Penertiban Balap Liar dan Pengamanan Ramadan di Kota Padang
Polresta Padang terus berupaya menjaga ketertiban selama bulan suci Ramadan. Salah satu tindakan yang dilakukan adalah menertibkan aksi balap liar yang dinilai meresahkan masyarakat, khususnya pada waktu menjelang sahur hingga usai salat Subuh. Dalam operasi yang digelar di kawasan Taman Melati, Kota Padang, tim gabungan Polresta Padang berhasil mengamankan sebanyak 14 orang pelaku balap liar serta 10 unit kendaraan roda dua.
Operasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan sejak malam sebelumnya. Aparat kepolisian lebih dulu melaksanakan apel antisipasi untuk menghindari potensi gangguan kamtibmas, seperti tawuran dan balap liar, usai pelaksanaan salat tarawih pada Rabu (18/2/2026) malam. Komandan Tim Khusus (Dantimsus) Alpha Polresta Padang, Ipda Fiki Indra Gani, menjelaskan bahwa patroli malam dilakukan sebagai langkah preventif dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Ramadan.
“Dari Rabu malam kami sudah melakukan apel antisipasi tawuran dan balap liar setelah salat tarawih, kemudian dilanjutkan patroli,” ujar Fiki.
Patroli tersebut berlangsung dari malam hingga menjelang waktu sahur, personel yang telah bersiaga pun bergerak menuju lokasi yang diduga menjadi titik kumpul para pelaku balap liar. Di kawasan Taman Melati, petugas mendapati adanya aktivitas balapan. Tim gabungan pun langsung melakukan pengamanan terhadap para pelaku yang berada di lokasi. Sejumlah pelaku sempat berusaha melarikan diri untuk menghindari petugas. Namun, anggota patroli yang menggunakan kendaraan roda dua berhasil mengejar dan mengamankan mereka di lapangan.
“Hasil dari patroli tersebut, sebanyak 10 unit roda dua dan 14 orang pelaku balap liar diamankan oleh tim di lapangan,” jelasnya.
Seluruh pelaku beserta kendaraan yang diamankan kemudian dibawa ke Markas Polresta Padang untuk menjalani proses penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku. Fiki mengungkapkan, mayoritas pelaku yang terjaring dalam operasi tersebut masih tergolong anak di bawah umur. Karena itu, langkah penanganan yang diambil tidak hanya bersifat penindakan, tetapi juga pembinaan.
Kemudian, lanjut Fiki, para orang tua dari masing-masing pelaku dipanggil untuk diberikan pemahaman dan tanggung jawab terhadap perilaku anak-anak mereka. Langkah ini diharapkan dapat mencegah terulangnya aksi serupa di kemudian hari. Sementara untuk kendaraan yang terjaring razia seluruhnya akan dikenakan sanksi tilang dan ditahan hingga setelah Lebaran. Kebijakan ini dimaksudkan untuk memberikan efek jera bagi para pelaku balap liar.
“Untuk kendaraannya, sesuai petunjuk pimpinan, akan ditilang dan ditahan sampai setelah lebaran agar memberikan efek jera,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Kapolresta Padang berkomitmen mewujudkan Kota Padang yang aman dan nyaman, khususnya selama bulan Ramadan. Kepolisian ingin memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa gangguan aksi-aksi yang meresahkan. Sebagai bentuk keseriusan tersebut, personel akan terus disiagakan setiap hari di sejumlah kawasan yang dinilai rawan selama bulan puasa berlangsung.
Siaga 600 Personel untuk Pengamanan Ramadan
Melansir, menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Polresta Padang menggelar apel siaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di halaman Mapolresta Padang, Selasa (17/2/2026). Sebanyak 600 personel disiapkan untuk memastikan situasi Kota Padang tetap aman dan kondusif selama pelaksanaan ibadah Ramadan.
Apel tersebut melibatkan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang, TNI, jajaran Pemerintah Kota Padang, hingga elemen masyarakat seperti Dubalang dan Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling). Sinergi lintas sektor ini dilakukan guna memperkuat pengamanan sejak sebelum hingga sepanjang bulan Ramadan.

Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo mengatakan, apel siaga menjadi langkah awal dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang kerap meningkat saat Ramadan. “Kita melaksanakan apel siaga untuk memastikan situasi tetap kondusif menjelang dan selama Ramadan. Seluruh kekuatan kita padukan, mulai dari TNI, Pemko, hingga potensi masyarakat seperti Dubalang dan Satkamling,” kata Apri Wibowo.
Menurutnya, berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, sejumlah kerawanan yang perlu diwaspadai antara lain aksi tawuran remaja, balap liar, serta tindak kriminalitas lainnya yang berpotensi mengganggu kenyamanan warga. Untuk itu, Polresta Padang telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik rawan di berbagai kecamatan. Lokasi-lokasi tersebut akan menjadi prioritas patroli dan pengawasan intensif selama Ramadan berlangsung.
“Kita sudah petakan titik-titik yang rawan balap liar dan tawuran. Di lokasi itu akan kita lakukan pergelaran personel secara terpadu bersama TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta memberdayakan Dubalang dan Satkamling,” ujarnya.
Selain fokus pada gangguan ketertiban di ruang publik, kepolisian juga mengantisipasi potensi pencurian rumah kosong saat warga melaksanakan salat tarawih dan witir di masjid. Apri menjelaskan, pihaknya akan mengintensifkan patroli mobile dan patroli dialogis ke kawasan permukiman. Petugas akan memberikan imbauan langsung kepada warga agar memastikan rumah dalam kondisi terkunci dan aman sebelum ditinggalkan untuk beribadah.
“Kegiatan preventif kita tingkatkan. Anggota akan menyambangi permukiman dan mengingatkan masyarakat agar tetap waspada,” jelasnya.
Sebanyak 600 personel gabungan dari Polresta Padang dan seluruh Polsek jajaran diterjunkan dalam pengamanan ini. Kekuatan tersebut juga akan diperkuat dukungan TNI serta instansi terkait lainnya. Tak hanya itu, faktor cuaca yang belakangan kurang bersahabat turut menjadi perhatian dalam pengamanan. Personel di lapangan diminta tetap siaga dan responsif terhadap segala kemungkinan yang terjadi.
Apri berharap, melalui kolaborasi seluruh unsur, masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan rasa aman dan nyaman. “Kami ingin masyarakat bisa beribadah dengan tenang. Mari bersama menjaga kamtibmas agar Kota Padang tetap aman dan kondusif selama Ramadhan,” pungkasnya.
Jurnalis digital yang menaruh perhatian besar pada perkembangan teknologi dan komunikasi. Ia senang membaca jurnal ilmiah, mencoba aplikasi baru, dan melakukan riset kecil untuk mempertajam analisis. Hobinya termasuk bermain catur dan mendengarkan musik klasik. Motto: "Pemahaman mendalam menghasilkan berita yang bernilai."











