marosdaily.com – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto mengharapkan desa-desa dapat berperan aktif dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini disambut positif oleh Mendes Yandri karena Penyedia Peningkatan Kapasitas Teknis Desa (P2KTD) juga turut berpartisipasi dalam mendukung program tersebut melalui layanan teknis yang disediakan.
Dengan adanya kolaborasi antara P2KTD dan desa-desa, diharapkan dapat mempercepat peningkatan gizi dan pengentasan stunting, serta mendukung pencapaian RPJMN 2025-2029. Desa-desa juga diharapkan dapat mengembangkan mekanisme distribusi yang efisien untuk menyukseskan Program MBG, terutama dalam penyaluran makanan bergizi ke sekolah-sekolah, pesantren, dan lembaga pendidikan di desa.
Kolaborasi ini juga sejalan dengan alokasi anggaran sebesar Rp71 triliun pada tahap awal Program MBG, yang juga memastikan bahwa desa dapat berperan aktif dalam distribusi pangan bergizi dan menciptakan nilai tambah bagi ekonomi lokal.
Hingga tanggal 2 Oktober 2024, tercatat sudah ada 54.891 Progres BUM Desa, yang terdiri dari BUM Desa yang sudah mendaftar nama sebanyak 27.597 dan BUM Desa yang sudah mendaftar Badan Hukum sebanyak 27.294. Selain itu, terdapat juga 3.362 Progres BUM Desa Bersama, yang terdiri dari BUM Desa Bersama yang sudah mendaftar nama sebanyak 2.948 dan BUM Desa Bersama yang sudah mendaftar Badan Hukum sebanyak 414. Sementara itu, Progres BUM Desa Bersama Lkd berjumlah 2.528, dengan rincian 938 BUM Desa Bersama Lkd yang sudah mendaftar nama dan 1.590 BUM Desa Bersama Lkd yang sudah mendaftar Badan Hukum.
Seorang penulis berita yang sering meliput isu pemerintahan dan administrasi publik. Ia memiliki kebiasaan membaca analisis kebijakan, menonton diskusi publik, dan membuat catatan ringkas. Waktu luangnya ia gunakan untuk berjalan santai. Motto: “Ketegasan dalam informasi adalah bentuk pelayanan publik.”





