"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan Beruntun di Parakan-Kertek Wonosobo

Penggunaan Teknologi 3D Scanner dalam Olah TKP Kecelakaan di Jalur Parakan-Kertek

Satlantas Polres Wonosobo bekerja sama dengan Tim Traffic Accident Analysis (TAA) Polda Jawa Tengah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan di jalur Parakan-Kertek menggunakan teknologi 3D Scanner, pada Sabtu (11/4/2026). Proses ini dilakukan untuk merekonstruksi kejadian secara menyeluruh dan memberikan data yang akurat terkait kecelakaan tersebut.

Proses olah TKP tersebut sempat membuat arus lalu lintas di lokasi dihentikan sementara. Petugas melakukan pemindaian secara menyeluruh di titik kecelakaan, sehingga kendaraan yang melintas harus menunggu selama proses berlangsung.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Wonosobo, Iptu Agista Erikha, menjelaskan bahwa penggunaan teknologi ini bertujuan untuk memahami detail kejadian sebelum dan setelah kecelakaan. “Ya, baik, untuk kegiatan pada hari ini kita bersama tim TAA dari Polda Jateng melaksanakan olah TKP dengan menggunakan 3D Scanner. Yaitu dimana kita bisa mengetahui nanti hasilnya sebelum kecelakaan dan akibatnya kecelakaan ataupun setelah terjadinya kecelakaan itu nanti bisa tergambarkan,” jelasnya.

Proses Pemindaian dan Waktu yang Dibutuhkan

Dalam pelaksanaannya, olah TKP dilakukan dalam tiga sesi pemindaian, masing-masing berdurasi dua menit atau total enam menit. Kondisi di lokasi kejadian masih menunjukkan bekas kecelakaan yang cukup jelas. Serpihan kaca terlihat di pinggir jalan, sementara tanda cat semprot putih menandai titik tabrakan. Selain itu, pondasi di samping selokan diduga mengalami kerusakan akibat benturan.

Setelah proses di lokasi selesai, petugas melanjutkan tahapan analisis ke kantor Unit Laka Lantas Polres Wonosobo di Mendolo. Pemindaian tidak hanya dilakukan di lokasi kejadian, tetapi juga terhadap barang bukti kendaraan yang terlibat. Pemindaian laser ini untuk mengungkap detail benturan, termasuk pada truk Hino yang kini diamankan di lokasi tersebut.

Dari pantauan, truk berwarna hijau tersebut mengalami kerusakan parah, terutama di bagian kabin. Kondisi kabin terlihat ringsek hingga hampir tidak berbentuk, menandakan kerasnya benturan yang terjadi saat kecelakaan.

Rekonstruksi Kecelakaan dengan Teknologi 3D Scanner

“Jadi kalau 3D Scanner itu nanti kita harus scan semua. Di scan tempat TKP-nya dan nanti kita akan masukkan kendaraan-kendaraan yang terlibat di situ. Nanti di situ muncul seperti video realnya,” jelas Iptu Erik.

Meski proses olah TKP telah dilakukan, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. “Belum, masih dalam penyelidikan,” tegasnya. Melalui teknologi TAA, penyidik dapat mengetahui detail teknis kejadian, termasuk kecepatan kendaraan. “Kecepatannya nanti kita mengetahui, berapa waktu kejadian, kecepatannya di berapa kilometer itu bisa diketahui,” kata Iptu Erik.

Hasil analisis tersebut diperkirakan dapat diketahui dalam waktu sekitar satu minggu. “Hasilnya nggak lama, satu minggu,” ujarnya. Iptu Erik menyebut setelah itu, proses hukum akan ditingkatkan ke tahap berikutnya. “Ini kita melakukan proses penyelidikan, habis itu nanti kita tingkatkan menjadi tingkat penyidikan,” tambahnya.

Perkembangan Korban dan Imbauan kepada Pengemudi

Perkembangan korban kecelakaan beruntun ini, Iptu Erik menyebut tiga korban meninggal dunia, sementara dua korban masih dirawat di RS PKU Muhammadiyah Wonosobo. “Untuk korban luka saat ini kondisinya sudah mulai membaik,” ujarnya.

Polisi mengingatkan pengendara agar lebih waspada saat melintasi jalur Parakan-Kertek yang memiliki karakteristik turunan panjang. “Dari kami tetap jaga keselamatan saat melintasi jalur Parakan-Kertek ya,” katanya. Pengemudi juga diminta memastikan kondisi kendaraan dalam kondisi prima sebelum melintas. “Pengemudi supaya melakukan pengecekan kendaraannya dan tetap patuhi rambu-rambu yang sudah kita sediakan,” pungkasnya.


Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *