Berita Viral Terpopuler di Jawa Timur
Berikut adalah berita-berita viral yang paling menarik perhatian masyarakat Jawa Timur pada hari Selasa, 10 Februari 2026. Mulai dari bantuan becak listrik untuk tukang becak hingga aksi unik pedagang kelapa yang mengancam Wali Kota Bekasi.
200 Tukang Becak Ponorogo Dapat Bantuan Becak Listrik
Sebanyak 200 tukang becak di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, mendapatkan bantuan becak listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Mereka sangat senang dengan bantuan ini karena harganya cukup mahal, yaitu sekitar Rp 22 juta per unit.
Tukang becak tersebut berkumpul di kawasan Sentra Industri Jalan Trunojoyo, Kelurahan Tambakbayan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo, Jatim. Mereka mencoba becak listrik sambil ditemani oleh Plt Bupati Ponorogo Lisdyarita, Wakil Ketua DPRD Ponorogo Anik Suharto, dan beberapa pejabat lainnya.
Setelah uji coba, becak listrik diserahkan secara seremonial di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo. Wakil Ketua Umum Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN) Nanik S. Deyang menjelaskan bahwa bantuan ini adalah bentuk kepedulian Presiden Prabowo terhadap tukang becak yang sudah tua.
“Beliau tidak tega melihat orang Indonesia, terutama yang sudah sepuh di atas 60 tahun, masih harus mengayuh becak di jalanan,” kata Nanik.
Ia juga menegaskan bahwa becak listrik tidak boleh dijual karena merupakan hadiah yang harus digunakan sebagai alat kerja. “Becak ini menjadi alat bagi mereka untuk tetap produktif dan bisa membantu keluarga,” tambahnya.
Istri Polisi Pamer Kartu Bhayangkari Saat Razia
Unggahan seorang istri polisi atau Ibu Bhayangkari saat kena razia viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia memperlihatkan kartu anggota Bhayangkari untuk melewati razia.
Aksi ini memicu reaksi keras dari netizen. Banyak yang menyayangkan penggunaan atribut Polri untuk konten media sosial. Ada juga yang menyoroti bahwa surat-surat yang dimiliki lengkap, sehingga tidak perlu menggunakan kartu Bhayangkari.
Video tersebut diunggah oleh Ria Fira Andriani, istri dari Bripka Rahmat Waliansen, melalui akun Instagram @vhea_walliansen. Setelah video viral, ia menyampaikan permintaan maaf dan berjanji tidak mengulangi perbuatan serupa.
Meski begitu, banyak netizen yang mengkritik aksinya. Mereka merasa bahwa tindakan ini bisa merusak citra institusi Polri dan menimbulkan kesan tidak adil dalam penerapan hukum.
Pedagang Kelapa Ancam Wali Kota Bekasi
Seorang pedagang kelapa bernama Barmizon (60 tahun) mengacungkan golok ke arah Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat penertiban PKL. Ia tidak terima lapaknya ditertibkan dan merasa bahwa lahan tersebut adalah miliknya.
Situasi sempat memanas hingga petugas melakukan pendekatan persuasif. Akhirnya, Barmizon bersedia meletakkan golok setelah dilakukan negosiasi.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan bahwa aparatur pemerintah harus tetap tenang dan tidak bersikap represif dalam menghadapi situasi di lapangan. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif dan edukasi kepada masyarakat.
Setelah kejadian, lapak pedagang es kelapa yang sebelumnya berada di tepi jalan mulai digeser ke area yang tidak mengganggu badan jalan.











