"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Fitur Baru WhatsApp: Chat Pakai Username Tanpa Bagikan Nomor

Pengenalan Fitur Username WhatsApp dalam Versi Beta

WhatsApp kembali meluncurkan inovasi terbaru dengan memperkenalkan fitur username dalam versi beta. Fitur ini memberikan pengguna opsi tambahan untuk berinteraksi tanpa harus selalu membagikan nomor telepon pribadi. Sebelumnya, WhatsApp dikenal menggunakan nomor telepon sebagai identitas utama pengguna dalam berkomunikasi. Dengan hadirnya fitur username, pengguna kini memiliki kemampuan untuk berkomunikasi secara lebih privasi.

Fitur ini saat ini masih dalam tahap uji coba dan hanya tersedia untuk sebagian pengguna. Peluncuran dilakukan secara bertahap atau “phased rollout” di perangkat Android dan iOS. Artinya, tidak semua pengguna akan langsung mendapatkan akses, dan fitur baru akan muncul secara perlahan di akun masing-masing.

Untuk mengetahui apakah fitur ini sudah tersedia, pengguna dapat membuka menu Settings, lalu masuk ke bagian Profile. Jika fitur sudah aktif, akan muncul kolom khusus untuk membuat username. Dalam beberapa kasus, pengguna juga akan mendapatkan notifikasi pop-up yang memperkenalkan fitur tersebut.

Meski begitu, nomor telepon tetap diperlukan untuk mendaftar dan menggunakan WhatsApp. Jadi, username bukan pengganti penuh, melainkan tambahan untuk meningkatkan privasi saat berinteraksi.

Aturan Penggunaan Username WhatsApp

WhatsApp juga menetapkan sejumlah aturan dalam pembuatan username. Nama pengguna harus terdiri dari 3 hingga 35 karakter, dan hanya boleh menggunakan huruf kecil, angka, titik, serta garis bawah. Selain itu, username tidak boleh menggunakan format seperti alamat website, misalnya mengandung “www” atau akhiran domain seperti .com. Setiap username juga wajib memiliki setidaknya satu huruf.

Selain itu, username yang dipilih tidak boleh sama dengan yang sudah digunakan di platform lain milik Meta Platforms, seperti Facebook dan Instagram. Fitur tambahan lain yang disiapkan adalah “username key”, yaitu kode empat digit yang dapat digunakan saat seseorang ingin menghubungi username baru. Fitur ini bersifat opsional dan bertujuan menambah lapisan keamanan dalam komunikasi.

Dengan hadirnya username, WhatsApp berupaya meningkatkan perlindungan privasi pengguna sekaligus memberikan fleksibilitas dalam berinteraksi. Fitur ini juga mengikuti tren aplikasi pesan lain yang telah lebih dulu menggunakan sistem username sebagai identitas.

Pembaruan Tampilan Fitur Status WhatsApp

Selain itu, WhatsApp dikabarkan menyiapkan pembaruan baru yang akan mengubah tampilan utama fitur Status. Berdasarkan temuan terbaru dari versi uji coba, Status nantinya akan dipindahkan ke bagian atas tab Chats atau ruang percakapan utama. Informasi ini muncul dari versi beta WhatsApp yang tersedia di TestFlight untuk iOS. Sebelumnya, indikasi serupa juga telah ditemukan pada versi beta Android.

Hal ini menunjukkan bahwa pengembang tengah menyiapkan perubahan besar yang akan diterapkan di kedua platform sekaligus. Selama ini, fitur Status di WhatsApp tidak sepopuler fitur serupa di aplikasi lain seperti Instagram. Namun, dengan pembaruan ini, WhatsApp tampaknya ingin memberikan peran yang lebih penting pada fitur tersebut.

Dengan menempatkannya di tab Chats, pengguna akan lebih mudah melihat pembaruan Status tanpa harus berpindah tab. Dalam pembaruan yang sedang dikembangkan, Status akan ditampilkan dalam bentuk carousel di bagian atas daftar chat. Tampilan ini mirip dengan format Stories yang sudah umum digunakan di berbagai aplikasi media sosial.

Namun, ada perbedaan penting: Status tidak akan langsung terlihat secara default. Pengguna harus menarik layar ke bawah (pull down) dari bagian atas daftar chat untuk menampilkan deretan Status tersebut. Konsep ini menyerupai cara kerja Stories di Telegram, di mana fitur tersebut tidak langsung muncul tetapi bisa diakses dengan gerakan tertentu.

Langkah ini dinilai sebagai upaya menjaga tampilan chat tetap bersih, sambil tetap memberikan akses cepat ke Status. Selain itu, sistem penayangan Status juga akan disesuaikan dengan tingkat interaksi pengguna. Status dari kontak yang paling sering diajak berkomunikasi akan muncul di bagian awal, sehingga lebih mudah diakses. Sementara itu, Status dari kontak yang dibisukan (mute) akan ditempatkan di bagian akhir daftar.

Seperti sebelumnya, Status di WhatsApp akan tetap memiliki durasi tayang selama 24 jam. Pengguna juga dapat menambahkan berbagai elemen kreatif seperti stiker, musik, dan efek lainnya untuk memperkaya konten. Meski fitur ini sudah terlihat dalam versi uji coba, hingga kini belum ada jadwal resmi kapan pembaruan tersebut akan dirilis secara luas.

Lani Kaylila

Seorang penulis berita online yang terbiasa bekerja cepat tanpa mengabaikan akurasi. Ia menaruh perhatian pada isu sosial, budaya, dan tren masyarakat. Waktu luangnya ia gunakan untuk membaca buku psikologi, berjalan kaki di taman, dan merawat tanaman hias. Ia percaya bahwa ide terbaik muncul dari ketenangan. Motto: “Ketelitian adalah kunci dari kredibilitas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *