DPR akan Memanggil Kepala BGN Terkait Pengadaan Motor Listrik dalam Program MBG
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, mengumumkan bahwa pihaknya akan memanggil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, untuk memberikan penjelasan terkait pengadaan puluhan ribu motor listrik dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemanggilan ini dijadwalkan berlangsung pada Senin, 13 April 2026, di Gedung DPR RI.
Pemanggilan ini dilakukan setelah munculnya berbagai pertanyaan dan kritik terhadap kebijakan pengadaan motor listrik yang dinilai tidak sejalan dengan prioritas utama program MBG. Dalam rapat tersebut, DPR akan menanyakan berbagai isu terkait pengadaan 20.000 motor listrik yang dilakukan oleh BGN. Peristiwa ini menjadi momen penting untuk menguji transparansi dan kejelasan kebijakan tersebut.
Rekam Jejak Akademisi hingga Kepala BGN
Dadan Hindayana bukan berasal dari latar belakang politik murni, melainkan dunia akademik. Ia dikenal sebagai dosen di Institut Pertanian Bogor, khususnya di Fakultas Pertanian. Kariernya di dunia pendidikan dimulai sejak menyelesaikan studi S-1 di IPB pada 1990. Ia kemudian melanjutkan pendidikan S-2 di University of Bonn dan meraih gelar doktor dari Leibniz Universität Hannover.
Selain itu, Dadan juga pernah menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Pertanian Kewirausahaan Banau Jailolo di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara. Ia resmi dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional oleh Joko Widodo pada 19 Agustus 2024, menjelang akhir masa jabatan presiden.
Harta Kekayaan Capai Rp9 Miliar
Berdasarkan laporan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi per 14 Maret 2025, total kekayaan Dadan Hindayana tercatat mencapai sekitar Rp9,02 miliar. Mayoritas hartanya berasal dari aset tanah dan bangunan di wilayah Bogor dengan nilai mencapai Rp5,9 miliar. Selain itu, ia juga memiliki sejumlah kendaraan dan aset lainnya.
Rincian singkat kekayaan:
* Tanah & bangunan: Rp5,9 miliar
* Kendaraan: Rp1,4 miliar (termasuk Mazda CX-5 2023, Honda HR-V 2024, Mazda CX-3 2023)
* Harta bergerak lainnya: Rp322,4 juta
* Kas & setara kas: Rp1,4 miliar
* Total: Rp9.022.400.000
Sorotan Publik Makin Menguat
Pemanggilan ini terjadi di tengah derasnya kritik terhadap pengadaan motor listrik yang dinilai tidak sejalan dengan prioritas utama program MBG, yaitu pemenuhan gizi masyarakat. Dengan latar belakang akademisi dan posisi strategisnya di pemerintahan, penjelasan dari Dadan Hindayana di hadapan DPR akan menjadi penentu penting dalam menjawab berbagai keraguan publik apakah kebijakan tersebut benar-benar kebutuhan operasional, atau justru menyisakan tanda tanya besar dalam pengelolaan anggaran negara.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











