Marosdaily.com – MADRID – Bangkai kapal yang ditemukan di area lepas pantai Swedia ternyata bukanlah kapal Viking, bangkai kapal yang dimaksud dikaitkan dengan cerita seram kapal hantu the flying dutchman.
Ketertarikan pada bangsa Viking, mentalitas prajurit lalu keberanian mereka, berasal dari campuran sejarah , mitologi, serta bukti arkeologi.
Salah satu bukti paling ikonik adalah penemuan Kapal Oseberg di area Norwegia pada tahun 1903, yang merupakan salah satu kapal yang dimaksud paling terawat dari jenisnya. Tidak sulit untuk mengamati mengapa para ilmuwan begitu terpesona oleh sejarahnya.
Dalam pencarian lebih tinggi sejumlah peninggalan bangsa Viking, khususnya kapal mereka, terdapat sebagian kejutan.
Bangkai kapal pada Landfjäden, sebelah selatan Stockholm, merupakan satu dari lima bangkai kapal dalam area yang disebutkan yang mana telah dilakukan diketahui para ilmuwan sejak tahun 1800-an. Kelima bangkai kapal yang dimaksud secara luas diyakini berasal dari kapal-kapal yang digunakan berasal dari Zaman Viking 793 hingga 1066 M.
Bangkai kapal ini memberi kita wawasan tentang sejarah maritim Swedia Alexander Rauscher kemudian Jim Hansson
Namun, penemuan besar dilaksanakan tahun lalu ketika arkeolog maritim di tempat Vrak, museum bangkai kapal di dalam Stockholm, mengungkapkan bahwa empat bangkai kapal berasal dari tahun 1600-an lalu 1700-an.
Ditambah lagi, bangkai kapal tertua kemungkinan besar dibangun paling awal tahun 1460-an.
Jadi, jikalau itu bukanlah kapal Viking, apa itu? “Itu kapal besar, kemungkinan besar panjangnya sekitar 35 meter [115 kaki] dan juga lebarnya 10 meter [33 kaki],” kata kurator museum dan juga manajer proyek Håkan Altrock pada sebuah pernyataan .
- Diyakini Lokasi Harta Karun, Bermacam-macam Warga Berbondong-bodong Gali Tempat Hal ini
- Membongkar Kisah Bahtera Nuh: Antara Iman dan juga Nalar





