"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"
Budaya  

10 Kuil Terpopuler di Indonesia Saat Imlek

Daftar 10 Kelenteng Paling Banyak Dikunjungi Saat Tahun Baru Imlek di Indonesia

Tahun Baru Imlek adalah momen penting bagi masyarakat Tionghoa dan umat Buddha serta Konghucu di Indonesia. Di hari raya ini, banyak kelenteng yang dipenuhi pengunjung untuk berdoa, merayakan, dan menikmati berbagai acara tradisional. Berikut ini adalah 10 kelenteng yang paling diminati saat Imlek tiba.

1. Kelenteng Kwan Sing Bio – Jawa Timur



Lokasi: Jl. Martadinata No.1, Kel. Karangsari, Kec. Kota Tuban, Kab. Tuban, Jawa Timur

Jam operasional: Senin – Jumat, 06.00 – 21.30 WIB; Sabtu – Minggu, 06.00 – 22.00 WIB

Kelenteng Kwan Sing Bio merupakan salah satu klenteng terbesar dan paling ramai dikunjungi di Kota Tuban. Bangunan ini memiliki luas hingga 4–5 hektare dan menghadap ke Laut Jawa. Keunikan dari klenteng ini adalah gerbangnya yang dihiasi dengan hiasan kepiting raksasa. Terdapat tiga ruangan utama dalam klenteng yang dibangun sejak tahun 1773. Di belakang klenteng terdapat bangunan megah seperti istana kaisar Tiongkok dengan kolam, jembatan, dan gazebo.

2. Kelenteng Tay Kak Sie – Jawa Tengah



Lokasi: Gg. Lombok No.62, Kauman, Kec. Semarang Tengah, Semarang, Jawa Tengah

Jam operasional: Setiap hari 24 jam

Jika kamu sedang berada di Semarang, jangan lupa mampir ke Kelenteng Tay Kak Sie. Di dalam gang, kamu akan melihat replika kapal Laksamana Zheng He. Awalnya, klenteng ini hanya digunakan untuk menyembah Dewi Welas Asih Koan Sie Im Po Sat, tetapi seiring waktu berkembang menjadi tempat ibadah bagi berbagai dewa-dewi Tao. Selama Imlek, klenteng ini sering menggelar upacara keagamaan dan pertunjukan kesenian yang menarik perhatian pengunjung.

3. Kelenteng Tri Dharma Chandra Nadi – Sumatera Selatan



Lokasi: Jl. KH. Abdullah Azhary, 9/10 Ulu, Kec. Seberang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan

Jam operasional: Setiap hari 24 jam

Kelenteng Tri Dharma Chandra Nadi terletak dekat Sungai Musi dan dikenal sebagai salah satu klenteng tertua di Palembang. Keunikan dari klenteng ini adalah adanya makam Ju Sin Kong, seorang panglima keturunan Tionghoa yang juga seorang muslim. Selama Imlek, suasana klenteng semakin ramai dengan aroma dupa, lampion merah, dan pertunjukan barongsai.

4. Vihara Surga Neraka – Kalimantan Barat



Lokasi: Sampalet, Sijangkung, Kec. Singkawang Sel., Kota Singkawang, Kalimantan Barat

Jam operasional: Setiap hari 24 jam

Vihara Surga Neraka terletak di atas Gunung Passi dan disebut sebagai vihara tertinggi di Pulau Kalimantan. Di sini, umat harus membersihkan kaki di anak tangga paling bawah sebelum masuk ke bagian atas vihara. Hal ini menjadi ciri khas dari klenteng ini. Selama Imlek, vihara ini selalu ramai dikunjungi oleh para peziarah.

5. Vihara Dharma Bhakti – Jakarta Barat



Lokasi: Jl. Kemenangan III Petak Sembilan No.19, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat

Jam operasional: Setiap hari, 06.00 – 16.00 WIB

Vihara Dharma Bhakti atau Kim Tek adalah klenteng tertua di Jakarta yang sudah berdiri sejak tahun 1650. Selama dua tahun terakhir, acara di klenteng ini dilakukan secara daring, namun pada tahun ini kembali dibuka untuk ibadah secara langsung. Klenteng ini menjadi pusat perayaan hari besar Tionghoa, termasuk Imlek.

6. Kelenteng Xian Ma – Sulawesi Selatan



Lokasi: Jl. Sulawesi, Wajo, Pattunuang, Kec. Makassar, Sulawesi Selatan

Jam operasional: Setiap hari, 06.00 – 18.00 WIB

Kelenteng Xian Ma merupakan salah satu klenteng yang paling ramai dikunjungi saat Imlek. Klenteng ini telah ada sejak tahun 1860 dan menjadi rumah ibadah bagi umat Budha dan Konghucu di Makassar. Pengunjung bisa menemui patung Namo Maitreya di depan pintu masuk klenteng.

7. Kelenteng Cu An Kiong – Jawa Tengah



Lokasi: Jl. Dasun No.19, Pereng, Soditan, Kec. Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah

Jam operasional: Setiap hari, 06.00 – 18.00 WIB

Kelenteng Cu An Kiong merupakan klenteng tertua di Kota Lasem dan bahkan di Pulau Jawa. Dengan ukiran kayu klasik dan altar Makco Thian Siang Sing Bo (Dewi Laut), klenteng ini sangat artistik. Namun, altar tersebut tidak terbuka untuk umum.

8. Kelenteng Hok Tek Hian – Jawa Timur



Lokasi: Jl. Dukuh No. 21, Surabaya Utara, Jawa Timur

Jam operasional: Setiap hari, 06.00 – 18.00 WIB

Kelenteng Hok Tek Hian merupakan klenteng tertua di Surabaya yang dibangun pada tahun 1899. Klenteng ini memiliki Kim Lo (pagoda bertingkat tujuh) dan sering dijadikan sebagai tempat pertunjukan wayang Potehi selama Imlek.

9. Kelenteng Sam Poo Kong – Jawa Tengah



Lokasi: Jl. Simongan No.129, Bongsari, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah

Jam operasional: Setiap hari, 08.00 – 20.00 WIB

Nama kelenteng ini berasal dari Laksamana Zheng He. Bangunan ini memiliki arsitektur Tiongkok dan Jawa abad ke-14. Klenteng ini juga dibuka sebagai objek wisata dengan biaya masuk sekitar Rp10.000–Rp65.000.

10. Kelenteng Sanggar Agung – Jawa Timur



Lokasi: Jl. Sukolilo No.100, Sukolilo Baru, Kec. Bulak, Kota Surabaya, Jawa Timur

Jam operasional: Setiap hari, 07.00 – 20.00 WIB

Kelenteng Sanggar Agung terletak di area Kenjeran Park dan Pantai Kenjeran. Di sini terdapat patung Kwan Im setinggi 20 meter dan dua naga raksasa. Selama Imlek, klenteng ini sering diisi dengan pementasan budaya yang menarik minat pengunjung.

Demikianlah 10 kelenteng yang paling banyak dikunjungi saat Imlek. Jika kamu ingin berkunjung, pilih salah satu yang paling menarik perhatianmu.

Eka Syaputra

Penulis berita yang fokus pada isu politik ringan dan peristiwa harian. Ia menikmati waktu luang dengan menggambar, membaca artikel opini, dan mendengarkan musik indie. Menurutnya, tulisan yang baik adalah hasil dari pikiran tenang. Motto: "Objektivitas adalah harga mati."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *