Pengukuhan Staf dan Penasehat PB XIV Hamangkunagoro, Tokoh Beri Tanggapan Positif
PB XIV Hamangkunagoro, Raja Keraton Kasunanan Solo, telah mengukuhkan sejumlah tokoh nasional dan lokal sebagai staf khusus serta penasehat Keraton Solo. Proses pengukuhan ini dilakukan di Sasono Hondriwino pada hari Minggu (7/12/2025) siang. Beberapa nama yang terpilih antara lain KH Said Aqil Siradj, Prof Al Makin, Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri, dan Ketua Kadin Solo Ferry Septha.
Para tokoh tersebut merasa terhormat bisa menjadi bagian dari keluarga besar Keraton Kasunanan Solo. Mereka juga menyatakan siap membangun komunikasi dan kolaborasi untuk memperkuat peran budaya Keraton Solo.
Nama-Nama Terpilih
Beberapa tokoh yang diangkat sebagai staf khusus dan penasehat Keraton Solo mencakup berbagai bidang keahlian. Di antaranya adalah mantan Ketua Pengurus Besar NU Kyai Haji Said Aqil Siradj, yang kembali diangkat sebagai penasehat. Selain itu, ada juga Profesor Al Makin, guru besar UIN Sunan Kali Jaga, Wakil Bupati Kudus Bellinda Putri Sabrina Birton, hingga Ketua Kadin Solo Ferry Septha Indrianto.
Pengukuhan ini menandai adanya bebadan baru yang akan membantu memperkuat peran Keraton Solo sebagai pusat budaya Jawa dan pengungkit ekonomi Kota Solo.
Tanggapan Tokoh
Bellinda Putri, Wakil Bupati Kudus, mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh PB XIV Hamangkunagoro. Ia berharap dapat menjadi jembatan komunikasi antara pemerintahan dan masyarakat daerah asalnya dengan Keraton Solo.
“Alhamdulillah siang hari ini dilaksanakan pengukuhan sebagai titah raja PB XIV. Tentunya terima kasih atas pemberian sebagai penasehat ini. Tentunya semoga karena di sini saya anak muda dan kebetulan raja juga masih muda. Semoga kedepan kita bisa berkolaborasi, berkomunikasi. Tentunya dampaknya dan manfaatnya bisa untuk masyarakat,” ujar Bellinda.
Ia juga menjelaskan bahwa tugasnya sebagai penasehat akan dijelaskan lebih lanjut dalam komunikasi internal Keraton Solo. Ia berharap dapat terjalin kerja sama yang saling menguntungkan antara Keraton Solo dan Kabupaten Kudus.
Peran Keraton dalam Ekonomi
Ferry Septha Indrianto, Ketua Kadin Solo, melihat adanya bebadan baru ini sebagai kesempatan untuk mengembalikan eksistensi Keraton Solo sebagai pusat kebudayaan Jawa. Menurutnya, Keraton Solo memiliki peran penting dalam pariwisata dan identitas kota Surakarta.
“Ini kesempatan, sekali lagi keraton ini kan peradaban pusat wilayah di pulau Jawa. Sehingga apapun itu kita harus menghargai sebuah paugeran yang ada. Dan kita di sini sangat menyambut baik untuk bekerja sama dengan semua pihak. Sekali lagi, kita ingin mengembalikan esensi kota Surakarta sebagai simbol keraton,” kata Ferry.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran Keraton Solo sebagai sumber inspirasi pariwisata dan destinasi akan memberikan dampak positif pada perekonomian Kota Bengawan. Oleh karena itu, ia mendorong agar kondusivitas Keraton Solo menjadi prioritas utama.
Perspektif Sejarah
Sukoco, praktisi sejarah dari Universitas Gajah Mada (UGM), menyambut baik adanya bebadan baru ini. Ia berharap upaya pengembalian daerah istimewa untuk Kota Solo dapat kembali digaungkan.
“Ya Saya senang sekali dapat kepercayaan dari Sinuhun untuk berperan serta mengabdi di Keraton Surakarta ini. Dari prosesi ini tadi tampak jelas bahwa pembinaan budaya masih kental, karena itu kalau kemarin terkait daerah keistimewaan masih bisa diperjuangkan,” ujarnya.











