilah kita membawa persembahan kita. Nas persembahan: Mat. 2:11 (atau 2Kor. 8:9)
P+J :
Menyanyi :KJ No. 123 (KJ No. 109; 110; NNBT No. 44; PKJ No. 63; 65; atau nyanyian lain yang sejiwa)
Seorang Syamas: Doa persembahan
Pesan Natal
(Jemaat duduk)
Doa Umum
P :
Marilah kita berdoa
- Doa penyembahan kepada Allah Bapa
- Doa syukur kepada Allah Bapa (a.l. atas kegenapan janji-janji: Yesus, Juruselamat dunia telah lahir)
- Doa permohonan (a.l. Allah kiranya tetap menyertai kita)
- Doa syafaat
P+J :
Doa Bapa Kami
Nyanyian Penutup
(Jemaat berdiri)
P+J : Menyanyi : KJ No. 128 (NNBT No.22; KJ No. 110; 113; 19; 114:1; 107:4; 99:1; 101:1,3; PKJ No. 68; DSL No. 35 atau nyanyian lain yang sejiwa)
Berkat
P :
Terimalah berkat Tuhan, dan pulanglah dengan sejahtera:
Kasih karunia Yesus Kristus, TUHAN kita, menyertai saudara sekalian.
J :
Amin, amin, amin, amin, amin (dinyanyikan).
Saat Teduh
Catatan
Sebelum ibadah dimulai, Khadim wajib mempelajari penjelasan dan petunjuk-petunjuk pelaksanaan ibadah, baik dalam buku Tata Ibadah ini maupun buku Petunjuk Pelaksanaan Ibadah Minggu.
Pada saat mengucapkan SALAM (di bagian awal), Khadim mengangkat satu tangan (kanan) menghadap jemaat.
Nyanyian yang dibawakan dalam ibadah Jemaat hendaknya sesuai dengan unsur-unsur liturgi, Tahun Gerejawi dan bacaan dalam MTPJ.
Prokantor dan kantoria diberi perhatian dan difungsikan sebagaimana mestinya.
Kelompok-kelompok Paduan Suara yang disiapkan sebaiknya memperhatikan unsur-unsur liturgi yang ada sehingga tidak tertumpu pada salah satu unsur saja, misalnya sebelum atau sesudah khotbah. Karena itu pemilihan nyanyian dari kelompok Paduan Suara dapat menyesuaikan dengan pembacaan/nas khotbah pada waktu ibadah dilaksanakan atau sesuai dengan unsur-unsur liturgi.
Karena nyanyian-nyanyian dalam Tata Ibadah ini sifatnya usulan, maka Khadim atau BPMJ dapat memilih nyanyian lain yang sejiwa.
Sebagai nas pembimbing juga dapat dipilih: Mazmur 98:1a; Lukas 1:68; Yohanes 1:14; Galatia 4:4,5; 1 Timotius 1:15; 3:16; Titus 2:11; 1 Yohanes 2:8b; 4:9; 4:10.
Sebagai pembacaan Alkitab juga dapat dipilih: Yesaya 11:1-10; Matius 1:18-25; 2:1-12; Lukas 2:21-39; Galatia 4:1-7; 1 Timotius 1:15-17; 3:16; 2 Timotius 1:8-12; 1 Yohanes 1:1-4.
Sesudah ibadah anggota-anggota jemaat dapat berjabatan tangan dengan Pemimpin Ibadah dan Pelayan Khusus dan sebaliknya, sambil mengucapkan: “Selamat Hari Natal”.
Urusan administrasi dilaksanakan sebelum ibadah, agar semua Pelayan Khusus mengikuti jalannya ibadah.











