– Kabupaten Probolinggo (190 hari),
– Kota Pasuruan (190 hari),
– Kabupaten Pasuruan (190 hari),
– Kabupaten Pamekasan (190 hari),
2. Jawa Tengah:
– Kabupaten Sragen (190 hari),
– Kabupaten Sukoharjo (190 hari),
– Kabupaten Karanganyar (190 hari),
– Kabupaten Wonogiri (190 hari),
– Kabupaten Klaten (190 hari),
– Kabupaten Blora (190 hari),
– Kabupaten Rembang (190 hari),
– Kabupaten Grobogan (190 hari),
– Kabupaten Brebes (190 hari),
– Kota Tegal (190 hari),
– Kabupaten Tegal (190 hari),
3. Jawa Barat:
– Kota Banjar (190 hari),
– Kabupaten Ciamis (190 hari),
– Kabupaten Tasikmalaya (190 hari),
– Kabupaten Majalengka (190 hari),
– Kabupaten Indramayu (190 hari),
– Kabupaten Subang (190 hari),
– Kabupaten Karawang (190 hari),
– Kabupaten Bekasi (190 hari),
– Kabupaten Bogor (190 hari),
– Kabupaten Cianjur (190 hari),
– Kabupaten Sukabumi (190 hari),
– Kota Sukabumi (190 hari),
4. Banten:
– Kabupaten Lebak (190 hari),
– Kabupaten Pandeglang (190 hari),
– Kota Tangerang (190 hari),
– Kabupaten Tangerang (190 hari),
marosdaily.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa sebanyak 19 daerah di 6 provinsi di Indonesia tidak mengalami hujan selama lebih dari 2 bulan. Hal ini dikonfirmasi oleh BMKG dalam keterangan resminya yang diterbitkan pada Selasa (5/11/2024). Saat ini, baru 28% wilayah Indonesia yang sudah memasuki musim hujan.
Menurut BMKG, daerah yang masih mengalami musim kemarau meliputi sebagian besar Aceh, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, sebagian Sumatera Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung bagian Barat, sebagian Banten, Jawa Barat, dan sebagian Jawa Tengah. Sementara itu, sebagian besar wilayah Kalimantan dan Sulawesi juga masih dalam musim kemarau.
BMKG juga mengimbau agar masyarakat menggunakan air secara bijak dan hemat, serta memeriksa lingkungan sekitar untuk menampung dan mengalirkan air hujan dengan baik. Hal ini diharapkan dapat mengurangi dampak kekeringan yang sedang terjadi. “Tetap siaga dan waspada, baik dalam musim hujan maupun kemarau,” pesan BMKG.
Berikut adalah daftar 19 daerah yang tidak mengalami hujan selama dua bulan terakhir:
1. Jawa Timur:
– Kota Probolinggo (190 hari),
– Kabupaten Probolinggo (190 hari),
– Kota Pasuruan (190 hari),
– Kabupaten Pasuruan (190 hari),
– Kabupaten Pamekasan (190 hari),
2. Jawa Tengah:
– Kabupaten Sragen (190 hari),
– Kabupaten Sukoharjo (190 hari),
– Kabupaten Karanganyar (190 hari),
– Kabupaten Wonogiri (190 hari),
– Kabupaten Klaten (190 hari),
– Kabupaten Blora (190 hari),
– Kabupaten Rembang (190 hari),
– Kabupaten Grobogan (190 hari),
– Kabupaten Brebes (190 hari),
– Kota Tegal (190 hari),
– Kabupaten Tegal (190 hari),
3. Jawa Barat:
– Kota Banjar (190 hari),
– Kabupaten Ciamis (190 hari),
– Kabupaten Tasikmalaya (190 hari),
– Kabupaten Majalengka (190 hari),
– Kabupaten Indramayu (190 hari),
– Kabupaten Subang (190 hari),
– Kabupaten Karawang (190 hari),
– Kabupaten Bekasi (190 hari),
– Kabupaten Bogor (190 hari),
– Kabupaten Cianjur (190 hari),
– Kabupaten Sukabumi (190 hari),
– Kota Sukabumi (190 hari),
4. Banten:
– Kabupaten Lebak (190 hari),
– Kabupaten Pandeglang (190 hari),
– Kota Tangerang (190 hari),
– Kabupaten Tangerang (190 hari).





