marosdaily.com – JAKARTA – Letjen TNI Mohammad Fadjar resmi menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) menggantikan Letjen TNI Mohamad Hasan yang dipindahkan ke jabatan Komandan Kodiklat TNI AD. Penunjukan ini tercantum dalam Surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/1545/XII/2024 yang mengalami mutasi sebanyak 300 Pati TNI pada 6 Desember 2024. Mutasi tersebut terdiri dari 143 Pati TNI AD, 92 Pati TNI AL, dan 65 Pati TNI AU.
Menurut keterangan dalam SK Mutasi TNI tersebut, Letjen TNI Mohammad Fadjar sebelumnya menjabat sebagai Dankodiklat TNI dan kini menempati jabatan baru sebagai Pangkostrad. Profil Mohammad Fadjar menunjukkan bahwa karier militer yang cemerlang, ia lulus dari Akademi Militer (Akmil) tahun 1993 dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Selain itu, ia juga pernah menduduki jabatan strategis seperti Danyon 23 Grup 2 Kopassus, Dansepurhut Pusdikpassus, Kadep Mipatek Akmil, dan Grup 1/Para Komando.
Tidak hanya sukses dalam karier militer, Mohammad Fadjar juga menunjukkan prestasi di bidang akademisi dengan mengikuti berbagai pendidikan militer seperti Sussarcab Infanteri, Dik PARA, Dik PARA Utama, Dik Free Fall, dan Dik Komando. Ia juga pernah mengikuti pendidikan di Lemhannas PPSA 23 pada 2021.
Sebelum menjabat sebagai Pangkostrad, Mohammad Fadjar juga pernah menjabat sebagai Ajudan Presiden RI Joko Widodo dan Danrem 023/Kawal Samudera, Danrem 031/Wira Bima, Danpusdikter Kodiklatad, Kasdivif 2/Kostrad, Ketua LP2M Unhan RI, Dirjen Pothan Kemhan, dan Pangdam III/Siliwangi 2024. Dengan pengalaman dan prestasi yang dimilikinya, diharapkan Mohammad Fadjar dapat membawa perubahan positif sebagai Pangkostrad yang baru.





