Kunjungan Anggota DPR RI ke Kabupaten Pidie untuk Meninjau Pembangunan Infrastruktur
Ruslan M Daud, anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pidie, Aceh, untuk meninjau berbagai proyek infrastruktur yang sedang dalam pengerjaan. Salah satu proyek utama yang menjadi fokusnya adalah pembangunan ruas jalan Peukan Pidie–Garot–Jabal Ghafur yang dibiayai oleh APBN senilai Rp 23 miliar. Proyek ini merupakan hasil dari perjuangan dan permintaan tokoh masyarakat serta fraksi PKB, dengan dukungan penuh dari pemerintah Kabupaten Pidie.
Pembangunan jalan ini telah terealisasi sejak tahun 2025 dan diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas masyarakat serta mendukung perekonomian daerah. Selain itu, Ruslan juga meninjau infrastruktur lain yang masih memerlukan perbaikan di beberapa kecamatan, guna memastikan kesejahteraan masyarakat tercapai secara merata.
Peninjauan Ruas Jalan Sigli-Garot
Kunjungan kerja Ruslan dilakukan pada Jumat, 6 Maret 2026, dalam rangka peninjauan ruas jalan program Inpres Jalan Daerah (IJD) ruas Sigli-Garot. Proyek ini merupakan hasil perjuangan Ruslan di Senayan Jakarta pada tahun 2025. Turut hadir dalam peninjauan ini para pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI, Pemkab Pidie, anggota DPRK Pidie dari Fraksi PKB, serta beberapa tokoh masyarakat setempat.
Peninjauan dimulai dari Desa Barat dan Desa Ulee Tutue Keulibet, di mana sebelumnya ruas jalan tersebut sangat rusak parah. Warga setempat mengungkapkan bahwa selama 25 tahun menantikan perbaikan, baru kali ini mereka merasakan jalan yang mulus berkat lobi yang dilakukan oleh Ruslan, yang juga menjabat sebagai ketua DPW PKB Aceh di tingkat pusat.
Menurut Zulfadli, anggota DPRK Pidie dari Fraksi PKB, masyarakat sangat berterima kasih kepada Ruslan karena telah melobi pemerintah pusat untuk memperjuangkan berbagai infrastruktur di Kabupaten Pidie. Hal senada juga disampaikan oleh Roni, Keuchik Gampong Aree Kecamatan Delima, yang menyatakan bahwa meskipun Ruslan dipilih oleh masyarakat dari daerah pemilihan Aceh 2, ia tetap peduli terhadap masyarakat Aceh khususnya Pidie.
Kerjasama antara Pemerintah Daerah dan Pusat
Dalam kesempatan tersebut, Ruslan menjelaskan bahwa pembangunan ruas jalan IJD Sigli-Garot dapat terwujud berkat kerjasama dan komunikasi yang baik antara dirinya dengan pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ia menegaskan bahwa anggaran daerah sangat terbatas, sehingga perlu adanya bantuan dari APBN.
“Pak Bupati Pidie, bang Sarjani Abdullah, yang juga sahabat dekat saya, selalu memohon agar kami memperjuangkan dana APBN untuk membangun jalan Sigli-Garot dan infrastruktur lainnya,” ujar Ruslan. Ia berharap bahwa dengan realisasi proyek ini, masyarakat Pidie bisa menikmati manfaatnya.
Selain itu, Ruslan juga menyebutkan bahwa salah seorang tokoh masyarakat Pidie, yaitu bang Zainal Arifin M Nur, langsung datang ke Senayan Jakarta untuk menemuinya dan memohon agar ruas jalan Sigli-Garot menjadi prioritas. Alhamdulillah, permintaan ini berhasil diwujudkan.
Penanganan Erosi Tebing Sungai
Selain meninjau jalan, Ruslan dan rombongan juga mengunjungi beberapa titik abrasi sungai Krueng Baro di Desa Raya Sanggeu, Keulibeut, dan beberapa lokasi lain yang mengalami kerusakan tebing sungai yang parah. Kerusakan ini mengancam keselamatan warga serta rumah penduduk dan ruas jalan antar desa serta antar kecamatan. Penanganan erosi ini menjadi prioritas bagi Ruslan untuk diperjuangkan di tingkat pusat melalui APBN pada masa rehab-rekon.
Pembangunan Tanggul Sungai Sebelumnya
Sebelumnya, pada tahun 2023, lewat perjuangan Ruslan di Senayan, pemerintah pusat melalui Kementerian PU juga telah merealisasikan pembangunan tanggul tebing sungai di Desa Pulo Pisang Kecamatan Pidie yang rusak parah akibat banjir bandang.
Proyek Infrastruktur Lainnya
Dalam kunjungan reses ini, Ruslan juga meninjau ruas jalan Masjid Beu’ah-Bukit Kurma Kecamatan Delima serta jalan Gogo Kecamatan Padang Tijie yang menghubungkan Kecamatan Batee, Pidie. Ia juga meninjau sejumlah ruas jalan lain di Kabupaten Pidie yang akan diprioritaskan untuk program IJD Tahun 2026 dan 2027, seperti jalan Cot Tunong-Blang Mane Kecamatan Simpang Tiga serta beberapa jalan di Kecamatan Mutiara.
Namun, pada kesempatan ini, Ruslan belum sempat meninjau proyek-proyek tersebut dikarenakan belum tersedianya DED (Detail Engineering Design). Ia berharap agar Pemkab Pidie segera melengkapi DEDnya.











