"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Status Awas, Gunung Lewotobi Alami 1 Kali Tremor Non-Harmonik dan 12 Kali Gempa Vulkanik

Status Gunung Lewotobi Laki-laki Naik ke Level IV (AWAS)

Gunung Lewotobi Laki-laki, yang terletak di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kini berada dalam status Level IV atau AWAS. Hal ini disebabkan oleh peningkatan aktivitas vulkanik yang tercatat dalam beberapa hari terakhir. Masyarakat dan pengunjung dilarang melakukan aktivitas dalam radius 6 km dari pusat erupsi gunung tersebut.

Informasi Terkini

Petugas Posmat Gunung Api Lewotobi Laki-laki, Emanuel Rofinus Bere, melaporkan kondisi gunung selama 6 jam terakhir, yaitu pada periode Jumat (2/1/2026) pukul 00.00 hingga 06.00 Wita. Berdasarkan pengamatan visual, gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas asap kawah utama sekitar 50-100 meter dari puncak. Cuaca cerah hingga berawan dengan angin lemah ke arah barat daya.

Sementara itu, data cuaca menunjukkan suhu udara sekitar 21.5–21.7°C. Dalam laporan pengamatan kegempaan, tercatat:

  • 1 kali Tremor Non-Harmonik dengan amplitudo 2.2 mm dan durasi 75 detik.
  • 12 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 2.2–29.6 mm, S-P 0.9–2.1 detik, dan durasi 9–16 detik.
  • 1 kali gempa Tektonik Lokal dengan amplitudo 2.9 mm, S-P 8.6 detik, dan durasi 30 detik.
  • 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 2.2 mm, S-P tidak teramati, dan durasi 139 detik.

Rekomendasi untuk Masyarakat

Dengan status Level IV (AWAS), masyarakat dan pengunjung diminta untuk:

  • Tidak melakukan aktivitas dalam radius 6 km dari pusat erupsi.
  • Mengikuti arahan pemerintah daerah dan tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
  • Mewaspadai potensi banjir lahar saat hujan lebat, terutama di daerah seperti Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.
  • Menggunakan masker atau penutup hidung-mulut jika terkena hujan abu.
  • Pemerintah Daerah bekerja sama dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung.

Selain itu, PVMBG akan terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat untuk memberikan informasi terkini mengenai aktivitas gunung.

Penyebab Peningkatan Aktivitas

Sebelumnya, Gunung Lewotobi Laki-laki naik ke Level IV (AWAS) pada Kamis malam, 1 Januari 2026. Kenaikan level ini didasarkan pada peningkatan aktivitas vulkanik sejak 31 Desember 2025. Data dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat sebanyak 122 kali gempa Vulkanik Dalam dalam kurun waktu tersebut.

Peningkatan gempa menunjukkan adanya suplai magma baru yang cukup besar dan bergerak cepat menuju permukaan. Hal ini dapat memicu kemungkinan terjadinya erupsi. Selama periode 23–31 Desember 2025, tercatat:

  • 1 kali Gempa Guguran
  • 11 kali Gempa Hembusan
  • 4 kali Gempa Harmonik
  • 204 kali Tremor Non Harmonik
  • 5 kali Gempa Low Frekuensi
  • 115 Gempa Vulkanik Dalam
  • 15 Tektonik Lokal
  • 53 kali Gempa Tektonik Jauh

Erupsi terakhir tercatat pada 18 Oktober 2025 pukul 00.44 WITA. Secara visual dan instrumental, aktivitas gunung mulai menunjukkan tren kenaikan dalam satu minggu terakhir.

Data Deformasi dan GNSS

Data deformasi dari Tiltmeter menunjukkan pola inflasi yang signifikan dalam rentang waktu singkat, yang mengindikasikan pergerakan magma yang mempengaruhi permukaan tubuh gunung. Sementara itu, data Global Navigation Satellite System (GNSS) menunjukkan pola inflasi pada komponen vertikal selama satu minggu terakhir, namun dalam tiga hari terakhir terpantau mengalami kenaikan. Hal ini menunjukkan bahwa pergerakan magma dari kedalaman ke permukaan masih berlangsung.

Kesimpulan

Berdasarkan analisis visual dan instrumental, aktivitas G. Lewotobi Laki-laki masih tinggi. Oleh karena itu, tingkat aktivitasnya dinaikkan ke Level IV (AWAS). Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti rekomendasi dari pihak berwenang.


Rusmawan

Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *