Laporan Penipuan Trading Kripto yang Menyeret Influencer Keuangan
Timothy Ronald dan Kalimasada dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan trading kripto. Hingga saat ini, sudah ada tiga orang yang melaporkan kerugian miliaran rupiah akibat tindakan keduanya. Timothy Ronald adalah pendiri Akademi Crypto, sedangkan Kalimasada adalah seorang trader kripto.
Profil Timothy Ronald
Timothy Ronald dikenal sebagai investor muda yang aktif di pasar modal. Ia juga menjadi influencer keuangan yang cukup populer. Minatnya pada dunia investasi dimulai sejak usia 14 tahun, ketika ia mulai mempelajari buku-buku klasik seperti The Intelligent Investor karya Benjamin Graham. Salah satu langkah investasinya yang menarik perhatian publik adalah pembelian 11 juta lembar saham Bank Central Asia (BBCA), sehingga membuatnya disebut-sebut sebagai “The Next Warren Buffett Indonesia”.
Menurut Timothy, investasi tidak hanya tentang keuntungan cepat, tetapi juga kesabaran dan disiplin jangka panjang. Ia menegaskan bahwa keberhasilannya bukan hanya tentang jumlah aset, tetapi bagaimana ia bisa mendorong anak muda untuk berani berinvestasi dengan prinsip jangka panjang. Selain itu, ia memiliki visi sosial untuk membangun 1.000 sekolah di Indonesia.
Awal Laporan Penipuan
Laporan polisi dugaan penipuan trading kripto ini pertama kali mencuat ke publik setelah diunggah oleh akun Instagram @cryptoholic.idn. Dalam unggahan tersebut, disebutkan bahwa Timothy Ronald dan Kalimasada masih dalam proses penyelidikan. Korban-korban yang merasa takut karena diancam saat melapor akhirnya memberanikan diri untuk melaporkan kasus ini.
Kasus ini bermula saat para korban tergabung dalam grup Discord Akademi Crypto dan mendapat tawaran trading kripto. Pada Januari 2024, korban diberi sinyal untuk membeli koin Manta dengan janji potensi naik 300 hingga 500 persen. Namun, harga koin tersebut turun hingga minus 90 persen, menyebabkan kerugian besar bagi para korban.
Korban Bertambah
Korban dugaan penipuan trading kripto yang menyeret Timothy Ronald dan Kalimasada semakin bertambah. Keduanya kembali dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh seorang pria berinisial RR. Ini adalah laporan polisi ketiga yang diterima Polda Metro Jaya terkait kasus tersebut. Kuasa hukum RR, Jajang, mengatakan kliennya mengalami kerugian sekitar Rp 1,8 miliar. Penipuan yang dialami RR sama seperti korban-korban lainnya, yaitu iming-iming tingkat keuntungan hingga 90 persen.
RR telah diperiksa selama sekitar 10 jam di Polda Metro Jaya. Dalam laporan tersebut, terdapat dugaan tindak pidana penipuan, Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), pelanggaran Undang-Undang ITE, serta transfer dana. Selain itu, terungkap bahwa terlapor pernah mempromosikan exchange illegal, yaitu Bitget, yang belum memiliki izin di Indonesia. Hal ini menjadi bahan pembicaraan yang didiskusikan dengan penyidik.
Pelaporan Terhadap Korban
Polda Metro Jaya telah mengambil keterangan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di tahap penyelidikan terhadap korban dugaan penipuan trading kripto yang menyeret pemilik Academy Crypto, Timothy Ronald dan Kalimasada. Pemeriksaan berlangsung hampir 10 jam di Gedung Ditressiber Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan. Kuasa hukum korban, Jajang, yang mendampingi korban berinisial RR mengatakan kliennya mendapat sekitar 43 pertanyaan dari penyidik.
Jajang juga mengungkap jumlah korban diduga sangat besar yang tersebar di seluruh Indonesia. Total korban mencapai puluhan ribu dan diyakini para korban akan menuntut pengembalian uang. Sampai saat ini, sudah ada sekitar 26 ribu korban di grup Discord yang sudah bergabung dan melapor ke kami.
Proses Penyelidikan
Polisi masih melakukan penyelidikan terkait laporan kasus dugaan penipuan trading kripto yang menyeret nama influencer Timothy Ronald dan Kalimasada. Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan saat ini penyidik masih fokus untuk mendalami laporan tersebut dengan diawali klarifikasi terhadap pelapor. Setelah pelapor, sejumlah saksi pun akan dimintai keterangannya hingga ke pemeriksaan terhadap Timothy Ronald dan Kalimasada.
Penyidik juga menggunakan KUHP dan KUHAP baru dalam mengusut kasus tersebut. Budi menambahkan, penyidik masih mendalami apakah kedua laporan tersebut akan disatukan atau dipisah. Hal ini dilakukan agar pasal pidana yang diterapkan sesuai dengan rekan-rekan di kejaksaan.
Penulis yang memiliki perhatian besar pada dunia kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Ia suka mengikuti jurnal kesehatan, melakukan yoga, dan mempelajari resep makanan sehat. Menurutnya, informasi yang benar adalah kunci hidup lebih baik. Motto: “Tulisan yang sehat membawa pembaca sehat.”











