Berita Terpopuler di Jawa Timur
Di Jawa Timur, beberapa berita menarik telah menjadi sorotan masyarakat. Mulai dari kejadian tragis hingga kasus penganiayaan yang memicu reaksi keras dari pihak berwajib. Berikut ini adalah rangkuman lengkapnya.
Bocah Tewas Tenggelam di Sawah
Seorang anak berusia 11 tahun ditemukan tewas tenggelam di bekas galian sawah yang berada di Dusun Pengaron, Desa Pengumbulanadi, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, pada Selasa (30/12/2025).
Menurut data yang dikumpulkan, korban bernama Rifki Dwi Pradita (11) sedang berenang bersama teman-temannya, yaitu Jevano (7), Rifki (13), dan Bagas (13). Mereka bermain air di bekas galian tanah sawah tepatnya di depan Balai Desa Pengumbulanadi Kecamatan Tikung.
Saat bermain di galian air tersebut, korban dan ketiga temannya saling melempar sandal di tepi sampai ke tengah galian tersebut. Korban sempat masuk ke air kubangan untuk mengambil sandal miliknya yang terlempar ke dalam air kubangan, namun korban tidak bisa berenang dan akhirnya tenggelam.
Ketiga teman korban hanya bisa menyaksikan korban tenggelam dan tidak muncul lagi ke permukaan. Mereka kemudian berlari pulang dan memberitahukan kepada orang tua mereka bahwa korban tenggelam.
Kedua orang tua korban segera memberitahukan kejadian tersebut kepada kepala desa dan selanjutnya menghubungi Polsek Tikung. Petugas kepolisian serta perangkat desa langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pencarian dan evakuasi.
Pembacokan di Halaman Masjid
Aksi bacokan yang terjadi di halaman Masjid Glondonggede, Kecamatan Tambakboyo, Kabupaten Tuban, pada Rabu (25/12/2025), akhirnya terungkap. Polres Tuban menetapkan lima orang sebagai tersangka dengan jeratan pasal yang berbeda.
Kasatreskrim Polres Tuban, AKP Bobby Wirawan Wicaksono Elsam, menjelaskan bahwa kejadian bermula dari perselisihan yang terjadi di sebuah warung kopi. Saat itu, tersangka AA sempat berselisih dengan ES, MAT, CA, dan KA di warung kopi tersebut. Perselisihan itu diduga menjadi pemicu hingga berujung pada aksi kekerasan.
Usai kejadian di warung kopi, AA kemudian mendatangi halaman Masjid Glondonggede dengan membawa sebilah senjata tajam. Setibanya di lokasi sekitar pukul 23.00 WIB, AA langsung melakukan penyerangan dan melukai beberapa orang yang berada di tempat kejadian perkara (TKP).
Melihat aksi tersebut, empat orang lainnya yakni ES, MAT, CA, dan KA kemudian melakukan perlawanan bahkan salah satu juga membalas menggunakan sajam. Dari kejadian ini, empat tersangka ES, MAT, CA, dan KA dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, sedangkan tersangka AA dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan.
Wali Murid Ditangkap Polisi Usai Anaknya Dibully
Diduga kesal karena anak sering dibully oleh temannya, wali murid salah satu sekolah dasar negeri di Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, menghajar anak di bawah umur, Selasa (30/12/2025).
Kasus penganiayaan wali murid tersebut bermula saat pelaku berinisial SM (35), warga Kecamatan Merakurak, menjemput anaknya pulang sekolah. Saat itu, anak pelaku mengadu bahwa dirinya kerap dipukuli oleh korban berinisial FA (8), yang juga merupakan siswa kelas 3 di sekolah tersebut.
Mendapatkan pengaduan itu, SM tersulut emosi. Ia kemudian masuk ke area sekolah tanpa izin dan mendatangi korban di dekat gerbang sekolah. SM kemudian mencekik leher FA menggunakan tangan kanan hingga tubuhnya terdorong ke belakang dan membentur pagar di dekat kantin.
Setelah itu, ia kembali memukul pipi kiri korban satu kali menggunakan kepalan tangan. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kesakitan dan ketakutan hingga menangis. Usai kejadian, korban kemudian diantar oleh teman-temannya kembali ke kelas.
Peristiwa itu selanjutnya diketahui oleh wali kelas dan dilaporkan kepada orang tua korban. Orang tua korban yang tak terima kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tuban.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa rekaman kamera pengawas (CCTV) dari halaman sekolah. Barang bukti yang diamankan berupa satu keping CD berisi rekaman CCTV yang merekam kejadian penganiayaan tersebut.
Seorang penulis berita online yang mengutamakan kecepatan dan ketelitian dalam menyampaikan informasi terkini kepada pembaca. Aktif mengikuti perkembangan isu sosial dan digital. Memiliki hobi membaca artikel sejarah, bersepeda pagi, serta memotret momen sederhana yang menarik. Baginya, proses menulis adalah ruang untuk melihat dunia lebih dekat. Motto hidupnya: "Informasi yang jujur adalah fondasi kepercayaan."











