Menciptakan ruang keluarga yang terlihat mewah dan elegan tidak selalu memerlukan anggaran besar. Namun, banyak orang sering kali membuat kesalahan desain yang justru mengurangi keindahan ruangan tersebut. Desainer interior menyoroti beberapa kesalahan umum yang bisa membuat ruang keluarga terlihat murahan. Untuk menjaga tampilan yang menarik dan modern, penting untuk menghindari hal-hal berikut:
Menggunakan Furnitur dari Satu Toko Saja
Memilih furnitur dari satu toko atau vendor tertentu mungkin terdengar seperti solusi mudah saat mendekorasi ruang keluarga. Namun, menurut Jamie Gasparovic, pendiri Studio Gaspo, taktik ini justru dapat mengurangi nilai estetika ruangan.
“Menggunakan set furnitur yang seragam adalah pertanda buruk dan membuat ruangan terlihat monoton, bukan berdesain modern,” katanya.
Sebaliknya, ia menyarankan untuk tidak ragu mencampur dan mencocokkan berbagai jenis furnitur. Ia merekomendasikan berbelanja di berbagai toko, bahkan memasukkan beberapa barang antik agar ruang keluarga terlihat lebih unik dan menonjol.
“Menambahkan sentuhan yang tak terduga dan unik bukanlah ide yang buruk,” tambahnya.
Dinding Aksen
Beberapa desainer memiliki pandangan berbeda mengenai dinding aksen. Namun, Jamie Gasparovic termasuk dalam kubu yang tidak menyukai konsep ini. Menurutnya, dinding aksen justru membuat ruangan terlihat tidak lengkap dan sedikit amatir.
Ia menyarankan untuk melakukannya pada keempat dinding jika ingin menambahkan lis, cat, atau wallpaper. Dengan begitu, ruangan akan terlihat lebih lengkap dan berkelas.
Tidak Menggunakan Lapisan
Anais Chaumien, pendiri Design by Anais, menilai bahwa tidak menggunakan lapisan justru membuat ruangan terlihat murahan. Ia menyarankan untuk mencampur berbagai jenis tekstil agar hasilnya lebih mewah.
“Saat memilih bantal, cobalah mencampur kain bertekstur (seperti boucle) dengan kain lain (seperti linen atau beludru) untuk menambah ritme pada ruangan,” ujar Chaumien.
Menggunakan Karpet Terlalu Kecil
Karpet bisa memberikan kesan mewah di ruang keluarga. Namun, menggunakan karpet berukuran kecil justru menjadi kesalahan desain yang membuat ruangan tampak murahan.
“Sebaiknya, beli karpet yang sedikit lebih besar dari yang kamu pertimbangkan. Kamu pasti akan berterima kasih pada diri sendiri nanti,” komentar Chaumien.
Jika ragu, pilih karpet yang lebih besar dan posisikan furnitur sehingga setidaknya semua kaki depan berada di atas karpet. Jika sudah memiliki karpet berukuran kecil, pertimbangkan meletakkannya di atas alas yang lebih besar, seperti karpet rami. Ini juga merupakan cara bagus untuk menambahkan lebih banyak warna dan tekstur ke ruang keluarga.
Pencahayaan Standar
Kamu tidak perlu menggunakan pencahayaan standar yang membosankan di ruang keluarga. Sebaliknya, carilah perlengkapan lampu yang lebih mencerminkan estetika desain kamu dan akan menambahkan sentuhan artistik pada ruangan.
Bagi penyewa, tidak masalah karena mereka tetap bisa mengganti perlengkapan lampu. Pastikan untuk menyimpan perlengkapan asli di tempat yang aman agar mudah diganti saat masa sewa berakhir.
Dinding Kosong
Dinding kosong bisa membuat ruang keluarga terlihat belum selesai dan murahan. Emily Sturgess, pendiri Emily Sturgess Design, menekankan bahwa kamu tidak perlu menghabiskan banyak uang untuk menghidupkan dinding.
Sturgess merekomendasikan mencari foto yang kamu sukai atau lukisan cat minyak dari toko barang antik lokal untuk dipajang di setiap dinding. Pilihan lain yang direkomendasikan adalah menggantung cermin yang mencolok. Apa pun yang kamu pilih, pastikan tetap menarik.
“Jangan takut memasukkan kepribadian unik kamu ke dalam ruangan,” ujar Chaumien.
Seorang jurnalis digital yang terbiasa bekerja cepat dalam merangkum informasi penting menjadi berita yang mudah dipahami. Ia aktif menulis tentang gaya hidup, komunitas kreatif, dan isu keseharian. Hobi memasak dan mencoba resep baru membuatnya semakin peka pada detail. Motto: "Menulis adalah seni memahami manusia.











