"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Harta Letjen Yudi Abrimantyo, Mantan Kabais TNI Capai Rp8,4 Miliar

Kepala Bais TNI Melepaskan Jabatan Usai Terjadi Aksi Penyiraman Air Keras

Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI, Letjen Yudi Abrimantyo, dikabarkan melepaskan jabatannya setelah empat anak buahnya diduga terlibat dalam aksi penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus. Kejadian tersebut menimbulkan reaksi dari masyarakat dan memicu peninjauan terhadap tanggung jawab yang diemban oleh pejabat TNI.

Penyerahan jabatan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi dari Kapuspen TNI, Mayjen Aulia Dwi Nasrullah. Ia menyebutkan bahwa langkah ini merupakan bentuk pertanggungjawaban atas kasus yang masih dalam proses penyelidikan. Meski belum jelas apakah pengunduran diri dilakukan secara sukarela atau karena tindakan pihak berwenang, penyerahan jabatan ini menjadi perhatian publik.

Laporan Harta Kekayaan Letjen Yudi Abrimantyo

Dalam laporan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), harta kekayaan Letjen Yudi Abrimantyo tercatat sebesar Rp8,49 miliar pada 31 Desember 2024. Angka ini mencerminkan pertumbuhan signifikan sejak ia mulai melaporkan kekayaannya pada tahun 2018.

Berikut perkembangan harta kekayaan Letjen Yudi:

  • 21 Agustus 2018: Rp2.739.004.863
  • 31 Desember 2019: Rp2.980.004.863
  • 14 Maret 2021: Rp4.190.004.863
  • 31 Desember 2021: Rp5.227.504.863
  • 31 Desember 2022: Rp5.964.504.863
  • 31 Desember 2023: Rp6.261.004.863
  • 31 Desember 2024: Rp8.495.224.863

Rincian Aset Letjen Yudi

Berdasarkan data yang tersedia, total aset Letjen Yudi mencapai Rp8.495.224.863 tanpa adanya utang. Aset terbesar berasal dari tanah dan bangunan, yaitu sebesar Rp4.900.558.326. Rincian aset ini antara lain:

  • Tanah dan bangunan seluas 257 m²/150 m² di Jakarta Timur senilai Rp3 miliar
  • Tanah seluas 280 m² di Bogor senilai Rp750 juta
  • Bangunan seluas 27 m² di Bekasi senilai Rp150.558.326
  • Bangunan seluas 37 m² di Jakarta Timur senilai Rp300 juta
  • Tanah seluas 1.000 m² di Bogor senilai Rp700 juta

Selain itu, ada aset berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp350 juta, yang terdiri dari mobil Toyota Agya tahun 2023 senilai Rp150 juta dan mobil Hyundai Creta tahun 2022 senilai Rp200 juta. Mobil Hyundai diperoleh sebagai hadiah.

Letjen Yudi juga memiliki harta bergerak lainnya senilai Rp635 juta, kas dan setara kas sebesar Rp2.399.666.537, serta harta lainnya senilai Rp210 juta. Tidak tercatat kepemilikan surat berharga dalam laporan tersebut.

Profil Letjen Yudi Abrimantyo

Letjen Yudi Abrimantyo mengawali kariernya di TNI sejak lulus Akademi Militer (Akmil) pada tahun 1989. Ia berasal dari kecabangan infanteri dengan latar belakang satuan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Selama bertahun-tahun, ia aktif dalam dunia intelijen dan membentuk reputasi sebagai analis serta operator strategis.

Sebelum menjabat sebagai Kepala Bais TNI, Yudi pernah menjabat berbagai posisi penting, seperti Paban Utama A-5 DIt A BAIS TNI (2016–2018), Bandep Urusan Sosial Budaya Deputi Bidang Pengembangan Setjen Wantanas (2018–2020), Sekretaris Ditjen Strategi Pertahanan Kemenhan (2020–2021), dan Kepala Kepala Badan Instalasi Strategis Nasional (Kabainstrahan) Kementerian Pertahanan (2021–2024).

Pada Maret 2024, ia ditunjuk sebagai Kepala Bais TNI setelah menggantikan Letjen TNI Rudianto. Penunjukan ini dilakukan oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Mabes TNI Cilangkap. Sejak saat itu, Yudi mendapatkan kenaikan pangkat menjadi letnan jenderal (bintang tiga).

Amirah Rahimah

Reporter berita perkotaan yang gemar berkeliling kota untuk mencari cerita. Ia menikmati fotografi gedung, membaca artikel arsitektur, dan menyusun catatan kecil tentang perubahan kota. Hobi lainnya adalah menikmati kopi di kedai lokal. Motto: “Kota bicara melalui cerita warganya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *