Larangan Kepala Daerah Keluar Negeri Selama Momentum Natal dan Tahun Baru
Pada momentum Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberlakukan larangan bagi seluruh kepala daerah untuk melakukan perjalanan ke luar negeri. Larangan ini dikeluarkan dengan pertimbangan tingginya potensi bencana di berbagai wilayah Indonesia yang memerlukan kesiapsiagaan penuh dari para pemimpin daerah.
Mendagri menilai bahwa kehadiran kepala daerah sangat penting dalam menghadapi situasi darurat atau risiko bencana. Namun, larangan tersebut ternyata tidak diindahkan oleh seorang Bupati Luwu Utara, Irwan Bachri Syam, yang tetap berangkat ke luar negeri. Ia memilih untuk melakukan ibadah umrah ke Arab Saudi, meskipun surat edaran dari Mendagri telah diterbitkan dua hari sebelum keberangkatan.
Keputusan Irwan Bachri Syam untuk melakukan perjalanan ke luar negeri menjadi sorotan publik. Informasi tentang keberangkatannya menyebar melalui unggahan media sosial salah satu anggota keluarganya. Unggahan tersebut dibagikan oleh akun Facebook Sinar Ali, yang menampilkan foto Irwan Bachri Syam bersama rombongan di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Respons warganet terhadap keberangkatan Bupati Luwu Timur tersebut beragam. Beberapa pengguna media sosial menyampaikan doa dan ucapan selamat kepada Irwan Bachri Syam dan keluarganya. Akun Fridayun Achmar misalnya, menulis harapan agar ibadah umrah yang dijalani oleh Bupati Luwu Timur berjalan lancar dan membawa keberkahan. Ucapan serupa juga datang dari akun Iyoz Fifar Maknum yang menuliskan, “Selamat menjalankan ibadah umrah Bapak Bupati beserta rombongan.”
Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi dari Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terkait keberangkatan Irwan Bachri Syam. Hal ini membuat masyarakat semakin penasaran dengan alasan di balik tindakan Bupati tersebut.
Profil Irwan Bachri Syam
Irwan Bachri Syam, yang akrab disapa Ibas, bukanlah orang baru di Luwu Timur. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Luwu Timur periode 2016–2020. Ibas dikenal sebagai sosok yang sederhana, berjiwa sosial, dan selalu dekat dengan masyarakat. Ia terus berkomitmen untuk membangun Kabupaten Luwu Timur menjadi lebih baik dibandingkan kabupaten lain di Sulawesi Selatan.
Latar belakang keluarga Ibas cukup sederhana. Ayahnya adalah seorang petani, sedangkan ibunya berdagang di pasar. Keterbatasan ekonomi membuatnya harus bekerja keras untuk bisa melanjutkan pendidikan. Ia pernah menjadi sopir pete-pete dan mengantarkan dagangan keluarganya dari Wasuponda ke Towuti demi membiayai kuliahnya.
Ibas meraih gelar Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Muslim Indonesia pada tahun 2002, serta menyelesaikan Program Profesi Studi Insinyur pada tahun 2019. Karier politiknya dimulai ketika ia menjadi Wakil Bupati Luwu Timur mendampingi Thorig Husler. Setelah Thorig Husler wafat pada Februari 2021, Ibas dilantik menjadi Bupati Luwu Timur oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, meskipun hanya menjabat selama sepekan hingga akhir masa jabatan.
Ibas juga memimpin Partai Nasdem di Kabupaten Luwu Timur. Meskipun sempat menghadapi tantangan, partai tersebut berhasil mempertahankan kursi pimpinan di DPRD Luwu Timur. Hasil Pemilu 14 Februari 2024 bahkan menunjukkan peningkatan signifikan, dengan jumlah kursi partainya meningkat dari empat menjadi tujuh kursi.
Selain itu, Ibas juga berhasil mengantarkan istrinya, Ani Nurbani, duduk di DPRD Provinsi Sulsel dalam Pileg.
