Benda Tersangkut di Telinga: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengeluarkannya
Benda yang tersangkut di telinga bisa menyebabkan ketidaknyamanan hingga rasa sakit. Jika tidak segera ditangani, kondisi ini juga berpotensi menimbulkan komplikasi serius seperti kehilangan pendengaran, pendarahan, infeksi, atau kerusakan pada gendang telinga. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara mengatasi masalah ini dengan benar.
Benda yang Sering Masuk ke Telinga
Anak-anak cenderung lebih rentan memasukkan benda-benda kecil ke dalam telinga mereka, seperti korek kuping, baterai alat bantu dengar, penutup earphone, batu, biji buah, kertas yang dilipat, serangga, manik-manik, atau mainan kecil. Selain itu, serangga seperti kecoa, ngengat, atau lalat juga bisa masuk ke dalam telinga orang dewasa maupun anak-anak secara tidak sengaja.
Gejala Benda Tersangkut di Telinga
Beberapa gejala yang muncul akibat benda tersangkut di telinga antara lain:
– Nyeri atau rasa sakit
– Kemerahan di sekitar telinga
– Keluarnya cairan dari telinga
– Gangguan pendengaran atau tinitus (telinga berdenging)
– Rasa pusing atau gangguan keseimbangan
– Gatal atau batuk akibat penyumbatan kotoran telinga
Orang dewasa biasanya lebih mudah menyadari adanya benda asing di dalam telinga, sedangkan anak-anak mungkin tidak mampu menjelaskan kondisinya.
Cara Mengeluarkan Benda di Dalam Telinga
Jika ada benda yang tersangkut di telinga, berikut beberapa langkah yang dapat dicoba:
-
Miringkan kepala:
Miringkan kepala ke samping dengan benda menghadap ke bawah. Gravitasi dapat membantu benda keluar jika kamu melihatnya. Namun, hindari menggoyang kepala terlalu keras atau memasukkan apa pun ke dalam telinga. -
Gunakan pinset:
Jika benda tersebut mudah terlihat dan dapat dipegang, keluarkan dengan hati-hati menggunakan pinset. -
Gunakan air:
Jika yakin tidak ada lubang di gendang telinga, kamu bisa membersihkan saluran telinga dengan air. Namun, jangan gunakan air untuk mengeluarkan baterai, makanan, atau bahan tanaman. -
Gunakan minyak atau alkohol untuk serangga:
Jika benda tersebut adalah serangga, miringkan kepala sehingga telinga yang terkena serangga menghadap ke atas. Tuangkan alkohol atau minyak hangat (bukan panas) ke dalam telinga. Minyak tersebut dapat membantu serangga mengapung keluar. Hindari penggunaan minyak jika ada lubang di gendang telinga.
Hal yang Harus Dihindari
Ada beberapa hal yang harus dihindari saat menghadapi benda tersangkut di telinga:
– Jangan menusuk atau mendorong benda tersebut.
– Jangan menggunakan cotton bud untuk mencungkil benda, karena bisa mendorongnya lebih dalam.
– Hindari penggunaan cairan jika ada tanda-tanda lubang di gendang telinga, seperti nyeri, pendarahan, atau keluarnya cairan.
Kapan Harus Menemui Dokter?
Jika benda tidak bisa dikeluarkan sendiri, segera cari pertolongan medis. Semakin cepat penanganan dilakukan, semakin kecil risiko infeksi atau kerusakan pada jaringan telinga. Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh dan menggunakan alat khusus untuk melihat ke dalam telinga.
Metode yang digunakan dokter mungkin termasuk:
* Irigasi: Menggunakan jarum suntik untuk memasukkan air ke saluran telinga.
* Penyedotan: Dokter menggunakan alat khusus untuk mengeluarkan benda tersebut.
* Penjepit: Dengan alat seperti penjepit, dokter memegang benda dan mengeluarkannya perlahan-lahan.
Jika ragu-ragu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter agar tidak memperburuk kondisi.
Penulis berita yang tekun mengeksplorasi cerita di balik fenomena yang terjadi di masyarakat. Ia suka berkunjung ke tempat baru, memotret suasana, serta berbincang dengan orang-orang dari berbagai latar. Hobinya adalah menulis cerpen dan bercocok tanam. Motto: "Tulisan terbaik lahir dari observasi yang jujur."











