Marosdaily.com – AMERIKA – Google ternyata cukup kepanasan dengan hadirnya DeepSeek yang dimaksud dengan syarat China. Mereka lantas membalasnya lewat Gemini 2.0. Google yang tersedia untuk umum. Nah, berikut adalah beberapa model Gemini juga perbedaan fungsinya:
1. Gemini 2.0 Pro
Perusahaan merilis versi eksperimental Gemini 2.0 Pro di dalam Google Artificial Intelligence Studio, Vertex AI, juga dalam perangkat lunak Gemini untuk pengguna Gemini Advanced. Korporasi menyebutnya “model terbaik kami sejauh ini untuk kinerja pengkodean serta perintah kompleks.”
2. Gemini 2.0 Flash
Gemini 2.0 Flash yang diperbarui sekarang tersedia secara umum melalui Gemini API dalam Google Kecerdasan Buatan Studio lalu Vertex AI, yang digunakan berarti pengembang sekarang dapat merancang perangkat lunak produksi dengan 2.0 Flash. Hal ini memberi lebih tinggi sejumlah orang akses ke versi Google Gemini yang lebih besar kecil dan juga efisien setelahnya gebrakan besar oleh DeepSeek.
3. Gemini 2.0 Flash-Lite
Google juga melawan startup Artificial Intelligence China DeepSeek dengan Gemini 2.0 Flash-Lite, alternatif yang mana lebih lanjut ekonomis yang digunakan sekarang tersedia dalam Google Artificial Intelligence Studio juga Vertex Kecerdasan Buatan untuk pengembang. Google mengungkapkan Flash-Lite adalah modelnya yang paling hemat biaya hingga ketika ini.
4. 2.0 Pro kemudian Flash Thinking Experimental
Google Gemini 2.0 Flash Thinking Experimental, andalan tolok ukur sebagai model Artificial Intelligence teratas menurut papan peringkat Asisten virtual Arena. Versi Gemini 2.0 Flash ini istimewa, berkat kemampuannya untuk memecah perintah pengguna menjadi rangkaian langkah untuk membantu memberikan respons yang digunakan lebih besar baik terhadap perintah yang dimaksud kompleks.
Bagi merekan yang digunakan mencari sesuatu yang lebih tinggi kuat, Google juga menambahkan Gemini 2.0 Pro Experimental ke perangkat lunak Gemini untuk pengguna Gemini Advanced, juga Google Kecerdasan Buatan Studio serta Vertex AI.
Flash Thinking juga dapat berinteraksi dengan aplikasi mobile Google seperti Maps, YouTube, dan juga Search.
“Aplikasi terhubung ini telah terjadi menjadikan aplikasi mobile Gemini sebagai asisten bertenaga Teknologi AI yang tersebut sangat membantu, serta kami sedang mengeksplorasi bagaimana kemampuan penalaran baru dapat digabungkan dengan program Anda untuk membantu Anda melakukan lebih banyak banyak hal,” tulis Patrick Kane, direktur manajemen produk-produk untuk aplikasi mobile Gemini di dalam Google, pada postingan blog.
Berita Teknologi AI terus berdatangan
Google Gemini 2.0 Pro Experimental, Flash-Lite, dan juga Flash Thinking adalah yang dimaksud terbaru dari rangkaian pengumuman Teknologi AI dari Google.
Akhir bulan lalu, seri Samsung Galaxy S25 menjadi smartphone pertama yang digunakan dikirimkan dengan Project Astra Google, fasilitas Teknologi AI yang digunakan memungkinkan pengguna mengarahkan kamera ponsel dia ke berbagai hal untuk mendapatkan informasi.
Perusahaan juga meluncurkan fasilitas Daily Listen, yang dimaksud menciptakan ringkasan audio pembaruan berita berdasarkan aktivitas Pencarian danTemukanAnda.