Riwayat Pendidikan dan Organisasi
Riwayat pendidikan Ibas mencakup:
- SD Negeri No 292 Pae-Pae Wasuponda (1983–1990)
- SMP Negeri Wasuponda (1990–1993)
- STM Negeri 1 Palopo (1993–1996)
- S-1 Teknik Sipil Universitas Muslim Indonesia (1997–2002)
- Program Profesi Study Insinyur (2019)
Di sisi organisasi, Ibas aktif dalam berbagai lembaga seperti:
- Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Luwu Timur (2016–Sekarang)
- Ketua Profesi Insinyur (PII) Kabupaten Luwu Timur (2016–Sekarang)
- Ketua Ikatan Alumni Universitas Muslim Indonesia Kabupaten Luwu Timur (2016–Sekarang)
- Ketua Asosiasi Tambang Rakyat Indonesia (2016–Sekarang)
- Wakil Ketua Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Muslim Indonesia (2023–2028)
- Ketua Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Luwu Timur (2016–2024)
- Ketua Badan Narkotika (BNK) Kabupaten Luwu Timur (2016–2021)
- Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Luwu Timur (2016–Sekarang)
- Ketua IKA SMPN 1 Wasuponda (2017–Sekarang)
- Ketua IKA SMKN 1 Palopo (2017–Sekarang)
- Ketua Persatuan Alumni Teknik Sipil UMI
- Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PPI) Luwu Timur (2018–2022)
Harta Kekayaan
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggaraan Negara (LHKPN) 2024, harta milik Irwan Bachri Syam mencapai Rp27 miliar. Data tersebut mencakup tanah dan bangunan, alat transportasi, serta harta bergerak lainnya. Berikut rincian harta kekayaan:
A. Tanah dan Bangunan
- Tanah dan Bangunan Seluas 68 m2/48 m2 di Kota Makassar, Hasil Sendiri: Rp. 1.200.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 68 m2/48 m2 di Kota Makassar, Hasil Sendiri: Rp. 1.200.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 156 m2/156 m2 di Kota Makassar, Hasil Sendiri: Rp. 1.350.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 120 m2/120 m2 di Kota Makassar, Hasil Sendiri: Rp. 1.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 240 m2/240 m2 di Kota Gowa, Hasil Sendiri: Rp. 4.500.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 30 m2/20 m2 di Kota Makassar, Hasil Sendiri: Rp. 3.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 100 m2/116 m2 di Kabupaten Luwu Timur, Hasil Sendiri: Rp. 10.000.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin
- Mobil, Nissan Elgrand Minibus Tahun 2011, Hasil Sendiri: Rp. 500.000.000
- Mobil, Toyota Kijang Innova Minibus Tahun 2015, Hasil Sendiri: Rp. 250.000.000
- Mobil, Toyota Kijang Innova Minibus Tahun 2012, Hasil Sendiri: Rp. 250.000.000
- Mobil, Nissan Navara Double Cabin Tahun 2012, Hasil Sendiri: Rp. 350.000.000
- Mobil, Isuzu Bus Bus Tahun 2012, Hasil Sendiri: Rp. 300.000.000
- Motor, Yamaha Nmax Tahun 2016, Hasil Sendiri: Rp. 30.000.000
- Motor, Kawasaki Ninja KLX 150 Tahun 2015, Hasil Sendiri: Rp. 20.000.000
- Mobil, Hyundai Palisade Tahun 2023, Hasil Sendiri: Rp. 850.000.000
- Mobil, Hyundai Ioniq 5 Tahun 2023, Hasil Sendiri: Rp. 775.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya
Rp. 981.500.000
D. Surat Berharga
Rp. —-
E. Kas dan Setara Kas
Rp. 540.000.000
F. Harta Lainnya
Rp. —-
Sub Total: Rp. 27.096.500.000
III. Hutang
Rp. —-
IV. Total Harta Kekayaan (II-III)
Rp. 27.096.500.000
Rusmawan adalah seorang penulis berita online yang serbabisa dalam menguraikan berbagai peristiwa menjadi berita yang jelas dan ringan. Ia suka membaca opini, melakukan riset pendek, dan membuat rangkuman harian. Di waktu senggang, ia menikmati musik instrumental. Motto: “Informasi yang baik dimulai dari niat yang baik.”











