Persidangan terkait kasus narkoba yang menjerat Ammar Zoni masih berlangsung. Tidak hanya menjadi perhatian hukum, kini isu ini juga mengundang perhatian publik karena menyangkut hubungan pribadi antara keluarga Ammar Zoni dan keluarga baru Irish Bella.
Beberapa waktu lalu, Haldy Sabri, suami Irish Bella, disebut merasa tidak nyaman dengan isi pleidoi yang dibacakan oleh Ammar di persidangan. Dalam pembelaannya, Ammar menyampaikan perasaan dan pengalaman masa lalunya bersama Irish Bella. Hal ini memicu reaksi dari media sosial, di mana Haldy Sabri sempat mengunggah pernyataan yang tersirat dan meminta Ammar untuk tidak lagi menyebut nama istrinya.
Menanggapi hal tersebut, Aditya Zoni, adik kandung Ammar Zoni, memberikan respons tegas. Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan oleh kakaknya dalam sidang adalah ungkapan jujur sebagai bentuk pembelaan diri, bukan untuk menciptakan keributan.
“Seharusnya Bang Amar lebih fokus pada pembelaannya. Namun, point of view-nya Bang Amar itu adalah apa yang dia rasakan. Jadi sah-sah saja,” ujar Aditya Zoni saat berada di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (9/4/2026).
Ia juga menekankan bahwa pleidoi tersebut merupakan dokumen persidangan yang ditujukan kepada hakim, bukan untuk dikonsumsi publik. Menurutnya, tujuan utamanya adalah untuk membantu hakim mempertimbangkan aspek-aspek tertentu dalam kasus ini.
“Tadi juga Bang Amar sudah bilang, sebetulnya ini bukan untuk publik, tapi untuk pembelaan dia dan supaya Hakim mempertimbangkan itu,” tambah Aditya.
Meskipun suasana di luar persidangan semakin memanas akibat hubungan antara Ammar, Irish Bella, dan Haldy Sabri, Aditya Zoni memilih untuk tetap fokus pada proses hukum sang kakak. Ia menghindari terjebak dalam drama keluarga yang dinilainya hanya akan menambah beban pikiran.
“Kita di sini fokus aja sama Bang Amar. Mungkin di luar sana itu bagaimana gejolaknya, tapi kita tetap fokus di sidangnya Bang Amar. Gitu aja sih,” ujarnya.
Permasalahan ini awalnya muncul saat sidang pada 2 April 2026, ketika Ammar membacakan pleidoi terkait kasus narkoba yang menimpanya. Dalam pembelaannya, ia menyampaikan kondisi emosionalnya saat menghadapi masalah hukum sekaligus konflik rumah tangga.
“Sungguh menyakitkan, menerima kabar dari mantan istri saya bahwa dia ingin bercerai. Dia meminta saya untuk menjatuhkan talak padanya.”
“Namun mantan istri saya punya pandangan berbeda. Ia tetap mendesak untuk saya menalak dia. Padahal, saya sudah meminta maaf, memohon, merajuk, meratap, menangis minta dikasihani. Saya meminta kesempatan terakhir agar pernikahan tidak berakhir,” ucap Ammar saat itu.
Haldy Sabri kemudian mengunggah sebuah pesan di Instagram pada Minggu (5/4/2026). Dalam unggahannya, ia meminta Ammar untuk fokus pada pembelaan hukum tanpa menyebut nama istrinya.
“Jangan membuka ruang untuk memutuskan silaturahmi, semoga Allah SWT memberi yang terbaik ya putusannya nanti,” tulis Haldy Sabri.











