"Informasi Segar, Maros Lebih Dekat!"

Kasus Pembunuhan Joel Tanos Ditangani Kejati Sulut, Segera Disidangkan

Kasus Pembunuhan Alberto Benedict Joel Tanos Masuk Tahap Penuntutan

Kasus pembunuhan yang menewaskan Alberto Benedict Joel Tanos (18) telah memasuki tahap penuntutan. Berkas perkara kasus ini kini berada di tangan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara (Sulut). Dua pelaku utama, yakni EDS (27) dan AMR (28), telah diserahkan oleh Polda Sulawesi Utara ke pihak Kejati Sulut.

Pihak Kejaksaan langsung menahan kedua tersangka di Rutan Malendeng Manado sebelum menjalani sidang. Kanit 3 Subdit Jatanras Polda Sulut, Kompol Rivo Malonda, mengatakan bahwa berkas kasus ini sudah lengkap sehingga dilimpahkan ke Kejati Sulut. Ia juga menyebutkan bahwa pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap kedua tersangka sebelum ditahan.

Meskipun kasus ini telah mencapai tahap P21, Kompol Rivo Malonda menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses persidangan. “Kita akan kawal dan berkordinasi dengan Kejari Manado dalam hal pengamanan,” ujarnya.

Kronologi Kejadian

Kasus penikaman yang berujung pada kematian Alberto Benedict Joel Tanos terjadi di wilayah Kecamatan Sario, Kota Manado, pada Senin (4/8/2025) sekitar pukul 07.30 WITA. Awalnya, korban dan pacarnya makan di Kawasan Megamas Manado, lalu mengambil obat di rumah pacar korban. Setelah itu, keduanya pergi ke rumah teman mereka di Sario, lalu ke rumah korban di Sindulang, Kecamatan Tuminting, Kota Manado.

Pacar korban kemudian ingin pulang ke rumahnya di Karombasan dan diantar oleh teman korban menggunakan sepeda motor. Di rumah teman mereka di Sario, dua tersangka minum miras sekitar pukul 04.30 WITA. Tersangka EDS sempat pulang ke rumahnya untuk mengambil tas hitam berisi dompet dan pisau badik, lalu kembali ke rumah tersebut dan melanjutkan minum miras.

Pada pukul 07.00 WITA, pacar korban dan teman korban yang akan mengantarkan pulang, singgah di rumah tersebut. Saat itu, beberapa saksi dan kedua tersangka sedang minum miras. Korban bersama temannya mencari pacarnya di rumahnya di Karombasan, namun tidak ada. Akhirnya, korban mendapat informasi bahwa pacarnya berada di sebuah rumah di wilayah Sario.

Sekitar pukul 07.30 WITA, saat pacar korban duduk di dalam rumah tersebut, korban bersama temannya datang. Korban membuka pintu hingga pintu terdorong dan mengenai badan AMR yang berada di belakang pintu. Tersangka AMR lalu terlibat cekcok dengan korban hingga terjadi perkelahian. Melihat hal tersebut, tersangka EDS langsung mengeluarkan pisau badik dari dalam tas.

Ketika AMR akan membalas untuk memukul korban, EDS langsung menusuk korban beberapa kali. Korban yang terluka cukup parah keluar rumah, dan ketika masih di teras, AMR memukuli korban hingga terjatuh. Sekitar pukul 07.40 WITA, korban dilarikan ke rumah sakit Bhayangkara Manado oleh teman-temannya. Namun sekitar pukul 08.10 WITA, korban meninggal dunia akibat luka tusukan senjata tajam di beberapa bagian tubuhnya, seperti dada sebelah kiri, leher, punggung, dan dagu.

Penangkapan Pelaku dan Barang Bukti

Petugas gabungan yang mendapat informasi adanya kejadian tersebut langsung melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap tersangka. Tim gabungan terdiri dari Resmob Polda Sulut, Resmob Polresta Manado, dan Polsek Sario, berhasil mengamankan kedua tersangka di wilayah Sario beberapa saat usai kejadian.

Dalam pengungkapan kasus ini, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti. Yaitu 2 buah senjata tajam jenis pisau milik tersangka EDS, 1 buah handphone milik tersangka EDS, 1 buah handphone milik AMR, 1 buah tas selempang, pakaian milik korban, dan 2 buah sepeda motor. Kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.


Dian Sasmita

Penulis yang memulai karier dari blog pribadi sebelum akhirnya bergabung dengan media online. Ia menyukai dunia tulis-menulis sejak sekolah. Hobinya adalah traveling, membaca novel klasik, dan membuat jurnal harian. Setiap perjalanan dan interaksi manusia selalu menjadi bahan inspirasinya. Motto: "Setiap sudut kota punya cerita yang patut dibagikan."

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *