Kehidupan keluarga Nola B3 dan Baldy Mulya Putra selalu menjadi sorotan publik. Pasangan yang dikenal harmonis ini memiliki julukan The Baldys, dan kini kehadiran anak keempat mereka, Aladya Odetta Nakeya Ayu, turut mengisi cerita keluarga yang penuh makna. Meski dianggap sebagai momen bahagia, kehamilan Nola di usia 43 tahun ternyata juga membawa tantangan tersendiri, termasuk drama rumah tangga.
Nola B3 mengungkapkan bahwa kehadiran empat orang anak dalam keluarganya berawal dari sebuah candaan antara dirinya dan suami. Dari awal pernikahan, mereka sering bercanda bahwa jumlah anak sebaiknya “kaki meja”, yaitu empat. Menurut Nola, tiga anak itu seperti kendaraan dengan tiga roda, sedangkan empat anak adalah kaki meja yang lebih kokoh dan seimbang.
“Dari awal kita bilang, ‘Kaki meja sih harusnya’. Dan ternyata doa itu terkabul,” ujarnya.
Pasangan yang menikah pada 29 Februari 2004 ini sebenarnya merasa cukup dengan tiga anak: Naura Ayu, Bevan Putera, dan Neona Ayu. Namun, kehadiran Nakeya justru membuat banyak hal berubah.
Momen kehamilan Nola di usia 43 tahun terbilang menantang secara finansial. Saat itu, ketiga anaknya lulus sekolah secara bersamaan, sehingga membebani kondisi keuangan keluarga. Naura baru lulus SMA dan akan melanjutkan kuliah, Neona lulus SD dan akan masuk SMP, sementara Bevan lulus SMP dan akan masuk SMA.
“Tiba-tiba hadir test pack. Gimana gak kejet-kejet dia (suami),” kelakar Nola.
Selama 12 tahun terakhir, Nola dan Baldy selalu berusaha mencegah kehamilan. Namun, rezeki tak bisa diprediksi. Di bulan Ramadan saat itu, kehamilan kembali terjadi. Reaksi Baldy saat mengetahui istrinya hamil lagi di usia rawan sangat ekstrem. Ia tidak langsung bersujud syukur, tetapi justru syok hingga diam total selama dua hari.
“Diam. Gak ada ekspresi, gak ada respon, gak ada apa-apa. Terdiam, terpaku, membelakangiku,” kenang Nola.
Kekhawatiran Baldy memang wajar, karena hamil di usia 43 tahun memiliki risiko kesehatan yang tinggi. Namun, Tuhan memberikan keajaiban. Nakeya lahir dengan sehat dan menjadi pelengkap kebahagiaan bagi The Baldys.
Kehadiran Nakeya juga mengukuhkan nasib putra kedua Nola, Bevan Putera. Sebagai satu-satunya anak laki-laki dari empat bersaudara, Bevan menjadi cucu laki-laki yang langka dalam keluarga besar.
“Pokoknya cucu dari mertuaku itu 10, 9-nya cewek. Satu-satunya cowok cuma dia (Bevan),” jelas Nola.
Bevan sempat berharap punya adik laki-laki agar bisa bermain game atau sepak bola bersama. “Aku tuh pengen punya adik cowok. Pengen banget ngerasain main game bareng, punya hobi yang sama,” ujarnya.
Meski begitu, Bevan akhirnya bersyukur dan menerima perannya sebagai pelindung bagi ibu dan saudara-saudara perempuannya.
“Ya, tapi akhirnya bersyukur juga dapet adik. Nah, kayak memang mungkin aku yang harus ditugaskan untuk menjaga perempuan,” pungkas Bevan.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











