"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Dewan Perdamaian Jadi Ujian Diplomasi Indonesia di Tengah Dominasi Negara Besar

Peluang dan Tantangan Indonesia dalam Bergabung ke Board of Peace (BoP)

Keputusan Indonesia untuk bergabung sebagai anggota awal Board of Peace (BoP) dianggap sebagai langkah strategis yang membuka peluang bagi diplomasi global, khususnya dalam memperjuangkan isu Palestina. Namun, di balik peluang tersebut, terdapat risiko geopolitik yang perlu dipertimbangkan dengan matang.

Direktur Eksekutif Global Insight Forum (GIF), Teuku Rezasyah, menilai bahwa partisipasi Indonesia di BoP memberikan mandat penting dalam menjalankan diplomasi kritis. Ia menekankan pentingnya memahami konfigurasi kekuasaan yang ada di dalam aliansi tersebut. Menurutnya, dominasi Amerika Serikat dan Israel dalam struktur awal BoP bisa menjadi tantangan yang perlu diperhatikan.

Dalam webinar nasional bertajuk “Di Balik Narasi Perdamaian: Apa Makna Board of Peace bagi Posisi Geopolitik Indonesia?”, Teuku menyampaikan bahwa Indonesia harus tetap realistis dalam menghadapi dinamika internasional. Jika kepentingan nasional diabaikan, negara ini memiliki legitimasi untuk mengambil sikap tegas.

Sementara itu, Peneliti Senior GIF, Chandra Purnama, menyoroti pertanyaan mendasar tentang masa depan multilateralisme global. Struktur BoP yang selektif dan indikasi konsentrasi pengaruh pada aktor tertentu dinilai berpotensi menggeser prinsip hukum internasional ke arah dominasi kekuasaan. Ia menegaskan bahwa Indonesia, sebagai middle power, perlu memperkuat otonomi strategis dan memimpin konsolidasi Global South.

Faisal Nurdin Idris dari GIF menilai bahwa keputusan Indonesia dalam bergabung ke BoP merupakan langkah pragmatis untuk mempertahankan posisi strategis di tengah dinamika global. Menurutnya, negara-negara bertindak berdasarkan self-interest dan keseimbangan kekuasaan. Namun, ia menekankan bahwa Indonesia tidak boleh hanya mengikuti arus kekuatan besar, melainkan memanfaatkan perannya sebagai middle power secara strategis.

Ia juga menambahkan bahwa kontribusi Indonesia, termasuk rencana pengiriman pasukan perdamaian, dapat meningkatkan profil internasional negara ini. Namun, hal tersebut harus dibarengi dengan pengawasan ketat dan kalkulasi risiko yang matang.

Dari sisi persepsi global, Innayathul Fitrie, peneliti kebijakan dan hubungan internasional, memaparkan bahwa respons media internasional terhadap langkah Indonesia terbelah. Sebagian media melihatnya sebagai perjudian diplomatik yang berisiko terhadap reputasi nasional, sementara yang lain menilai langkah ini sebagai peluang strategis untuk memperluas pengaruh global.

Publik internasional akan menagih konsistensi Indonesia dalam merealisasikan komitmennya, terutama terkait dukungan nyata terhadap Palestina. Mereka sepakat bahwa keanggotaan Indonesia di BoP adalah peluang untuk memperkuat kredibilitas global dan memimpin diplomasi perdamaian. Namun, tanpa strategi yang jelas dan konsensus nasional yang kuat, langkah tersebut berpotensi menghadirkan tekanan geopolitik baru.

GIF merekomendasikan agar Indonesia memperkuat kepemimpinan dalam koalisi Global South, menjaga prinsip hukum internasional dan multilateralisme, serta melakukan monitoring berkelanjutan terhadap implementasi peran Indonesia di BoP guna memastikan kepentingan nasional tetap terjaga.

Global Insight Forum (GIF) merupakan lembaga think tank independen yang memusatkan perhatian pada kajian geopolitik global, hubungan internasional, isu keamanan, serta kepentingan strategis nasional Indonesia. GIF menggabungkan pendekatan akademis, analisis kebijakan, dan riset empiris untuk memahami dinamika global yang berimplikasi langsung terhadap posisi dan kepentingan Indonesia.

Sebagai pusat kajian strategis, GIF berkontribusi dalam menghasilkan pemikiran dan rekomendasi berbasis riset guna memperkaya ruang diskursus publik serta menjadi referensi bagi pengambil kebijakan, kalangan akademisi, dan komunitas strategis nasional. Melalui penyelenggaraan forum diskusi, webinar, dan publikasi analitis, GIF mendorong dialog yang kritis, objektif, dan non-partisan, dengan tetap menempatkan kepentingan nasional Indonesia serta solidaritas Global South sebagai landasan utama.

Balqis Ufairah

Penulis yang fokus pada entrepreneurship dan pengembangan UMKM. Ia senang berkunjung ke pameran bisnis, berbincang dengan pelaku usaha, serta menulis ringkasan peluang pasar. Hobinya termasuk membuat desain sederhana. Motto: “Informasi membuka pintu kesempatan.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *