Proyek Jalan Tol Getaci Dijadwalkan Mulai Dibangun Tahun 2026
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa proyek jalan tol Getaci (Gedebage-Tasikmalaya-Cilacap) akan mulai dibangun pada tahun 2026 dan diharapkan beroperasi pada tahun 2029. Proyek ini merupakan bagian dari rencana pemerintah untuk mempercepat pengembangan infrastruktur transportasi di Jawa Barat dan sekitarnya.
Selain Tol Getaci, terdapat empat proyek jalan tol lain yang direncanakan untuk dieksekusi pada tahun ini. Proyek-proyek tersebut antara lain Sentul Selatan-Karawang Barat, serta proyek di Bali dan Pejagan-Cilacap. Dody menegaskan bahwa semua proyek jalan tol tersebut akan tetap berjalan sesuai rencana meskipun menghadapi beberapa tantangan, khususnya dalam hal pembebasan lahan.
“Proses biasa aja, nggak ada masalah tapi biasanya sih urusan di lahan. Targetnya sih kalau bisa 2026, ya pasti 2026 lah, nggak mungkin nggak lah. Tapi semua kan ada prosesnya ya,” ujar Menteri PU.
Perjalanan Lebih Cepat dengan Tol Getaci
Dengan beroperasinya Tol Getaci pada tahun 2029, kemacetan dan waktu tempuh yang lama di perjalanan akan dapat diminimalkan. Misalnya, perjalanan dari Bandung ke Pangandaran yang sebelumnya membutuhkan waktu 7-8 jam, kini hanya memerlukan waktu sekitar 2 jam. Sementara itu, perjalanan dari Jakarta ke Pangandaran yang sebelumnya memakan waktu 8-9 jam, kini bisa ditempuh dalam waktu 4 jam saja.
Perhitungan ini didasarkan pada batas kecepatan berkendara di jalan tol yang ditetapkan oleh undang-undang, yaitu minimal 60 km per jam dan maksimal 100 km per jam. Jika diambil rata-rata kecepatan 90 km per jam, maka perjalanan dari Jakarta ke Pangandaran (jarak 330 km) hanya memerlukan waktu 4 jam, sedangkan dari Bandung ke Pangandaran (jarak 170 km) hanya memerlukan waktu 2 jam.
Gerbang Tol Patimuan sebagai Akses Utama ke Pangandaran
Untuk mencapai destinasi wisata Pangandaran melalui Tol Getaci, pengguna jalan harus keluar melalui Gerbang Tol Patimuan. Gerbang tol ini terhubung langsung ke jalan raya nasional yang menuju Pangandaran.
Dalam masterplan, Tol Getaci akan memiliki 10 simpang susun (SS) atau gerbang tol. Kesepuluh gerbang tol tersebut adalah: SS Majalaya, SS Nagreg, SS Garut Utara, SS Garut Selatan, SS Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, SS Kawalu Kota Tasikmalaya, SS Ciamis, SS Banjar, SS Patimuan, dan SS Cilacap.
Tahap Awal Proyek Tol Getaci
Menurut informasi dari Bappeda Jawa Barat di laman resminya, Tol Getaci yang ditargetkan beroperasi pada tahun 2029, saat ini masih dalam tahap awal pembangunan. Hingga saat ini, hanya segmen Gedebage-Tasikmalaya yang sedang dalam proses pengerjaan. Segmen Tasikmalaya-Cilacap masih dalam proses persiapan dan akan dilanjutkan pada tahap berikutnya.
Pembangunan Tol Getaci (sampai Tasikmalaya) masuk dalam daftar 19 proyek Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) yang dilelang oleh Pemerintah Pusat mulai tahun 2026 dan diharapkan beroperasi pada tahun 2029.











