Penangkapan Pelaku Pembunuhan Anak di Cilegon
Setelah lebih dari dua pekan penyelidikan, polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku pembunuhan MAHM (9), anak dari H Maman Suherman. Penangkapan tersebut terjadi di wilayah Ciwedus, Kota Cilegon, pada Jumat (3/1/2025). Pelaku yang berinisial HA berhasil diamankan setelah terlibat dalam aksi pencurian di rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon dua periode, Roisyudin Sayuri.
Aksi Pencurian dan Pengembangan Kasus
Aksi pencurian pertama terjadi pada Minggu (28/12/2025) di rumah mewah milik Roisyudin Sayuri. Saat itu, rumah dalam kondisi kosong karena pemiliknya sedang berada di BSD, Tangerang. Pelaku berhasil membawa perhiasan dan memindahkan sebuah brankas ke luar rumah menggunakan kursi roda, namun ditinggalkan karena belum sempat dibuka.
Pada Jumat siang, pelaku kembali untuk mencoba membongkar brankas tersebut. Namun aksinya diketahui oleh asisten rumah tangga yang sedang membersihkan rumah. Pelaku mencoba membawa pemanas gembok dan memegang semua kunci kamar. Ketika ditemukan, ART berteriak dan pelaku langsung lari. Saat melarikan diri, pelaku terpeleset dan jatuh di tangga, lalu bersembunyi di dalam rumah.
Penangkapan berlangsung dramatis karena pelaku menodongkan benda menyerupai pistol ke arah warga. Warga tidak berani langsung menangkap karena takut ditembak. Setelah ditangkap, ternyata pistol tersebut adalah pistol mainan jenis pistol gas. Tak lama kemudian, pasukan Brimob tiba di lokasi.
Keterkaitan dengan Pembunuhan MAHM
Awalnya, keluarga Roisyudin tidak mengetahui keterkaitan pelaku dengan kasus pembunuhan MAHM. Informasi tersebut baru diketahui setelah mereka menghubungi kepolisian. Dede Rohana, anggota DPRD Provinsi Banten, menjelaskan bahwa mereka baru mengetahui keterkaitan tersebut pada malam harinya setelah menelepon polisi.
Pelaku HA diduga memiliki keterkaitan dengan kasus pembunuhan MAHM, meskipun saat ini masih dalam penyelidikan. Polisi memastikan bahwa peristiwa tersebut bukan perampokan karena tidak ada barang berharga yang hilang. “Untuk barang-barang berharga, sampai saat ini belum ditemukan adanya barang yang hilang,” ujar AKP Sigit Dermawan, Kasi Humas Polres Cilegon.
Kronologi Pembunuhan MAHM
Kronologi pembunuhan MAHM dimulai saat ayah korban, Maman Suherman, menerima telepon darurat dari anak keduanya sekitar pukul 14.20 WIB. Ia segera pulang dan menemukan MAHM sudah tergeletak bersimbah darah di dalam kamar. Korban sempat dibawa ke RS Bethsaida, namun dinyatakan meninggal dunia.
Saat kejadian, hanya korban dan kakaknya yang berada di rumah. Mereka tinggal bersama orang tua, karena ibunya bekerja dan ayahnya merupakan seorang pengusaha. Polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan apakah pelaku HA terlibat langsung dalam pembunuhan tersebut atau hanya terlibat dalam aksi pencurian.
Kesimpulan
Penangkapan pelaku HA menunjukkan upaya polisi dalam menuntaskan kasus pembunuhan yang telah menjadi perhatian publik. Meski saat ini masih dalam proses penyelidikan, penangkapan ini memberikan titik terang bagi keluarga korban dan masyarakat luas. Dengan adanya penangkapan, diharapkan dapat segera terungkap fakta-fakta terkait kasus pembunuhan MAHM dan aksi pencurian yang dilakukan oleh pelaku.











