"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Microsoft umumkan pembaruan aplikasi Windows 11, lebih ringan dan cepat

Microsoft Siapkan Aplikasi Windows 11 dengan Pendekatan Native untuk Performa yang Lebih Baik

Microsoft sedang mempersiapkan sejumlah aplikasi baru untuk Windows 11 yang sepenuhnya native. Pendekatan ini berbeda dari model Progressive Web Apps (PWA) atau “aplikasi web” yang biasanya hanya “dibungkus” agar tampak seperti aplikasi asli. Dengan pendekatan native, aplikasi akan dibangun langsung untuk sistem operasi Windows, sehingga memberikan kinerja yang lebih cepat dan stabil, serta penggunaan memori RAM yang lebih efisien.

Tim Baru Fokus pada Pengembangan Aplikasi Native

Untuk mendukung perubahan ini, Microsoft telah membentuk tim baru yang fokus mengembangkan aplikasi Windows secara native. Tim ini akan bekerja sama dengan para pengembang untuk menciptakan aplikasi yang lebih lancar dan efisien daripada model web app yang saat ini digunakan. Penjelasan ini disampaikan oleh Pavan Davuluri dari tim Windows Insider dalam blog resmi Microsoft.

Perbaikan Kualitas OS Secara Keseluruhan

Selain mendorong aplikasi menjadi lebih ringan, Microsoft juga fokus pada peningkatan kualitas Windows OS secara keseluruhan. Beberapa fokus awal yang bakal diuji dalam build untuk Windows Insider pada bulan April meliputi performa sistem, reliabilitas, dan pengalaman pengguna. Hal ini dilakukan sebagai bentuk komitmen Microsoft terhadap kepuasan pengguna dan stabilitas sistem.

Peningkatan Performa Sistem

Sepanjang tahun ini, Microsoft berupaya memperbaiki kecepatan sistem, respons aplikasi, File Explorer, dan Windows Subsystem for Linux. Tujuannya adalah agar pengguna bisa berpindah antar-aplikasi tanpa gangguan. Sistem akan menggunakan sumber daya lebih efisien, memori yang lebih ringan, dan performa yang lebih konsisten meskipun PC sedang bekerja berat. File Explorer juga ditingkatkan dengan navigasi yang lebih cepat, operasi file yang lebih andal, dan pencarian yang lebih responsif.

Peningkatan Kendali Pengguna

Di sisi reliabilitas, Microsoft menekankan pengalaman Windows yang bisa diandalkan. Program Windows Insider dibuat lebih jelas dan transparan, sehingga pengguna tahu apa yang diharapkan dari setiap build dan kanal. OS, driver, dan aplikasi digarap lebih stabil, termasuk koneksi Bluetooth, USB, kamera, dan audio. Update Windows juga dibuat lebih terkendali, memungkinkan pengguna menunda pengunduhan atau mematikan PC tanpa dipaksa pembaruan. Fitur Windows Hello diperkuat agar autentikasi biometrik lebih cepat dan konsisten.

Peningkatan Pengalaman Pengguna

Dalam aspek craft atau pengalaman pengguna, Windows 11 didesain lebih rapi, personal, dan minim gangguan. Start menu dan taskbar dibuat lebih fleksibel dengan opsi personalisasi yang lebih luas, Recommended section yang lebih relevan, dan widget yang diatur supaya menampilkan informasi secara efektif tanpa mengganggu. Pencarian di seluruh Windows juga ditingkatkan, menghadirkan hasil yang lebih cepat dan akurat, serta pengalaman konsisten di Taskbar, Start, File Explorer, dan Settings.

Aplikasi Windows Menjadi Lebih Ringan

Informasi ini muncul dari pernyataan Rudy Huyn, Partner Architect di Microsoft, yang mengajak pengembang bergabung ke tim baru yang fokus membuat Windows apps. Ia menyatakan bahwa pengalaman sebelumnya dengan platform ini tidak diwajibkan, yang terpenting adalah kemampuan berpikir produk yang kuat dan fokus mendalam pada pengguna. Saat ditanya apakah app itu akan berbasis PWA, Huyn menjawab singkat bahwa yang dibangun adalah “100 persen native”.

Apa Itu Aplikasi Native dan Web Apps?

Untuk pengguna awam, istilah “native” mengacu pada aplikasi yang dibangun khusus untuk Windows dan memanfaatkan komponen asli sistem, bukan sekadar bergantung pada lapisan web. Microsoft menjelaskan bahwa WebView2 digunakan untuk menyisipkan konten web seperti HTML, CSS, dan JavaScript ke dalam aplikasi native. Dengan kata lain, Microsoft Edge, browser milik Microsoft, digunakan sebagai platform dasar untuk menghadirkan pengalaman web di dalam aplikasi native.

Namun, banyak aplikasi modern di Windows saat ini justru semakin mengandalkan teknologi web. Beberapa komponen Windows, yang tampak seperti aplikasi biasa, sebenarnya berjalan di atas WebView. Aplikasi seperti editor video bawaan Windows 11, Clipchamp, serta Copilot dan Microsoft 365 Copilot, berbasis web app. Pendekatan ini kerap menimbulkan keluhan karena aplikasi berbasis web cenderung lebih berat, termasuk konsumsi memori yang lebih tinggi dibanding versi native.

Rommy Argiansyah

Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *