Sidang Cerai Lanjutan Atalia Praratya dan Ridwan Kamil
Atalia Praratya hadir dalam sidang cerai lanjutan di Pengadilan Agama Bandung hari ini, Rabu (31 Desember 2025). Dalam sidang tersebut, ia menjawab berbagai isu yang menghiasi perceraiannya dengan mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Atalia menegaskan bahwa ia sudah sepakat untuk berpisah dengan suaminya dan berharap proses persidangan dapat segera diselesaikan.
Pernyataan Atalia ini muncul setelah beberapa waktu lalu, ia resmi menggugat cerai Ridwan Kamil ke Pengadilan Agama Bandung, Senin (15 Desember 2025). Sebelumnya, Ridwan Kamil diterpa isu perselingkuhan dengan selebgram Lisa Mariana. Isu tersebut kemudian memicu spekulasi publik tentang penyebab perceraian antara Atalia dan Ridwan Kamil.
Tidak hanya Lisa Mariana, nama artis Aura Kasih hingga Safa Marwah juga disebut-sebut terkait dengan hubungan Ridwan Kamil. Hal ini membuat banyak orang berspekulasi bahwa Ridwan Kamil dekat dengan banyak wanita. Namun, Atalia secara tegas membantah hal tersebut.
Penjelasan Atalia dan Kuasa Hukum
Saat ditanya oleh awak media, Atalia tidak menyebutkan adanya nama-nama wanita lain dalam gugatan cerainya. Ia hanya menegaskan bahwa masalah yang menjadi dasar perceraian adalah kesepakatan bersama. “Saya tidak ada di dalam ajuan di dalam gugatan kami terkait itu. Tanyakan kepada yang bersangkutan saja,” jawab Atalia sambil tersenyum ke kamera.
Kuasa hukum Atalia, Debi Agusfriansah, juga membantah adanya nama Aura Kasih, Lisa Mariana, atau Safa Marwah dalam isi gugatan cerai kliennya. “Terkait nama-nama yang beredar ya, seperti AK, LM, terus SM saya pastikan itu tidak pernah ada di dalam isi gugatan,” ujar Debi.
Debi mengaku heran karena gosip yang beredar di dunia maya melebihi isi gugatan yang sebenarnya. “Kami heran juga nih, netizen melebihi dugaan dari isi gugatan kami,” tambahnya.
Kondisi Rumah Tangga Sebelum Perceraian
Sebelum isu perselingkuhan mencuat, Ridwan Kamil dan Atalia Praratya dikenal sebagai pasangan tokoh publik yang harmonis. Mereka sering tampil bersama dalam berbagai acara, terutama saat Ridwan Kamil menjabat sebagai Wali Kota Bandung hingga Gubernur Jawa Barat.
Namun, isu perselingkuhan mulai muncul setelah Lisa Mariana mengungkap hubungan spesial dengan Ridwan Kamil melalui media sosial pada akhir Maret 2025. Meskipun Ridwan Kamil dan pihaknya membantah tuduhan tersebut, isu tersebut tetap mengundang spekulasi publik.
Awal Mula Isu Perselingkuhan
Lisa Mariana mengaku memiliki hubungan spesial dengan Ridwan Kamil dan bahkan mengklaim memiliki anak dari hubungan tersebut. Ia mengungkapkan isu ini hanya untuk meminta tanggung jawab finansial atas anaknya. Namun, hal ini justru memicu spekulasi tentang hubungan terlarang antara Lisa dan Ridwan Kamil.
Pihak Ridwan Kamil melalui tim kuasa hukumnya telah berulang kali menegaskan bahwa kabar tersebut adalah fitnah dan upaya pembunuhan karakter.
Keretakan Rumah Tangga
Isu perselingkuhan Lisa Mariana menjadi awal mula keretakan rumah tangga Ridwan Kamil dan Atalia. Keduanya semakin jarang memperlihatkan momen kebersamaan di media sosial, sehingga membuat publik bertanya-tanya tentang kondisi hubungan mereka.
Pada September 2025, kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim Jaya Butarbutar, mengungkap bahwa rumah tangga kliennya mengalami kerusakan serius. Ia menyebut bahwa Ridwan Kamil mengambil tindakan tegas untuk menolak berdamai dengan Lisa Mariana karena fitnah tersebut dianggap merusak keharmonisan rumah tangganya.
Keputusan Atalia untuk Berpisah
Meskipun isu perselingkuhan mencuat, Atalia tetap memilih untuk berpisah dari Ridwan Kamil. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut murni datang dari dirinya sendiri dan tidak ada campur tangan orang ketiga.
Diketahui bahwa Atalia dan Ridwan Kamil sudah pisah rumah selama enam bulan sebelum pengajuan gugatan cerai. Hal ini sesuai dengan syarat bercerai yang diatur oleh Mahkamah Agung, yaitu harus berpisah selama enam bulan.
Komunikasi yang Masih Terjalin
Meskipun sudah berpisah rumah, komunikasi antara Atalia dan Ridwan Kamil masih terjalin baik. Namun, komunikasi tersebut tidak lagi intens karena kesibukan masing-masing pihak. “Komunikasi bapak dan ibu masih baik-baik saja, tapi tidak intens dalam satu kegiatan,” ungkap Debi.
Reporter berita yang mengutamakan akurasi dan objektivitas. Ia memiliki ketertarikan pada isu sosial dan ekonomi, serta mengikuti perkembangan dunia digital. Waktu luangnya dihabiskan untuk membaca laporan penelitian, mendengarkan podcast edukasi, dan berjalan santai di taman kota. Motto: "Fakta adalah kompas bagi setiap penulis."











